SuamiKu Angry Birds

SuamiKu Angry Birds
87.Hanya menggoda


__ADS_3

Bugh !


Maria memeluk suaminya,sikap Maria yang saat ini membuat Victor kaget.


"Sayang,Aku hanya bercanda,Aku tidak suka bunga tulip!"Ucap Maria dengan lirih,tangan nya memeluk sang suami dengan erat.


"Aku hanya suka bunga mawar saja,Aku tadi hanya mencoba menggoda Mu,Aku mau lihat seberapa besar Kamu cemburu!" Sambung Maria lagi,kali ini ia mengucap sambil menangis,ia tidak tahu jika sikap bodoh nya ini membuat tempramen Victor kumat.


"Sayang,apa yang Kamu katakan ?"Tanya Victor memegang bahu Maria,namun wanita ini tidak mau melepaskan pelukan nya,ia takut Victor akan memarahi nya.


"Coba katakan dengan jelas,lepas kan dulu tubuh mas sayang ..!"Pinta Victor dengan lembut.Maria menggelengkan kepala nya.


"Kenapa ?"Tanya Victor yang bingung,Maria tidak mau melepas pelukan nya.


"Aku takut,mas marah pada Ku !" Lirih Maria dengan suara kecil.


"Sayang,Aku tidak marah padaMu,hanya Aku kesal saja,Pria lain tahu kesukaan istri Ku,sedang kan Aku tidak,Kamu lihat bunga mawar itu masih mekar sampai saat ini belum juga layu,Karena Aku memberikan nya penuh cinta kepada Mu sayang !" Pungkas Victor,menarik lagi tubuh Maria,agar melepas pelukan nya.


Maria melepas tangan nya yang melingkar di pinggang Victor,Pria ini memegang dagu Maria,lalu mengangkat nya keatas,Maria menatap sang suami dengan matanya yang sayu.


"Lain kali jangan begini,jangan memancing emosi Ku,bisa saja Aku menyakiti Mu,kalau Aku tidak bisa mengontrolnya!" Ucap Victor dengan lembut,lalu menyeka air mata istrinya.


"Suami Ku...!"Panggil Maria menatap tajam ke arah Victor,Pria ini mendekatkan wajahnya kepada Maria.


Cup !


Victor melu matkan bi bir Maria dengan lembut,membuat Maria dengan cepat membalaskan cium*n itu.


Cium*n Victor begitu panas,bahkan Victor tidak dapat menahan gejolak rasa yang muncul di benak nya,rasa ingin lebih dari sekedar cium*n.


Victor segera mengendong Maria di depan nya,sambil bercium*n,ia membawa istri keatas ranjang.Lalu perlahan menurunkan nya.


Victor membuka kancing baju Maria,ia menangkal kan br* yang di kenakan Maria,membuat nya ke atas lantai.


Plup..plup..plup...plup..


Suara lahapan melon dari bi bir Victor yang begitu ganas dan rakus.

__ADS_1


"Aah,mas pelan,Kau menyakiti melon Ku!" Lirih Maria yang mendapatkan serangan bertubi-tubi dari suaminya.


Entah set*n mana yang merasuki tubuh Pria dingin ini,sehingga dapat melakukan hal yang begitu ganas kepada istrinya,ia bahkan tidak membiarkan Maria bernafas dengan tenang.


"Haaah..Haah!"Maria merasakan mengap - mengap dengan nafas yang memburu saat Victor menci*m bi bir Maria dengan rakus.


"Sayang apa yang Kamu lakukan,lepaskan Aku !" Maria memberontak saat Victor tidak berlaku lembut kepada nya.


"Ha..ha..ha..ha...!"Gelak tawa Victor membuat Maria membelalakkan matanya.


'Apa lagi ini,kenapa Dia tertawa,apa Dia benar kerasukan iblis?'


"Sayang...sayang ...!"Panggil Maria dengan suara gemetar.


"Puuuffffttt!"Victor menahan tawanya"Aku hanya menghukum Mu sayang,yang berani menggoda Ku !" Sambung Victor lalu berbaring di sebelah Maria,masih menahan ketawa nya,yang melihat sang istri begitu ketakutan.


