
Mampir ya di novel baru Kita !!!
"Aahh!" Teriak Ezra yang tiba- tiba di tarik oleh Candra.
Bugh!
Tubuh Ezra terjatuh diatas Candra,membuat mereka berdua terjatuh ke lantai,Pria ini sontak kaget saat kedua tangan nya menyentuh buah kenyal,Candra menekan lembut dada Ezra.
"iiihh ..!Ck" Kesal Ezra segera bangkit dan berlari ke dalam kamar mandi.
"Dasar mes*m !" Teriak Ezra di dalam kamar mandi.
"Apa itu tadi !" Gumam Candra yang berusaha bangkit.
Ceklek !
Ezra keluar dari dalam kamar mandi,mengenakan baju mandi nya,lalu berjalan mendekati ranjang.
"Dimana baju ganti Ku ?" Tanya Ezra melirik kearah Candra yang berjalan kearah nya.
"Kenapa buru - buru berpakaian!" Ucap Candra menekuk kan badan nya di depan Ezra memegang tepi ranjang.
"Kita belum makan makan !Aku lapar "Ucap Ezra memalingkan wajahnya.
"Aku juga lapar!tapi Aku tidak ingin makan yang berbeda malam ini!" Ucap Candra mendekat kearah Ezra yang masih duduk.
Bugh !
Candra menekan tubuh Ezra keatas kasur,menyentuh pipi nya dengan lembut.
Baru juga menyentuh wajah,batang singkong sudah memberontak di balik cela na.
"Sial !" Umpat Candra saat merasa sesuatu sudah mengeras di bawah sana,tanpa sengaja batang singkong itu menyentuh paha Ezra yang sedikit terbuka,membuat Wanita ini kaget lalu menutup mulut nya.
"hmmp !" Ezra menatap Candra,Pria ini menyadari ada yang salah,ia segera bangkit,dan berdiri.
"Aku mandi dulu!" Ucap Canda berjalan kearah kamar mandi.
__ADS_1
"Dimana baju ganti ?" Tanya nya lagi,sebelum Candra masuk ke kamar mandi.
"Tuh !" Jawab Candra melirik kearah koper yang berdiri di sudut kamar.Ezra segera berjalan kearah koper,dan membukanya,mata Ezra kaget melihat isi koper yang laknat itu.
"Dasar mes*m !" Umpat Ezra lagi melihat isi koper,tidak ada yang benar.
Tak lama kemudian Candra sudah keluar dari kamar mandi,tapi Ezra masih belum juga ganti baju.
"Kenapa belum siap- siap?kata nya lapar !" Ucap Canda membuka koper miliknya yang satu lagi.
"Kamu sengaja ya,siapkan baju untuk Ku yang tidak layak pakai !" Gerutu Ezra dengan kesal,masih memikirkan isi koper yang laknat tersebut.
"Kenapa?"Candra masih bingung,lalu mendekat,"Biar Aku periksa "Sambung nya lagi,ingin mengambil koper di dekat Candra.
"Jangan !" Teriak Ezra melarang Candra menyentuh koper nya,tapi Candra sudah keburu mengambilnya,semua isi koper tumpah dan berserakan di depan Candra,Pria ini kaget,dan melihat kearah Ezra yang sudah malu.
"Ini ?" Candra terlihat bingung,semua isi nya lingerie dan juga pakaian dalam milik Ezra.
"Siapa yang siapkan koper Ku ?" Tanya Ezra kesal berdiri di depan Candra.
"Itu ..itu Marco yang siapkan barang milik mu !" Jawab Candra.
"Kamu gila ya!kenapa Kamu suruh Marco yang menyiapkan ini,Kamu sengaja membiarkan orang lain mengetahui ukuran pakaian dalam milik istri Mu!enggak tau malu banget !" Kesal Ezra memungut semua barang yang sudah berserakan lalu memasukan kembali kedalam koper.
"Itu Aku hanya meminta Marco menyiapkan koper baju milik mu saja,mungkin ini disiapkan oleh Asisten wanita nya !" Ucap Candra membantu Ezra memungut barang yang berserakan tersebut.
"Jangan disentuh !" Teriak Ezra sekali lagi,dan kaget melihat benda segitiga berwarna merah renda ada di tangan Candra.Ezra segera merebut nya,dan Candra tidak melepaskan nya,akhirnya mereka merebut benda itu.
"Sini!" Ucap Ezra menarik benda segitiga itu
"Biar Aku saja!" Jawab Candra juga menarik nya.
"Candra lepas!"Pinta Ezra,dengan wajah yang sudah terlihat memerah.
"Ezra biar Aku bereskan saja,Kamu ganti baju saja !" Jawab Candra belum melepaskan benda segitiga itu.
Dugh !
Ezra menendang Candra,dan mengambil benda yang ada di tangan pria itu,segera menutup kopernya.
__ADS_1
"Dimana koper lain?" Tanya Ezra yang bangkit
"Ada disana !" Candra melirik kearah sudut kamar,Ezra segera mendekat dan membuka koper baju kedua.
"Kenapa semua nya mini?" Protes nya lagi,melihat baju semua nya terbuka bagian dada dan punggung,bajunya juga pendek.
"Sini biar Aku periksa,jika tidak ada yang cocok Kita cari yang baru !" Seru Candra melihat isi koper milik Ezra.
"Cari yang baru saja,ini mah seperti orang telan jang !" Seru Candra menutup kembali koper nya.
"Jadi Kau harus pakai apa?" Ezra kembali duduk di tepi ranjang.
"Gini saja,pilih saja salah satu yang menurut mu nyaman,nanti setelah makan malam Kita pergi cari baju yang lain !"
Akhir nya Ezra memilih dress berwarna hitam sepaha,dan terbuka depan dan belakang,terlihat begitu jelas bentuk tubuhnya,bahkan di bagian dada sangat menonjol.
Candra yang melihat nya menelan ludah,lalu memberikan jas mantel milik nya untuk di kenakan oleh Ezra di luar biar tidak terlihat terbuka.
"Sudah siap ?" Tanya Candra saat sedang membenarkan dasi miliknya.
"Sudah !" Jawab Ezra memegang jas mantel di tangan,belum mengenakan nya.
Candra segera memalingkan wajah saat melihat tubuh mulus Ezra yang begitu jelas.
"Langsung pakai saja jas mantel nya "Titah Candra.
"Nanti saja setelah sampai di restoran,Kita harus naik mobil lagi !" Jawab Ezra berjalan kearah pintu,begitu membuka pintu Santiago sudah menunggu Mereka.
"Bos,Nyonya muda!"Sapa Santiago.
"Paling kan wajah mu!"Ucap Canda berdiri di depan Ezra yang melihat Santiago tanpa mengedipkan matanya melihat kearah Ezra.
Mereka bertiga segera keluar dari dalam hotel,semua mata tertuju kearah Ezra,Candra menyadarinya,dan membuat Pria ini kesal.
Blam !
Candra membanting pintu mobil,santiago menyadari kalau bos nya tidak senang dengan baju yang di kenakan oleh Ezra.
"Apa perempuan itu suka sekali memamerkan tubuh Mereka ?" Candra melirik kearah Ezra yang duduk di sebelah nya.
__ADS_1
"Apa maksud mu?baju ini juga di siapkan oleh kalian,yang seharusnya marah Aku bukan Kamu !" Jawab Ezra kesal,memalingkan wajahnya kesamping.