
Calvin sudah bersiap-siap untuk pergi ke rumah sakit,hari ini ia melakukan medical check up lagi.Sudah sekian lama baru kali ini ia datang untuk melakukan pemeriksaan ulang.
"Tuan Flores,mobil nya sudah siap,apa Kita berangkat sekarang ?" Tanya Haris yang berdiri di ambang pintu utama,melihat kearah Calvin yang berjalan kearah nya.
"Kita berangkat sekarang,yang lain seperti nya masih tidur !" Ucap Calvin,melihat jam di dinding menunjukkan pukul 05:00 Am.
Calvin segera berjalan kearah mobil,Haris telah membuka pintu untuk Calvin.
"Aku telah menghubungi Dokter Sania,harusnya ia sudah menunggu Anda disana !"Ujar Haris menoleh ke belakang.
"Baik !" Jawab nya singkat,membuka iPad di tangannya,membuka album foto,banyak foto malam pertunangan mereka yang di simpan Calvin.
Begitu sampai di depan rumah sakit,Haris segera memarkirkan mobilnya,Calvin meminta Haris untuk menunggu di mobil saja.
"Kamu tunggu disini,Aku akan masuk sendiri !" Ucap Calvin,segera turun dari mobil,Haris hanya menganggukkan kepalanya saja.
Calvin segera berjalan kearah ruangan Dokter Sania,sebelum membuka pintu lebih dulu ia mengetuk pintu nya.
Tok..Tok..Tok..
"Masuk !" Sahut Dokter Sania dari dalam
Ceklek !
"Tuan Flores,silahkan duduk !" Ujar nya mempersilahkan Calvin untuk duduk di kursi yang telah di sediakan.
"Bagaimana?apakah sudah ada pendonor yang cocok dengan Saya ?" Tanya Calvin saat duduk di depan Dokter Sania.
"Mohon maaf Tuan Flores,belum ada yang cocok untuk Anda,Saya telah menginformasikan kepada seluruh staf rumah sakit dari dalam negeri atau luar negeri,namun hasil nya masih nihil"Jawab nya memperlihatkan hasil pemeriksaan bulan lalu.
__ADS_1
"Tolong segera kan,Saya sangat membutuhkan nya,sebelum acara pernikahan itu berlangsung Saya sudah di operasi !" Pungkas Calvin penuh harap.
"Leukimia mieloblastik akut,itu sangat minim kesembuhan nya,namun jika ada yang bisa mendonor kan sumsum tulang dan itu cocok dengan Anda,maka secepatnya bisa kita operasikan !"Seru Dokter Sania menunjukan hasil lab nya.
"Apakah di dunia ini tidak ada satu pun yang cocok ?aneh sekali !" Raut wajah Calvin yang masam.
"Bukan tidak ada yang cocok,kadang ada yang cocok namun dari segi kesehatan sangat beresiko tinggi,pendonor harus benar-benar dalam keadaan sehat,dan tidak boleh dalam keadaan lemah atau punya penyakit lain !"Sambung Dokter Sania lagi.
"Tolong sampaikan kepada Dokter Anwar,jika Aku ingin segera melakukan operasi tanpa ada donor sumsum tulang !"
"Tapi itu mustahil Tuan,belum ada yang melakukan operasi tanpa sumsum tulang,tapi Saya punya satu ide dan Saya juga tidak yakin Anda akan setuju!" Ucap Dokter Sania penuh ragu.
"Katakan !" Ketus nya singkat.
"Bisa di sembuhkan melalui tali pusar bayi,bayi yang memiliki darah dengan Anda seperti Anak biologis Anda!" Ucap Dokter Sania,perkataan nya mengejutkan Calvin.
"Kami baru berencana untuk menikah,jika memiliki bayi,seharusnya Kita harus menunggu waktu selama kurang lebih 9 sampai 10 bulan lagi untuk kondisi ini !" Calvin mulai putus asa mendengar pernyataan Dokter Sania.
"Iya,memang benar,tapi untuk mencegah kondisi drop dan juga tubuh mengalami penurunan,Anda bisa menjaga kesehatan dengan menghindari hal-hal yang membuat Anda capek,dan juga jangan terlalu lama berdiri di bawah terik matahari,itu akan memicu mimisan pada diri Anda!" Dokter Sania mengambil hasil pemeriksaan di tangan Calvin,lalu menyimpannya kembali.