"Enggak lucu aaah !"Ketus Maria yang kesal,di kerjai begitu.


"Siapa yang duluan ngerjai Aku ?"Tanya Victor duduk di sebelah Maria yang masih berbaring.


Victor melihat Maria dengan dekat,posisi. Maria masih berbaring,sedangkan Victor sudah duduk di sampingnya,menatap tajam kearah istrinya.


"Sayang..!"Panggil Victor,memegang tangan istrinya,Maria menoleh kearah Victor.Pria ini mengecup tangan istrinya,lalu tangan lain membelai rambut Maria,sembari mengembangkan senyum tampan nya kepada sang istri.


Baju Maria masih terbuka begitu lebar,bahkan kedua melon begitu menantang membuat Victor tidak konsentrasi dalam berbicara,mata nya selalu melirik ke arah melon tersebut.


Pak !


Satu tangan nya berhasil mendarat di atas buah melon,membuat Maria kaget lalu melirik ke bawah.


"Sayang apa yang Kamu lakukan?" Tanya Maria menahan tangan Victor yang mencoba menyentuh pu ting su su Maria.


"Sekali lagi !" Bisik Victor


"Semalam udah!" Jawab Maria ketus.


"Tapi Aku mau nambah !" Jawab nya langsung menin dih tu buh Maria.

__ADS_1


"Tidak sayang,Kau tidak Aaahh...!" Victor sudah menyentuh bagian sensitif Maria.


"Sayang hentikan,Aku sudah tidak bisa menahan !" Lirih nya lagi mata nya terpejam,jari nakal Victor sudah menyelinap di bawah sana.


"Lanjut apa udahan !" Bisik Victor di telinga Maria,namun jari nya mari bergerak di dalam sana.


"Aah sayang..lan..jut...Aaahh....!"Mendengar ucapan Maria membuat Victor begitu bersemangat.


Cup..cup..cup..!berkali -kali ia menci*m sang istri nya.


Tubuh Maria menggeliat saat ia akan mencapai pada puncak nya,namun Victor segera menarik tangan nya,membuat Maria sedikit kecewa langsung menatap nya dengan tajam.


Victor hanya tersenyum geli berhasil membuat Maria kesal.Ia segera menurunkan ce la na nya,lalu menuntun si utun masuk goa.


Jleb...!


"Aaaggrh..!"


"Sayang hangat utun di dalam goa Mu !" Bisik Victor membuat wajah Maria bersemu merah menahan malu.


Jleb ..jleb..jleb..


Suara penyatuan di bawah sana begitu menggoda siapapun yang mendengar nya,bahkan Victor dengan sengaja mempercepat gerakan nya agar bisa mendengar lebih keras suara itu,dapat membangkitkan gair*h nya lebih dalam.


"Ugh..!Ooh..!"Maria mendongakkan kepala nya saat cai ran ken tal mengalir dari sela -sela goa.Maria baru saja mencapai kenikmatan nya yang sempat tertunda.


Melihat Maria sudah mencapai puncaknya,Victor segera mempercepat kan pinggul nya agar ia juga segera pada tahap yang ia tunggu -tunggu.


"Aagrh,Sayang pelan sedikit!" Protes Maria,yang melihat suaminya begitu bersemangat.


"Tahan tahan..!tahan ya sayang!tahan..!"Ucap Victor dengan terbata,Pria ini juga akan segera kli maks,tapi ia melambatkan gerakan nya agar bisa berlama-lama memainkan si utun di goa hantu.


"Sayang..aah..sayang..!"Maria menjambak rambut Victor dengan kuat,karena jari nakal Victor menyelinap masuk di sela-sela si utun.


"Aakkkhh..!!dasyat!Aahhh.....!"


Teriakan Victor begitu kuat membuat Maria menutup mulut Victor agar tidak membangunkan seisi rumah,padahal ruangan tersebut kedap suara.

__ADS_1


"Aah!Haaah..haaah..!


Nafas nya mengap-mengap seperti habis berlari begitu jauh,siutun masih dibiarkan di dalam sana,sementara ia sudah sampai pada puncaknya,Victor pun tertidur dalam keadaan si utun menyatu.


__ADS_2