SuamiKu Angry Birds

SuamiKu Angry Birds
27# Penthouse Flores


__ADS_3

Maria duduk di sebelah Nyonya Flores,menatap hidangan mewah yang telah tersaji kan di atas meja makan.


"Apa yang ingin Kamu makan,ini bagus untuk ibu hamil,makan lah yang banyak !"


Ucap Nyonya Flores memberikan sepiring ikan salmon kepada Maria.


Calvin menyempitkan mata nya melirik kearah Maria,lalu menghentikan makan malam nya.


Ting..!


Calvin membanting sendok yang ia pegang tadi,membuat Nyonya Flores dan Maria kaget,lalu serentak menatap kearah Calvin.


"Sayang ..!"Panggil Nyonya Flores,saat melihat Calvin sudah bangkit dari duduk nya.


"Aku sudah kenyang!Mah,Kalau sudah makan datang lah ke ruangan kerja Ku!"Titah Calvin beranjak pergi.


"Kamu jangan terpengaruh dengan sikap nya ya,Dia memang seperti itu,tapi sebenarnya ia baik,dan juga orang nya cukup penyayang!" Nyonya Flores memegang bahu Maria,menyuruh Wanita ini melanjutkan makan malam nya.


Setelah selesai makan malam,Nyonya Flores mengantar Maria ke kamar nya,dekat dengan ruangan kerja Calvin.


"Ini kamar Mu,Kamu istirahat saja,pelayan akan membawakan baju - baju ganti untuk Mu!" Ucap Nyonya Flores, meninggalkan Maria di depan kamar.


Ceklek !


Nyonya Flores menghampiri anaknya yang berdiri di jendela ruangan kerja.


"Ada apa sayang?" Tanya Nyonya Flores menghampiri Anaknya.


"Mah!kenapa mama membawa Dia kemari ?"Tanya Calvin


"Eemm!Dia baru saja bercerai dengan suaminya!Mama kasian melihat nya apalagi dalam keadaan hamil!"Jawab Nyonya Flores.


"Jika Wanita di ceraikan dalam keadaan hamil,pasti bukan wanita baik-baik!" Seru Calvin memegang bahu mamanya.


"Kamu jangan bicara seperti itu,Maria adalah perempuan baik,mama bisa melihat nya,Dia sudah menolak ajakan mama berkali- kali,tapi mama yang memaksa nya,ke depan nya bantulah Dia untuk melewati masa sulit nya !" Pinta Nyonya Flores memegang tangan Anaknya.


Calvin hanya bisa menganggukkan kepala nya saja,tidak berani menolak permintaan mamanya.


***


Sudah larut malam,Maria keluar dari kamar nya,berjalan menuju dapur,ia berasa perut nya keroncongan berkeinginan mencari makanan sisa-sisa untuk mengganjal kan perut nya.


Dalam waktu bersamaan,Calvin juga keluar dari kamar nya,sudah biasa bagi Calvin,bangun tengah malam hanya untuk mengambil minuman di dapur.

__ADS_1


Saat Calvin masuk ke dalam ruangan dapur,ia melihat sebuah bayangan wanita dengan rambut yang terurai,dan memakai baju berwarna putih,spontan membuat Calvin kaget.


Prang ..! "Aah.."Maria kaget menoleh kearah Calvin.


"Se...tan !" Teriak Calvin dan berbalik.


Dugh !Pria ini malah menabrak kursi yang di depan nya saat berbalik.


Klik ! Maria menghidupkan lampu dapur,dan berjalan kearah Calvin yang sedang memegang lutut nya.


"Kamu !" Ucap Calvin menatap kearah Maria yang berdiri di depan Calvin.


"Apa yang Kau lakukan di sini tengah malam ?" Sambung Calvin lagi berdiri tegak di depan Maria, menahan rasa sakit di lutut nya.


"A-a-a..."


"A a a a,bicara yang jelas!" Ucap Calvin dengan tegas,membuat Maria menundukan kepala nya.


"Apa yang Kau lakukan?" Tanya Calvin lagi dengan sedikit menurunkan nada bicaranya.


"A-ku merasa lapar,jadi ingin mencari sedikit sisa makanan di dapur!" Jawab Maria jujur menundukan pandangannya.


"Eeemm..!"Calvin melipatkan kedua tangannya di dada,menatap kearah wanita malang itu,dengan rasa iba.


Dengan patuh Maria menunggu di kursi makan,sesekali melirik kearah Calvin yang sibuk mengeluarkan makanan yang di simpan pelayan.


