SuamiKu Angry Birds

SuamiKu Angry Birds
Ekstra Bab Mark &Mia


__ADS_3

Setelah hari dimana Mia pingsan,Dokter Ayu memberitahukan kepada Mereka kalau Mia sedang hamil.


Awal nya Mark terkejut,dengan cepatnya datang si buah hati di tengah-tengah keromantisan mereka.Namun,tidak membuat Mark mengurangi rasa sayang nya kepada istri.


"Bagaimana jika Kita berkunjung ke tempat Papa,Aku yakin saat ini papa telah menerima pernikahan Kita!"Seru Mia yang duduk di sebelah suami nya.


Sebelum nya keluarga Mia menentang pernikahan Mark dan Mia,karena Mark pernah di penjara dengan kasus penculikan Sulthan dulu,sehingga orang Tua Mia tidak merestui pernikahan Mereka.


"Bukan Aku tidak mau,dengan status Ku saat ini apakah Orang Tua Mu akan setuju ?" Tanya Mark,balik pada istrinya,Mia menatap dalam kearah Mark,Pria ini dapat membaca netra sang istri,mungkin Mia sedang merindukan orang Tua nya.


"Baik lah,akan Aku pikirkan nanti!setelah urusan kantor Ku selesai Kita akan datang berkunjung ke tempat Orang tua Mu!" Jawab Mark,lalu memeluk istrinya.


Di rumah Bagaskara kini hanya tinggal Mereka berdua,Oma dan yang lain telah ikut Victor pindah ke Australia.


"Mas,Aku mau rujak!"Lirih Mia menatap ke arah Mark.Pria ini membulatkan mata nya melihat kearah Mia,lalu melirik kearah jam yang ada di dinding.


"Sayang ini sudah larut malam,apakah ada jam segini yang jual rujak ?" Tanya Mark balik pada Mia.


"Pokoknya Aku mau rujak Sayang !" Mia mengerutkan bibir nya,kedua tangan di lipat kan di dada,Mark yang melihat hanya bisa memijit pelan pelipis nya.


"Oke,oke..!Aku akan mencari nya,berhenti merajuk ya sayang ..!"Mark memegang tangan istri nya,lalu meletakan nya di pipi,Mia tersenyum melihat sikap Mark yang mau menuruti keinginan nya.


"Aku tunggu sayang!"Ucap Mia yang melihat Mark berjalan kearah pintu.Pria itu tersenyum tanpa menjawab.


Mia duduk di tepi ranjang,sambil mengelus perut rata nya,usia kandungannya baru sa-tu bulan,padahal ia bersama dengan Mark berencana menunda kehamilan,namun itu diluar perkiraan Mark dan Mia.


Di halaman rumah Bagaskara,Mark mondar - mandir yang kebingungan untuk mendapat kan rujak malam-malam begitu.


Kriing...


Kriing...


Handpone Mark berdering,Aros menelpon,pria ini segera mengangkat nya.


"Aros !"Seru nya saat handpone sudah di telinga.


"Tuan Mark,Aku bersama dengan Ayu sedang menyiapkan rujak,apakah Nyonya Mia mau mencoba nya sedikit,jika tidak keberatan Aku akan mengantar nya kesana!"Ujar Aros saat panggil telah terhubung.


"Wah!kebetulan sekali,Mia sedang ingin makan rujak,kalau begitu antar lah sekarang,Aku tidak perlu kesana kan ?"Tanya Mark,yang berdiri di dekat mobil.


"Tunggu lah di rumah Aku akan segera kesana !"

__ADS_1


"Iya"


Mark segera memutuskan panggilan nya,Ia duduk di teras rumah Bagaskara sedari menunggu Aros datang.


Ia telah menunggu 15 menit dari saat ia memutuskan panggilan dengan Aros,sebuah mobil memasuki halaman rumah Bagaskara,ternyata memang benar mobil Aros yang dari tadi menjadi dugaan Mark.


Ceklek !


"Tuan Muda,ini rujak nya,ini aman dan higenis!" Ucap Aros memberikan kotak rujak kepada Mark,pria itu mengambil dan tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Aros.


"Saya permisi Tuan !"Ucap Aros,menundukan kepala nya,Mark tersenyum,sambil melihat kearah mobil Aros meninggalkan halaman Bagaskara.


