
Victor telah berpamitan kepada istrinya,untuk pergi ke kantor.Sampai di dalam mobil Victor belum bisa meninggalkan Maria sendiri di rumah,padahal ada Oma yang akan menjaga Maria.
"Tuan,apa Kita berangkat sekarang ?"Tanya Aros kepada Victor.
"Tunggu sebentar !" Jawab Victor,kembali turun dari mobil,ia berlari ke arah Maria yang berdiri di teras.
Aros hanya bisa menggelengkan kepala nya saat melihat Bos nya yang begitu khawatir dengan istrinya.
"Sayang,enggak apa-apa Kamu Aku tinggal ?"Tanya Victor memegang tangan Maria.
"Biasanya kan sering di rumah juga!" Jawab Maria.
"Tapi ini beda,sekarang ada baby disini,bagaimana bisa Aku tinggal Kamu sendiri!" Seru Victor mengelus perut Maria.
"Sayang,ada Oma dan Bi ati,disini juga ada pelayan !Kamu kerja saja,Aku tidak apa -apa !" Jawab Maria,tersenyum ke arah Victor.
"Baik lah,jika ada apa-apa segera kabarin Aku,jaga baik -baik dirimu,jangan kecapean,tidak perlu menjaga Sulthan ada Oma yang menemani nya,Kamu istirahat saja di kamar !" Ucap Victor memperingati sang istri.
"Siap Bos !" Jawab Maria dengan tersenyum.
Victor memberi kecupan kepada Maria,lalu segera berbalik kearah mobil,disana sudah ada Aros yang sedang menunggu nya di mobil.
"Kita berangkat sekarang !"
"Baik Tuan !"
Aros segera melajukan mobilnya,Victor masih melirik kearah Maria yang sedang melambaikan tangan ke arah dirinya.
"Aros apa hadiah yang paling di sukai wanita ?" Tanya Victor,dalam hal percintaan Victor belum pernah memberikan kejutan kepada Wanita yang pernah dekat dengan nya.
"Wanita biasanya suka hal yang membuat nya senang,perhiasan,barang-barang mewah,mereka pasti suka,mereka juga suka dengan bunga !"Ujar Aros melirik kerah Victor yang duduk di belakang.
"Baik,kalau begitu pesan bunga mawar merah sebanyak mungkin,dan kirim ke rumah Bagaskara!"Titah Victor.
"Baik Tuan,sampai di kantor segera saya pesan kan !"
Victor tersenyum dalam lamunan nya yang memejam matanya.
'Tuan,akhirnya tahu cara mendekati wanita,Aku berharap tempramen tuan bisa berkurang,apalagi Nyonya sedang hamil !'
Aros memarkirkan mobil nya di depan kantor,setelah membuka pintu mobil untuk Victor,ia segera menelpon tukang bunga,dan meminta mereka untuk mengirim bunga mawar ke rumah Bagaskara.
"Aros apa hari ini ada meeting ?" Tanya Victor,saat mereka melangkah kaki ke arah lobi.
"Hari ini rapat dengan dewan direksi Tuan,ada beberapa hal yang mau mereka bahas!" Jawab Aros memperlihatkan jadwal Victor hari ini,yang telah di catat Aros di iPad.
"Baik,langsung meminta kepada semua nya untuk berkumpul di ruangan rapat!"
__ADS_1
"Biak Tuan!"
Aros segera memberitahu kepada Dewan Direksi untuk datang keruangan rapat.Victor teman menunggu 10 menit di dalam ruangan tersebut,semua orang baru datang,dan langsung menyapa CEO dingin ini.
"Aros !" Panggil Victor.Aros segera mendekat.
"Sudah Kamu pesan bunga yang Aku perintahkan tadi?"Tanya victor saat Aros mendekat.
"Sudah Tuan,seharunya ini sudah dalam perjalanan ke rumah Bagaskara"
"Baik lah Kita mulai rapat sekarang !"
Victor segera memimpin rapatnya,dan membahas semua perkembangan D&G,terlihat semua dewan direksi begitu bersemangat dalam rapat kali ini.
Di Rumah Bagaskara!
Maria yang berada di kamar di kejutkan dengan suara ketukan pintu kamar.
Tok..Tok...Tok...
"Nyonya!diluar ada paket yang datang untuk Anda !"Seru Bi ati di luar kamar.