"Nih,makan sepuasnya!"


Ucap Calvin mengeluarkan banyak sekali makanan ringan untuk Maria.


"Terimakasih Tuan!"Ucap Maria,mengambil piring yang berisi Pai kacang .


Calvin menarik kursi yang ada di depan Maria,dan segera duduk membuka minuman kaleng nya.


Saat ia akan meneguk minuman yang ada di tangannya,pandangan Calvin teralih kepada Maria.


"Apakah Wanita saat makan terburu- buru akan sangat lucu begitu!"Batin Calvin terus saja menatap Maria,tanpa sengaja ia tersenyum.


"Tuan maaf,kalau sikap Saya tidak sopan!"Ucap Maria menyadarkan Calvin dari pandangan nya.


"Kamu makan saja!"Jawab Calvin meninggalkan Maria di meja makan,ia segera kembali ke kamarnya.


Maria hanya menganggukkan kepalanya lalu tersenyum.

__ADS_1


***


Keesokan pagi,Maria sudah berada di dapur bersama dengan pelayan yang lain.Ia membantu Mereka menyiapkan sarapan,setelah siap langsung di hidangkan diatas meja.


Nyonya Flores dan juga Calvin datang bersamaan,Maria sedang menuangkan jus ke dalam gelas,Nyonya Flores tersenyum melihat kearah maria.


"Pagi sayang ..!" Sapa Nyonya Flores.


"Pagi Nyonya !"Maria menundukkan kepala nya.


"Panggil saja Tante,jangan panggil Nyonya,panggil Mama juga boleh he he he!" Nyonya Flores suka menggoda Maria,apalagi melihat Maria yang suka malu-malu.


"Tuan selamat sarapan !" Maria melihat kearah Calvin,Pria ini hanya tersenyum tanpa menjawab sepatah kata pun.


"Ayooo makan bersama !" Ucap Nyonya Flores kepada Maria yang berdiri di sebelah nya.


"Saya akan sarapan dengan pelayan lain Nyo..ehh Tante !"Jawab Maria dengan sopan.


"Kamu adalah tamu Saya ,jadi makan bersama dengan Saya,duduk lah!"Titah Nyonya Flores,Maria segera menarik kursi dan duduk bersebelahan dengan Nyonya Flores.


Setelah selesai makan,Calvin segera bangkit dari duduk nya dan hendak pamit ke kantor.


"Huuueeekk !"Maria menutup mulut nya saat hendak muntah,Nyonya Flores dan Calvin melirik kearah Maria.


"Sayang,Kamu baik- baik saja ?" Tanya Nyonya Flores kepada Maria,dan memegang bahu gadis ini.


Maria hanya mengangguk nya saja.


"Huuueeekk ..Huuueeekk!" Maria segera berlari ke arah wastafel,dan muntah disana setelah itu membersihkan mulut nya.


Nyonya Flores dengan sabar mengusap pelan punggung Maria,mengenakan gadis ini.


"Nanti Tante suruh buatkan minuman jahe sama pelayan untuk menghilangkan rasa mual,awal kehamilan memang sering seperti ini,jadi Kamu harus sabar melewatinya!" Ucap Nyonya Flores menuntun Maria duduk kembali di kursi,Calvin memberikan segelas minuman kepada Maria.


"Nih minum dulu!"Ucap Nya.Maria segera mengambil minuman di tangan Calvin dan meminum nya.


"Mah,Aku berangkat ke kantor dulu,seperti nya Haris sudah datang menjemput!" Ucap Calvin,mencium pipi Nyonya Flores,ia segera berjalan kearah pintu keluar dari ruangan dapur.


"Ayoo..Tante bawakan Kamu jalan- jalan sekitar sini,biar lebih sedikit lega suasana disekitar sini sejuk dan akan membuat Mu lebih rileks !" Ucap Nyonya Flores membantu Maria bangkit dari duduknya .


"Tante terimakasih sudah izin kan Saya tinggal disini!" Ucap Maria memegang tangan Nyonya Flores.


"Tante yang berterimakasih,dengan adanya Kamu Tante tidak merasa kesepian lagi!disaat Calvin ke kantor atau menjalankan bisnis ke Negara lain,Tante pasti tinggal sendiri dirumah,tapi sekarang sudah ada Kamu yang menemani Tante !"

__ADS_1


Nyonya Flores begitu baik memperlakukan Maria,Dia tidak pernah mengungkit masa lalu Maria,atau menanyakan perihal perceraian Maria dengan mantan suaminya.


__ADS_2