SuamiKu Angry Birds

SuamiKu Angry Birds
47.Cafe


__ADS_3

Maria telah datang lebih cepat 20 menit ke cafe yang dulu biasanya ia datang bersama dengan Victor,saat mereka datang bertemu dengan rekan bisnis.


Karena Victor dalam perjalanan di desa terpencil dan harus kembali ke kota,itu membuat ia datang terlambat,apalagi ia harus kembali ke rumah untuk membersihkan tubuhnya .


Tap..


Tap ..


Tap..


Suara langkah kaki datang menghampiri Maria,wanita ini mendongakkan kepala nya melihat ke depan ada seseorang yang berjalan kearah nya,dengan tatapan yang dingin,tubuh yang kaku,tapi masih memperlihatkan kalau Dia memang seorang pria yang kuat dan juga tampan.


Krrieettt !


Tanpa basa - basi ia menarik kursi yang ada ada di depan Maria,lalu Victor duduk di depannya.


Maria menatap Pria yang di depannya,ia sedikit gugup karena telah lama tidak bertemu dengan nya.


"Haii..!" Sapa Maria dengan senyuman canggung nya.


"Hai!"Balas Victor yang duduk begitu serius melipatkan kedua tangannya di dada.


"Ada apa Kamu mengajak Aku bertemu disini?"Sambung Victor lagi,langsung pada topik nya.


"Kamu mau minum apa,Kita pesan makanan dulu,baru mengobrol!" Jawab Maria,masih dengan senyuman canggung nya.


"Jangan di paksa jika tidak bisa tersenyum !" Cibir Victor yang melihat kearah Maria.


"Hah!" Maria memalingkan wajahnya,sembari memanggil pelayan.


"Tuan Victor,Anda?ruang VIP Anda ada disebelah sana!" Ucap Pelayan saat melihat Victor yang duduk di meja biasa,seharunya Pria ini memilih ruangan VIP yang ada di cafe ini.


"Tidak perlu,ada seseorang yang senang duduk disini,maka Saya juga akan duduk disini,siapkan segera pesanan Kami!" Sahut Victor,pelayan segera pergi setelah menerima pesanan dari Mereka berdua.

__ADS_1


"Aku mengajak Mu bertemu disini,ada hal penting yang ingin Ku bicarakan,ini mengenai Sulthan !"Ucap Maria,Victor menatap kearah nya dengan menyempitkan matanya.


"Kenapa ?"Jawab nya singkat.


"Aku tau,Aku salah telah menyembunyikan identitas Sulthan dari diriMu,dan Aku juga tau Kamu tidak akan membantu Ku dalam hal ini,tapi Kamu harus tau kalau Sulthan itu AnakMu,jadi bantu lah Aku,kemarin malam seseorang telah menculik nya,sampai saat ini Kami belum mengetahui keberadaan penculik!" Jelas Maria.Namun,Victor hanya menatapnya dengan datar.


"Atas dasar apa Aku harus percaya kalau Sulthan itu Anak Ku,bukan kah Kau telah pergi begitu lama,dan harusnya itu bukan anak Ku!" Bantah Victor,padahal ia sudah tahu kalau Sulthan Anak nya,beberapa hari saat terakhir kali Victor bertemu dengan Sulthan,Aros mengambil kesempatan untuk tes DNA Anak itu.


"Kamu boleh tidak percaya,tapi kemiripan Mu dengan Sulthan bukan lah hal yang bisa Kamu hindari,tidak masalah Kau tidak percaya pada Ku,tapi Aku mohon,bantu Aku Kamu harus bisa membawa Sulthan kembali kepada Ku !" Ucap Maria memohon kepada Victor,memegang tangan Victor.


"Kenapa Kau meminta bantuan kepada Ku,kenapa Kau tidak meminta bantuan kepada tunangan Mu?" Tanya Victor,membuat Maria tercengang.


"Bagaimana bisa?Dia Anak Mu,Aku tidak mungkin melibatkan orang lain dalam hal ini!" Maria segera membuat Victor curiga.


"Apa Kamu tau penculik nya ?" Pertanyaan Victor sekali lagi membuat Maria kaget,dan menganggukkan kepalanya.


"Siapa ?"Sambung Victor.


"Heh!" Victor menatap Maria dengan lekat.


"Kenapa Kamu tidak bisa melepaskan pria itu?"


Maria terlihat berpikir begitu lama,setelah itu baru menjawab nya.


"Aku tidak bisa mengorbankan orang lain demi keegoisan Ku,Aku tidak ingin melibatkan Calvin dalam masalah ini!" Lagi-lagi Maria membuat Victor tidak puas dengan jawaban yang ia berikan pada Victor.


