Suami, One Day

Suami, One Day
Chapter 90


__ADS_3

Malam telah tiba Alle sudah berdandan cantik dan wangi ia memakai gaun berwarna merah maroon dengan kerah Sabrina rambut di sanggul ke atas memperlihatkan leher jenjang nya dan bahu yang terbuka


Ia mengutat diri nya di depan cermin setelah selesai ia mengambil tas berwarna gold di lemari menambah kesan anggun penampilan nya malam ini


"Hem"


Ia tersenyum puas melihat penampilan diri nya di depan kaca lalu ia keluar kamar


"Mau kemana kamu sayang?" tanya sang mommy melihat penampilan Alle dari atas sampai bawah


"Mau dinner ma" jawab Alle senyum malu-malu


"Dengan Alex ya" ucap mommy tersenyum lebar


Alle kembali mengangguk


"Terus kamu berangkat dengan siapa?" tanya mommy


"Nanti di jemput supir Alex mom" ujar ALLE


"Ohh, mommy lihat ada yang kurang" ucap sang mommy melihat penampilan Alle


"Ah, masak mom, yang bener?, apa yang kurang mom" ucap Alle mengerutkan kening nya perasaan tadi sudah bagus semua penampilan nya


"Emh apa ya" ucap Mommy berpikir


Alle gelisah di buat nya hari ini dinner romantis dengan Alex ia tak mau membuat Alex kecewa dengan penampilan nya


"Ah mommy tau" ucap sang mommy


"Apa mom yang kurang" tanya Alle


"Tunggu sebentar " ujar mommy masuk ke dalam kamar Alle


Lalu tak lama kemudian ia keluar sambil tersenyum lebar


"Ini yang kurang" ucap mommy memutar badan Alle


"Mom, ini" ucap Alle memegang leher nya ketika merasa kan sebuah benda yang tak asing di lehernya


"Nah ini sudah lengkap" ucap sang mommy tersenyum puas


"Mom ini pasti mahal, Alle gak bisa Makai nya" ucap Alle tak enak hati sambil memegang kalung di leher nya


"Tidak mahal kok, Ara juga mommy belikan sebagai hadiah" ucap nya tersenyum lebar menatap kalung itu


"Tapi mom" ucap Alle ragu karena kalung yang mommy pakai kan terlihat sangat mewah


Ya bagaimana tidak mewah sebuah kalung berbandul hati dengan diamond blue di tengah nya


Pasti orang akan berpikiran sama dengan Alle pasti mahal


"Tidak ada penolakan, pakai atau mommy sedih melihat nya" ancam sang Mommy


Alle berkaca-kaca ia lalu memeluk sang mommy dengan erat

__ADS_1


"Sudah jangan menangis nanti luntur make up mu" ucap sang mommy mengelus punggung Alle dengan penuh kasih sayang


Tit tit


Bunyi klakson mobil terdengar menghentikan suasana haru mereka


"Itu pasti supir yang menjemput mu" ujar mommy melepaskan pelukannya


"Sana berangkat nanti Alex menunggu lama" ucap mommy tersenyum lebar


"Iya mom, kalau begitu Alle pergi dulu" ucap Alle tersenyum


"Iya hati-hati" ucap mommy mengangguk


Alle mengecup pipi mommy lalu ia keluar meninggalkan mommy yang menatap nya dengan penuh cinta


"Sudah siap non?" tanya supir ketika Alle menghampiri nya


"Sudah pak ayo kita berangkat" ucap Alle tersenyum lebar


"Silahkan non" ucap pak supir membuka kan pintu mobil lalu Alle masuk ke dalam setelah mengatakan terima kasih


Pak supir mengangguk menutup nya pintu mobil dan berlari memutari mobil dan duduk di kursi kemudi


Tanpa menunggu lama pak supir langsung menancap gas menuju tempat Alex menunggu


Setelah menempuh waktu beberapa menit Alle sampai juga di tempat tujuan


"Sudah sampai non" ucap pak supir


Lalu dengan sigap supir nya membukakan pintu mobil Alle keluar dari mobil


Ia menatap sekeliling nya terdengar suara deru ombak ia yakin saat ini ia berada di pinggir pantai