"Saya mengerti Dokter" Jawab Calvin.Namun,ia memperhatikan Sania yang terlihat begitu sedih,padahal Mereka sudah lama berteman,namun Calvin tidak pernah putus asa kepada penyakit nya.
"Kenapa Kau bersedih,apakah ada yang sedang sekarat ?" Tanya Calvin kepada Sania.
"Kenapa Tuan Flores selalu begitu,padahal ini bukan lah hal sepele!Aku tau Kita berdua berbeda,Anda Tuan Muda Flores,Saya hanya teman seperguruan Anda,tapi Tuan,Anda harus tau,Saya akan berusaha untuk membantu Anda mencari pendonor untuk Anda!" Sambung Sania tersenyum kepada Calvin .
"Sania,terimakasih,Anda telah berbaik membantu dan merawat Saya selama ini,tolong rahasiakan hal ini dari Mama Saya !" Pinta Calvin,Dokter Sania menganggukkan kepala nya.
"Aku akan menjaga rahasia ini,tapi Tuan Calvin,tolong jangan tunda pengobatan Anda Minggu depan,Anda harus datang untuk check up ulang,dan melakukan penyuntikan ke li-ma kalinya,jika Anda lewatkan Anda tidak dapat bertahan sebelum pesta pernikahan Anda!" Ucap Dokter Sania dengan serius.
__ADS_1
"Aku tau,jangan terlalu serius,ini hanya penyakit biasa,Aku yakin sembuh,Aku akan datang lagi Minggu depan !" Jawab Calvin tersenyum,lalu mengulurkan tangannya kepada Dokter Sania,ia segera menyuntik obat pereda rasa nyeri kepada Calvin,Dokter Sania hanya bisa memeriksa dan memberikan obat,untuk operasi sejenis penyakit ini ia memerlukan Dokter Anwar yang melakukan ini.
Calvin segera bangkit dari duduk nya,dan berpamitan kepada Dokter Sania.
***
Maria menyiram bunga di taman samping rumah keluarga Flores,Nyonya Flores yang baru saja datang menghampiri Maria.
"Maria !" Panggil nya,Wanita ini menoleh kearah sumber suara.
"Tante!" Maria meletakan selang air di tempatnya,lalu datang menghampiri Nyonya Flores.
"Apa ada yang Tante butuhkan ?" Tanya Maria dengan ramah.
"Dimana Sulthan ?" Tanya Nyonya Flores balik.
"Ada di kamar nya,seperti nya ia masih tidur,Aku meminta pelayan untuk melihat nya tadi!"Jawab Maria mengajak Nyonya Flores untuk duduk di taman,dan sembari menikmati secangkir teh di pagi hari.
"Maria,apakah Kamu terpaksa menerima lamaran Calvin ?"Tiba- tiba pertanyaan Nyonya Flores membuat Maria terkejut,dan melihat kearah nya.
"Tante,tidak ada yang memaksa saya,kenapa Saya harus terpaksa?Saya sudah siap menerima Mas Calvin sebagai Ayah sambung Sulthan,tidak ada yang memaksa Saya !" Jawab Maria menyimpulkan sebuah senyuman manis.
"Bagaimana perasaan Mu saat bertemu kembali dengan mantan suami Mu,apalagi sekarang ada Sulthan di antara kalian,Aku takut Kamu akan meninggalkan Calvin di hari pernikahan nya!karena hal itu sudah pernah terjadi dulu,dan itu benar-benar membuat Calvin terpuruk dan sangat buruk,sehingga kesehatannya terganggu !" Ucap Nyonya Flores,dengan raut wajah sedih.
"Tante Aku janji Aku tidak akan meninggalkan Mas Calvin !lagian Sulthan sangat dekat dengan Mas Calvin,jadi keputusan Aku sudah benar,menerima lamaran nya !"Jawab Maria,memegang tangan Nyonya Flores,wanita paruh baya ini langsung memeluk Maria.
"Sayang terimakasih Kamu benar-benar wanita yang baik,Tante percaya takdir,dibalik gagal nya pernikahan Calvin dulu dan gagalnya pernikahan mu dulu,Tuhan punya rencana di balik itu,Aku yakin kalian adalah jodoh !"
Ucap Nyonya Flores menepuk pelan punggung Maria.
__ADS_1