SuamiKu Angry Birds

SuamiKu Angry Birds
41.Malam pertunangan


__ADS_3

Aros telah menghubungi Victor,namun Pria itu tidak menjawab nya,bahkan handpone nya mati setelah beberapa menit kemudian.


Victor membawa Oma ke negara Australia dimana Mark sepupu Victor sedang melangsungkan karir nya di bidang pembalap.


Oma mengetahui dari stasiun televisi yang meliput berita tentang Mark,maka dari itu Oma bergegas untuk menghampiri nya langsung,sehingga semua persiapan pertunangan Calvin dan Maria di serahkan ke pada Aros dan manager hotel.


Victor baru sampai di salah sa-tu hotel yang telah di pesankan oleh Victor,ia juga menghubungi Mark untuk menjemput Oma di hotel,agar Oma bisa beristirahat di Penthouse milik Mark.


Begitu mengetahui Oma sudah tiba di Australia,Mark yang tadi sedang berlatih segera meninggalkan lokasi,dan pergi menjemput Oma.


"Tunggu sebentar disini,Mark akan datang menjemput Oma,setelah itu baru Aku kembali!"Ucap Victor,mengantar Oma ke lobi hotel.


Victor baru teringat akan ponsel nya,ia segera merogoh nya di saku jas,namun tidak menemukannya,ia baru ingat kalau ponsel Dia letakkan diatas nakas ada di dalam kamar hotel.


"Ada apa ?"Tanya Oma yang melihat Victor kebingungan.


"Aku mencari ponsel,namun tidak menemukan nya!" Jawab Victor duduk di sebelah Oma.


"Mungkin ketinggalan di kamar !"Sahut Oma yang melihat kearah pintu utama hotel sudah ada Mark yang berjalan kearah nya.


Mark menghampiri mereka berdua,dan segera memeluk Oma,setelah itu Mark menarik Victor sedikit berjauhan dari Oma.


"Ada apa ?" Victor bertanya yang melihat Mark tergesa-gesa.


"Apa Kamu sudah melihat siara langsung pertunangan Tuan Muda Flores ? "Tanya Mark yang terlihat bingung,Mark tahu acara itu di langsung kan di hotel Mereka .


"Aku tau,bagaimana tidak tau,acara itu saja di hotel Kita!" Ketus nya beranjak pergi meninggalkan Mark.


"Tapi yang jadi calon pengantinnya,Maria apa Kamu juga tau?"


Benar saja ucapan terakhir Mark,membuat Victor menghentikan langkah nya,lalu menoleh ke arah Mark.


"Apa yang Kamu katakan ?"Tanya Victor mencengkram kuat lengan Mark.


"Yang menjadi calon Tuan Muda Flores,itu Maria istri Mu !" Jawab nya,datar dan juga kesal melihat sikap Kakak nya yang tidak pernah berubah,bahkan dalam mencari Maria saja tidak benar-benar serius malah membiarkan orang lain memilikinya.

__ADS_1


"Kamu bawalah Oma,Aku akan kembali segera setelah mengambil ponsel di kamar!ingat jangan biarkan Oma melihat televisi,terserah Kamu mau ajak kemana yang penting jauhi Oma dari pandangannya di siaran langsung,karena Oma belum tau tentang ini!" Jelas Victor panjang lebar,tanpa mengetahui Oma ada di belakang nya.


"Apa yang tidak ku ketahui ?" Tanya Oma berdiri di belakang Victor.


"Oma !" Victor berbalik dan melihat Oma,"Mark memberikan kejutan untuk Oma ia ingin mengajak Oma untuk pergi menikmati malam di sini!Oma Aku akan segera kembali,Oma sehat -sehat disini,jangan stres atau terbeban,karena itu bisa berpengaruh sama kesehatan Oma !" Ucap Victor lalu memeluk Oma nya,menyuruh Mark segera membawa Oma pergi dari hotel.


Victor yang baru mengetahui pertunangan Calvin dengan Maria,ia segera bergegas ke kamar untuk mengambil ponsel nya.


Ceklek !


Pintu kamar terbuka,mata nya tertuju kearah nakas yang ada disamping ranjang,dan juga ponsel ada disana,Victor segera mengambil nya.Namun,ponsel nya malah mati total,ia segera mengisi nya kembali agar bisa menghubungi Aros,menanyakan perihal acara pertunangan itu.