Tak hanya Deru ombak yang terdengar angin malam pun bertiup cukup kencang ia merasa dingin di bahu nya


"Nona" panggil pak supir


Alle menoleh menatap nya


"Saya hanya menjemput nona sampai di sini, nona silahkan mengikuti arah lampion itu menyala" ucap pak supir menunjuk sebuah lampion tak jauh dari nya


"Terimakasih pak" ucap Alle tersenyum mengangguk


Lantas ia mengikuti arah lampion itu kemana ia akan berada


Satu persatu lampion Alle lewati dengan sesekali ia mengusap lengan nya yang terasa dingin


"Seperti nya kau salah kostum" gumam nya


Tak berapa lama lampion Alle berhenti karena ia melihat lampion itu tak hanya satu Melainkan ada banyak


Ia menatap sekeliling wajah nya tersenyum lebar ketika melihat alex berdiri menunggu nya


Menunggu nya di sebuah bangunan mirip gazebo yang terbuat dari kayu bukan dari semen atau seng

__ADS_1


Bangunan mirip gazebo itu di hiasi kain putih di sisi sudut nya ada sedikit akar, daun dan bunga sebagai pemanis nya


Di sekeliling bangunan itu terdapat banyak lampion menyala mengelilingi bangunan tersebut


Alle tersenyum lebar berjalan pelan menghampiri Alex yang menunggu nya dengan senyum lebar


Ia menatap Alex dengan pandangan penuh kagum, kagum akan ketampanan Alex malam ini dengan setelan jas berwarna hitam dan kemeja putih di dalam jas nya


"Bagaimana kau suka?" ujar Alex mengulur kan tangan nya


"Suka, sangat suka" ucap Alle mengangguk antusias


"Bagus lah" ucap Alex tersenyum lebar


"Tapi aku ada yang tidak suka penampilan mu saat ini" imbuh nya


Membuat senyum Alle menghilang dalam sekejap, apa Alex tak suka penampilan nya pikir nya


"Apa kau tak suka penampilan ku malam ini?" ucap Alle bersedih


"Ya aku tak suka" ucap Alex menatap Alle yang menunduk


"Aku tak suka dengan gaun mu yang terbuka ini, aku tak suka jika penampilan mu di lihat oleh orang lain aku tak suka jika tubuh mu yang cantik ini di lihat orang lain, cuma aku yang boleh lihat" ujar Alex mengusap bahu Alle yang terbuka


Menyesal aku mengajak nya dinner di luar, bukan aku yang melihat nya pertama kali penampilan nya cantik ini, pasti supir itu yang melihat nya pertama kali huh ingin sekali aku mencongkel kedua mata nya batin Alex menyalah kan orang lain dengan keposesifpan nya


"Rasa nya aku tak terima" ujar Alex membuat Alle yang tadi nya menunduk sedih kini ia mendongak dan terkekeh kecil


"Sudah, kita jadi tidak makan nya" Ucap Alle terkekeh


"Jadi lah, silahkan tuan putri" ucap Alex menggeret kursi untuk Alle


"Terima kasih pangeran" ucap Alle


Alex terkekeh lalu ia duduk di hadapan Alle


Tak lama pelayan datang membawa sebuah nampan berisi makanan, menyajikan nya di hadapan mereka


Lalu tanpa menunggu lama mereka memakan nya, setelah selesai pelayan kembali menghidangkan menu selanjutnya begitu pun seterusnya


"Mari berdansa" ucap Alex tersenyum


"Dengan senang hati" ucap Alle menerima tangan Alex


Mereka lalu berdansa ala mereka di dekat api unggun yang sudah di nyalakan oleh pelayan atas permintaan Alex


"Baiklah, tapi sebelum itu kau pakai ini dulu" ucap Alex memakai kan jas nya si bahu Alle


"Terima kasih" ucap Alle


Alex hanya tersenyum lalu memegang pinggang Alle dan Alle mengalungkan kedua tangan nya di leher Alex


Dengan berdansa ala mereka di iringi lagu romantis membuat suasana semakin romantis


Mereka hanyut dalam suasana hingga beberapa menit, hingga akhirnya waktu yang di tunggu telah tiba dan Alex membuka suara

__ADS_1


__ADS_2