"Tunggu sebentar !" Sahut Maria berjalan ke arah pintu kamar.
Ceklek !
"Paket apa Bi?" Tanya Maria saat pintu kamar telah terbuka.
"Siapa pengirim nya ?"Tanya Maria yang penasaran,sembari menutup pintu kamar nya.
"Tuan Nya!"
Maria segera turun ke lantai dasar.Bi Ati mengikuti Maria di belakang.
"Selamat siang Nyonya Maria,ini kiriman dari Tuan Victor kepada Anda !"
Ucap sang kurir segera membuka pintu box mobil,dan melihat isinya.
"Astaga....!"
Betapa kaget nya Maria melihat isi di dalam mobil box,box tersebut berisi dengan bunga Chrysanthemum berbagai macam warna,dan ada ucapan dari karangan bunga tersebut.
"Turut berduka cita!"
Wajah Maria suram melihat kiriman dari sang suami,kurir tersebut menurunkan bunga itu,dan segera meletakkan nya di teras rumah Bagaskara,setelah mendapat tanda tangan dari Maria,mereka pergi meninggalkan rumah Bagaskara.
'Apa maksud Dia,apa Dia mendoakan Aku mati!'
__ADS_1
Maria segera masuk ke dalam rumah lalu membanting pintu rumah dengan kesal.
Brak !
"Nya..Nyonya,apa Anda baik-baik saja ?" Tanya bi ati.
"Saya baik-baik saja,dimana Oma dan Sulthan ?" Tanya Maria balik.
"Oma dan Sulthan pergi ke taman kanak-kanak untuk membawa Sulthan bermain -main"Jawab Bi ati,setelah mendapat jawaban dari Bi ati,Maria meminta Bi ati untuk menyiapkan makan siang.
Dalam keadaan kesal,Maria mengambil ponsel nya yang ada di ruang tamu,lalu menekan nomer Victor dengan raut wajah yang masih kesal.
Sementara di D&G groups,Victor sedang rapat bersama dengan Dewan direksi.
Kriing...
Kriing....
Victor melirik kearah ponsel nya yang berdering,raut wajah nya berubah menjadi begitu bahagia saat melihat yang memanggil adalah My honey,My wife .
Victor segera mengangkat nya,dengan senyuman di bibir nya mengembang begitu sempurna,Dewan Direksi kaget melihat senyuman Victor yang baru pertama kali mereka lihat.
'Maria pasti ingin mengucapkan terimakasih karena hadiah yang Aku kirim !'
Victor masih menatap layar ponsel nya,ia belum mengangkat nya.
"Rapat sampai disini dulu,kalian bisa kembali bekerja !"
Titah Victor membubarkan semua orang,tanpa terkecuali semua orang pergi meninggalkan ruangan itu,kecuali Aros yang minta untuk tinggal di dalam ruangan oleh Victor.
"Hallo sayang!Kamu tidak perlu mengucapkan terimakasih,itu sudah seharusnya Aku memberikan itu kepada Mu!"Ucap Victor dengan bangga,sambil berkacak pinggang melihat kearah Aros.
"Victor....!!!!!!!!!!!"Teriak Maria dengan keras,Victor menjauh kan ponsel nya dari telinga,bahkan telinga nya merasa berdengung saat Maria berteriak.
'Apa yang terjadi?' Aros melihat ke arah Victor,raut wajah Victor yang suram,bahkan mengeluarkan aura mematikan.
"Sayang,Kamu kenapa ?"Tanya Victor dengan lembut.
"Kamu sengaja mendoakan Aku cepat mati Hah?"Tanya Maria dengan setengah berteriak.
"Sayang apa maksud Mu?apakah Aku ada berbuat kesalahan padaMu?" Tanya Victor yang masih bingung.
"Kamu masih belum tau?apa pura-pura tidak tahu?"Tanya Maria lagi,yang belum mereda emosi nya.
"sayang serius Aku tidak mengerti,apa maksud dari perkataan Mu?" Tanya Victor lagi.
"Pulang dan lihat sendiri hadiah apa yang Kamu kirim !"
__ADS_1
Tut..Tut..
Maria mematikan panggilan,Victor melirik kearah Aros,Pria itu gemetar melihat tatapan Victor yang seperti mau menelan orang hidup -hidup.