Setelah menunggu li-ma menit ia segera pergi membawa pengisi daya baterai bersama nya,karena telah memesan tiket PP membuat Victor tidak ketinggalan pesawat.


***


Calvin bersama dengan Maria,juga Sulthan yang di gendong oleh Nyonya Flores, berjalan kearah aula yang telah di siapkan oleh pihak hotel untuk acara pertunangan Mereka berdua.


Setiap jalan memasuki ruangan itu,Maria mengembangkan senyuman manis nya,membuat Calvin juga ikut tersenyum melihat calo istrinya yang tersenyum.


Calvin meminta Haris untuk menjaga Nyonya Flores dan juga Sulthan selama acara berlangsung.


"Apa Kamu gugup ?"Tanya Calvin memegang tangan Maria yang begitu dingin.


"Sedikit "Jawabnya tersenyum


"Sebentar lagi acara nya akan di mulai,Kamu harus mempersiapkan diri Mu!" Bisik Calvin lagi,membuat Maria mengangguk nya.


"Tuan ini cincin nya!" Haris memberikan sepasang cincin kepada Calvin,cincin yang akan di gunakan nya untuk pertunangan malam ini.


"Kamu terlihat cantik!" Calvin tidak melepaskan tangan Maria walau hanya sedetik,ia terus menggenggam tangan calon istri nya itu.


"Kamu juga tampan !" Pernyataan Maria membuat Calvin mengembangkan senyumnya.


Sampai saat ini Calvin belum punya keberanian untuk mengungkapkan kebenaran atas penyakitnya,bahkan Nyonya Flores sendiri juga tidak tahu.

__ADS_1


"Apa Aku boleh mengendong Sulthan sebentar?" Tanya Maria yang terus melirik ke arah Anaknya yang ada di gendongan Nyonya Flores.


"Kamu boleh mengendong nya setelah pertunangan selesai,sekarang biarkan Aku menggenggam tangan Mu dulu,Aku tidak ingin melepaskan nya !" Jawaban Calvin malah membuat Maria tersipu malu,Maria hanya bisa nurut atas perkataan calon suami nya,membiarkan Sulthan dalam gendongan Nyonya Flores.


Semua nya berjalan dengan lancar,bahkan terlihat kedua nya yang sangat menikmati malam pertunangan itu.


Calvin mengajak Maria untuk menyapa semua para tamu undangan,Calvin ingin memperkenalkan Maria kepada semua kolega nya yang datang.Calvin juga mencari sosok Aros dan Victor.Namun,ia tidak menemukan mereka,bahkan manager hotel juga tidak disana.


"Kamu sedang mencari sesuatu ?"Tanya Maria saat melihat Calvin yang melirik kanan dan kiri.


"Tidak!Ayooo Aku kenalkan dengan beberapa rekan bisnis Ku!" Jawab nya sembari menggandengkan tangan Maria berjalan kearah para tamu undangan.


Nyonya Flores yang sedang mengendong Sulthan di temani oleh Haris.


"Dimana Tuan Calvin ?" Tanya Aros yang baru saja datang.


"Tuan sedang menyapa tamu undangan,apakah ada hal penting,jika ada bisa langsung sampaikan kepada Saya!"Jawab Haris.


"Tolong berikan pesan kertas ini kepada Tuan Calvin,ini dari tuan Victor !"


Haris menerima kertas pemberian Aros,ia tidak membukanya,namun langsung pergi mengantar kepada Calvin..


"Aakh..!"


"Adduuuhh!"


Seorang tamu tanpa sengaja menabrak Nyonya Flores yang sedang mengendong Sultan.Sehingga minuman yang di bawah tamu tersebut membasahi baju Nyonya Flores.


"Maaf Nyonya Saya tidak sengaja,Saya akan membersihkannya!" Ucap tamu wanita itu,mengeluarkan selembar tisu.


"Tidak masalah Aku akan membersihkan nya sendiri!" Jawab Nyonya Flores.


"Aku akan mengantar Anda ketoilet,mari Saya bantu !" Tamu Wanita itu membawa Nyonya Flores dan juga Sulthan menuju toilet.


"Anda masuk lah dulu,biar Anak ini Saya yang menjaganya!" Ucap Wanita itu lagi dengan tersenyum ramah.

__ADS_1


"Baiklah,tolong jaga Dia sebentar,saya akan membersihkan baju Saya dulu !"


Nyonya Flores masuk ke dalam toilet,sementara Sulthan dan Wanita tersebut menunggu nya di luar toilet.


__ADS_2