
Hari semakin larut terus fokus dengan monitor nya hingga tidak sadar jika dia sendiri an berada di dalam sana
Hingga sebuah dering ponsel mengalihkan perhatian nya
"Hallo" ucap Alle
"Sayang kau ada di mana, kenapa lama sekali buka pintu" kesal Alex ia sudah menunggu Alle beberapa menit yang lau di depan pintu apartemen Alle
"Pintu?" gumam Alle ia menoleh ke arah pintu lalu menatap sekeliling nya
"Sayang" panggil Alex
"Ah ya ada apa?" tanya Alle ia meletakan ponsel nya di atas meja sambil cepat-cepat membereskan barang nya tanpa memperdulikan ucapan Alex toh juga ia tidak dengan
"Alex sudah dulu ya nanti aku hubungi lagi" ucap Alle ia mematikan sambungan telepon nya lalu berlari keluar ruangan tak lupa menyimpan apa yang ia kerjakan tadi
Sedangkan Alex mengumpat kesal, hari ini ia juga lembur dan beberapa menit lalu ia baru pulang dari kantor
Niat hati melihat sang pujaan hati tapi apa daya Alle tak membuka kan pintu untuk nya
"Sebenar nya ia ada di mana sih?" gumam Alex yang tadi sempat mendengar keributan di sekitar Alle
"Coba aku lihat posisi nya ada di mana" ucap Alex ia mengutak Atik ponsel beberapa saat kemudian ia bisa melihat keberadaan Alle
__ADS_1
"CK, dasar bodoh" umpat Alex ketika melihat lokasi Alle yang masih berada di sekitar kantor bisa di pastikan jika Alle lembur kerja tanpa melihat waktu
Bum bum
Alex mengendarai mobil nya sendiri karena ia sudah menyuruh Asisten Ben untuk pulang lebih dulu
Beberapa menit kemudian mobil Alex sampai di lokasi ia menyusuri jalan mencari keberadaan Alle
Hingga tak lama ia menangkap keberadaan Alle yang tak jauh dari halte bus
"Kenapa dia bisa melewati halte, bukankah itu jalur semakin jauh dari rumah nya?" gumam Alex hingga matanya menemukan seorang pria berjalan mengikuti Alle
Dengan bergegas mengendarai mobil nya Alex menghampiri Alle
Cittt
Jalan Alle semakin cepat orang yang mengikuti Alle pun semakin cepat pula
"Nona"
"Nona tunggu" ucap pria itu
Tapi tetap Alle tak mau menoleh hingga membuat sang pria itu kesal ia sedikit berlari tangan terulur meraih bahu Alle
__ADS_1
Tapi belum sampai tangan itu menyentuh ia sudah mengerang kesakitan
"Aduhh, aduh" teriak orang itu
"Pergi gak kalau tidak aku patah kan tangan kamu" ancam Alex dengan nada dingin
"Iya iya, ampun" ucap nya
Alex melepaskan dengan kasar hingga pria itu terjerembab lalu berlari menjauhi Alex
Kejadian tadi juga tak membuat Alle menghentikan langkah nya ia terus berjalan berlawanan arah rumah nya
Melihat itu Alex mengendarai mobil nya melajukan mobilnya melewati Alle karena ia tau Alle akan kemana
"Aduh, orang itu sudah pergi belum ya" cemas Alle
"Mau nengok kebelakang tapi takut, apalagi mendengar suara tadi makin takut" ucap Alle
"Sudahlah kita jalan saja sebentar lagi kita sampai di depan kantor polisi" ujar Alle ia terus merasa kan khawatir
Khawatir jika ia di perlakukan yang tidak baik oleh orang tadi
Hingga akhirnya Alle sampai di depan kantor polisi, memang tak jauh dari kantor Alex ada sebuah kantor polisi
__ADS_1
"Huh akhirnya" ucap Alle bernapas lega
Ia memegang dada nya sambil memejamkan mata nya sejenak hingga . . .