"Tidak ingin melibatkan nya,atau Kamu mencintai nya,karena hal itu Kamu tidak rela melepaskannya?" Tanya Victor membuat Maria kaget.


"Iya,Aku mencintai Calvin !" Jawab Maria menekan kan kata-kata nya "Oleh sebab itu,Aku meminta Mu,untuk membantu Ku,tanpa mengorbankan orang lain!Aku tau Kamu bisa makanya Aku datang padaMu!"Sambung Maria lagi.


"Siapa yang Kamu lindungi dalam hal ini,Kamu melindungi Sulthan atau Calvin ?"Tanya Victor lagi.


"Eeemmmm!Nyonya Flores tidak menyukai Airin,ia meminta kepada Ku,untuk tidak melepaskan Calvin kepada Airin,karena ia tidak ingin memiliki menantu seperti Airin !" Maria menundukan kepala nya.

__ADS_1


"Seperti nya Kamu sangat menyayangi Mereka,Aku bisa membantu Mu,tapi Aku punya satu syarat !" Ucap Victor kepada Maria.


"Apa syarat Mu?" Tanya Maria memegang tangan Victor.


"Aku akan menyelamatkan Sulthan,tapi ia tidak akan tinggal bersama Mu lagi,ia akan tinggal bersama Ku!"Tegas Victor,membuat Maria kaget,dan melepaskan tangan nya.


"Kenapa ?Kau tidak setuju ?" Tanya Victor lagi


"Aku,Aku tidak bisa hidup tanpa Sulthan,jangan pisahkan Kami,Aku mohon !" Ujar Maria,air mata nya mulai menetes,Victor melihatnya,ia merasa tidak tega.


"Aku tidak bisa mengorbankan Sulthan untuk keegoisan kalian !"Tegas Victor,lalu berdiri ingin meninggalkan Maria.


"Tunggu !"Maria memanggil nya lagi.


"Aku bisa membiarkan Sulthan tinggal bersama dengan Mu,dengan satu syarat,setelah pernikahan Ku dengan Calvin !" Sambung Maria lagi.Pernyataan Maria membuat Victor terkejut lalu berbalik berjalan kearah Maria lebih dekat.


"Aku bukan orang yang egois,Aku tidak akan memisahkan ibu dan Anak,Sulthan membutuhkan Mu,jadi Aku tidak akan mengambil Sulthan dari Mu!" Pernyataan Victor membuat Maria merasa bersalah,ia telah salah menilai Victor,Pria ini tidak sama seperti dua tahun yang lalu saat pertama kali ia kenal.


"Aku telah merasakan bagaimana hidup tanpa seorang ibu,jadi Aku tidak akan membiarkan Sulthan merasakan itu juga !" Sambung Victor lagi,Maria memegang dadanya sendiri,ia baru teringat kalau Victor juga menjadi orang yang keras dan dingin semenjak di tinggal ibunya.


"Victor terimakasih !" Ucap Maria,dengan senyuman manis di wajahnya.


"Apakah Aku boleh bertanya?"Victor memegang bahu Maria,membuat Wanita ini gugup.Maria menganggukkan nya.


"Pernah kah Kau mencintai Ku?walaupun hanya sebentar,sesaat,sehari atau tidak pernah sama sekali?"Suara serak Victor terdengar begitu sendu, masih memegang bahu Maria,menatap bola mata wanita ini yang bersinar,seketika menjadi redup.


"Aku,Aku..!" Maria tidak bisa menjawab,jika ia memberitahukan hal yang sebenarnya mengenai perasaan nya kepada Victor,maka ia tahu kalau Victor akan menggagalkan pernikahannya,Maria cukup mengenal Pria ini.


"Cukup!tidak perlu menjawab,karena Aku telah mengetahui jawaban Mu!" Ucap Victor,menarik tubuh Maria dalam pelukan nya,membuat Maria terkejut.Namun,Maria seketika merebahkan kepala nya di dada bidang Victor,ia dapat merasakan debaran dan detak jantung Victor yang berdetak begitu kencang.


"Aku berjanji,Aku akan menyelamatkan Sulthan,Aku akan membawa nya kembali padaMu!" Ucap Victor,melepaskan pelukan Maria.


"Terimakasih,Aku akan kembali,Aku menunggu Sulthan di rumah,Kamu hati- hati!" Seru Maria,Victor mengangguk nya,sebelum ia pergi,ia menatap kearah Maria dengan Senyuman pahitnya.

__ADS_1


__ADS_2