Mark segera masuk kedalam,dan menuju ke kamar dimana sang istri menunggu nya.


"Sayang,panggil Mark saat ia membuka pintu kamar,terdapat Mia yang sedang tersenyum melihat ke arah nya.


"Sayang,mana rujak nya ?"Tanya Mia kepada Mark.


"ini sayang!"


Mark memberikan rujak kepada Mia yang diantar Aros tadi,Mia segera mengambil nya dan mencicipi nya.


"Pelan-pelan,tidak ada yang mau ambil juga kenapa buru-buru sekali makannya !"Cetus Mark yang melihat Mia makan seperti di kejar orang.


"Itu rujak di kasih Aros sama Dokter Ayu,mereka mengantar nya kemari barusan !"


"Pantesan enak sekali !"


Jawab Mia dengan posisi rujak yang penuh di dalam mulut.


Mark menggelengkan kepala nya saat melihat Mia yang sedang bersemangat menghabiskan rujak nya.Pria ini segera melangkah keluar,ia berjalan kearah ruangan kerja nya.


Ceklek !


Mark megambil semua berkas yang di berikan Aros tadi pagi,ia baru ingat kalau hari ini ada perusahaan lain,yang ingin bersaing dengan D&G untuk merebut proyek baru di musim semi.


Mark segera mengambil map berwarna biru,lalu memeriksa nya dengan sangat teliti.


"Ini perusahaan Papa nya Mia,kenapa ia juga ikut bersaing dengan D&G?"Gumam Mark melihat beberapa perusahaan yang bersaing di bawah D&G.


"Perusahaan Dark!"Gumam Mark melihat pernah mengirim berkas kerjasama dengan D&G,saat Victor menjadi CEO nya.

__ADS_1


Mark segera membuat laptop kerjanya,lalu melihat semua perusahaan yang mengirim berkas kerjasama dengan D&G.


Mark mencoba menghubungi Aros,ia ingin tahu banyak tentang perusahaan Dark.


"Hallo Tuan Muda kedua !"


"Aros,sejak kapan perusahaan Dark mengirim berkas kerjasama nya?"Tanya Mark kepada Aros.


"Sa-tu tahun lalu Tuan,namun Tuan Victor menolak nya"


"Bagaimana perkembangan Dark sekarang ?"


"Perkembangan nya sa-tu tahun ini sangat bagus Tuan,bahkan posisi nya berada di tingkat ke lima!"


"Kirim semua berkas yang menyangkut perusahaan Dark !"


"Baik Tuan,Aku kirim sebentar lagi ke email Tuan !"


Mark segera memutuskan panggilan nya,setelah itu ia membalas pesan dari perusahaan Dark,bagaimana pun caranya ia harus berbaikan dengan Bapak mertua.


Ceklek !


"Sayang apa Kamu di dalam ?"Tanya Mia yang membuka pintu ruangan kerja Mark,Pria ini menoleh melihat kearah Mia.


"Ada apa?"Tanya Mark saat Mia mengintip ke dalam ruangan .


"Aku sudah mengantuk ingin tidur !" Rengek Mia berjalan kearah Mark.


"Tidur duluan saja,nanti Aku menyusul!"


"Tidak bisa,Aku tidak akan bisa tidur tanpa ada Kamu di samping"


Kalau begitu,Kamu kesini !"Ucap Mark berdiri di depan meja kerja nya,lalu berjalan kearah sofa panjang.


Mark segera duduk di sofa,Mia datang menghampiri nya.Lalu Mark menyuruh Mia untuk tidur diatas pangkuan nya.


"Tidur lah di sini,Aku akan menemani Mu sambil bekerja!"Ujar Mark menepuk paha nya.Mia segera berbaring diatas sofa,dan kepala nya ia letakan di atas pangkuan Mark.


Pria ini mengelus kepala istrinya,lalu sesekali mengecup kening Mia.


"Sayang tidur lah,Aku akan menyelesaikan pekerjaan Ku secepatnya!"

__ADS_1


"Kalau sudah selesai,jangan lupa bangunin Aku!"


Mark mengangguk nya,ia segera melanjutkan pekerjaan nya.


__ADS_2