SuamiKu Angry Birds

SuamiKu Angry Birds
8# Perjanjian


__ADS_3

Setelah memarahi Maria,Victor merasa kasihan,apalagi dengan kondisi Maria saat ini.Maria masih merasa kehilangan setelah Papa nya meninggal,bahkan Maria tidak sempat melihat yang terakhir kali nya.


Victor keluar dari kamar nya,turun kelantai dasar menuju kamar Maria.


Ceklek..!


Pintu kamar terbuka,didalam nya terlihat begitu gelap,Maria tidak menyalakan lampu nya.


"Hiks ...Hiks...!" Terdengar suara seseorang yang sedang menangis duduk di pojok ranjang dengan menundukkan kepala nya.


Victor masuk kedalam kamar,tanpa bersuara,berjalan mengikuti arah suara tersebut.


"Kenapa Kau menangis ?" Victor berdiri tepat di depan Maria,Wanita ini baru menyadari nya,saat Victor berbicara.


"Kenapa Kau disini ?" Bukan nya menjawab pertanyaan Victor,Maria malah berbalik bertanya kepada Victor,membuat Pria itu menggelengkan kepala nya.


Maria bangkit dari duduk nya,berdiri di depan Victor mendongakkan kepala nya,karena Victor lebih tinggi dari Maria.


"Mari berpisah baik - baik !" Ucap Maria kata - kata itu keluar begitu saja dari mulut Wanita itu.


"Hiks ..hiks.." Maria masih menangis,sesekali menyeka air mata nya dengan kasar.


"Alasannya ?" Victor masih perlu mengetahui apa alasan dari keputusan Maria.


"Karena pernikahan ini atas dasar perjodohan dari Papa dan Oma Tuan Victor,tapi sekarang hiks...sekarang Papa Ku sudah tidak ada,Aku ingin berpisah dari pernikahan ini,hiks ..."


Jawab Maria masih dengan menangis.


"Apa yang dirasakan Wanita ini,kenapa Dia bisa menangis begitu pilu " Batin Victor menatap serius kearah Maria,belum menjawab dari pernyataan Maria barusan .


"Jika Aku menolak ?" Victor kembali bertanya kepada Maria.


"Aku tetap akan bersikeras ingin pisah,Aku tidak ingin hidup dengan orang yang menyebabkan kematian Papa Ku!" Ucap Maria dengan keras,Victor yang mendengar menyempitkan matanya .


"Baiklah!" Ucap Victor mendekat kearah Maria "Aku setuju berpisah dengan Mu,Aku punya satu permintaan !" Sambung Victor lagi


"Permintaan apa?"


"Tunggu sampai Oma sehat,Aku akan berbicara mengenai perceraian Kita dengan Nya,tapi selama Kau berstatus istri Ku,tolong jaga sikap Mu didepan Oma,rawat Dia dengan baik,lebih cepat Dia membaik akan lebih cepat bagi Mu mendapatkan surat cerai!"


Maria berpikir sejenak,mulai mencerna perkataan Victor barusan.


"Baiklah Aku setuju,mulai sekarang Kita hanya rekan yang saling menguntungkan,ingat di luar itu Kita bukan siapa - siapa !" Ucap Maria dengan penuh keyakinan kalau Victor tidak akan mengingkari janji nya.

__ADS_1


"Deal ..!"


"Deal ..!"


Mereka berdua berjabat tangan,Mereka telah membuat kesepakatan dalam hubungan Mereka.


***


Keesokan paginya,di meja makan terlihat suasana yang begitu canggung,karena baru pertama kali Victor dan Maria serta Oma makan bersama di meja yang sama.


"Oma senang lihat kedekatan kalian berdua,Oma yakin sebentar lagi Oma akan bisa memiliki cucu !" Ucap Oma Armani


"uhukk..uhuk..." Maria terbatuk - batuk mendengar ucapan Oma Armani,karena sebelum nya Maria dan Victor berencana akan bercerai,setelah kesehatan Oma membaik,tapi Oma malah memikirkan cucu dari Mereka.


"Minum dulu!" Victor memberikan segelas minuman kepada Maria,Wanita ini segera mengambil nya,Oma memperhatikan kedekatan Mereka .


"Terimakasih ..!" Ucap Maria melirik kearah Victor sambil menanyakan sesuatu lewat matanya.Victor juga malah membalas dengan syarat mata nya yang Maria tidak mengerti.


"Victor,Oma dengar dari Aros Kamu sedang membuka casting baru di bagian perfilman Kamu,kenapa tidak mengajak sekalian Maria bekerja sama Kamu,mana tau Dia bisa membantu Kamu di tempat syuting !" Oma Armani melihat kearah keduanya secara bergantian.


"Ten...."


"Saya tidak bisa Oma,Saya punya kesibukan lain !" Sambung Maria segera sebelum Victor selesai berbicara.


Bugh...!


"Awww ..!"


Victor menendang kaki Maria,menyuruh perempuan ini untuk setuju kerja sama Dia,agar Oma senang .


"Kenapa sayang ..!" Tanya Oma saat melihat Maria berteriak .


"Enggak Oma,tidak sengaja Kaki Saya di gigit,iya di gigit oleh kucing berkumis ..!" Cibir Maria melirik kearah Victor dengan senyum bodoh nya .


Victor reflek menyentuh bibir nya,benar saja ia punya kumis tipis,karena sibuk bekerja Dia pun tidak memperhatikan kumis yang sudah tumbuh di tempat nya .


"Berani nya Dia samain Aku dengan kucing " Batin Victor melirik kearah Maria .


"Sudah Ayo di lanjut makan nya,Kalian harus segera ke kantor,Kamu Maria juga harus ikut,tanpa penolakan !" Titah Oma,Maria pun kehabisan ide untuk menolaknya akhirnya terpaksa menyetujui keputusan Oma .


"Aros ..!" Panggil Oma segera saat melihat Mereka telah siap sarapan.


"Iya,Oma !"

__ADS_1


"Sudah kah pelayan mengantarkan makanan untuk Mark ?"Tanya Oma


"Sudah Oma,Tuan apa Kita akan berangkat sekarang ?" Aros melirik kearah Victor.


"Duluan saja,siapkan mobil,dua menit lagi Saya menyusul !"


Victor segera bangkit dari duduknya,Maria ikut menyusul Aros yang berjalan menuju pintu keluar.


"Nyonya ..!apa Anda akan ikut ke kantor ?" Tanya Aros kepada Maria yang duduk di belakang kursi kemudi.


"Iya,Oma memaksa Aku ikut,Tapi sebenarnya Aku malas jika harus bekerja di bagian Kru film,itu sangat merepotkan..!" Jawab Maria santai, menompang kan kepala nya,dengan tangan kanannya.


Ceklek..!


"Aah...!"


Maria terjatuh kedalam pelukan Victor saat Pria ini membuka pintu,tanpa sadar Maria bersandar di pintu .


Aros yang melihatnya,hanya bisa menikmati nya sambil tersenyum.


"Jika Oma melihat ini,pasti Oma akan bahagia " Batin Aros yang masih melihat Maria dalam keadaan terjatuh.


Bugh..! Victor melepaskan tangannya,sehingga membuat Maria terjatuh.


"Aah,sialan ..!"Ucap Maria,yang melihat Victor memutar ke belakang mobil.


"Biar ku bantu..!" Tiba - Tiba Mark datang membantu Maria,dan mengangkat kepala nya ke posisi semula.


Kepedulian Mark kepada Maria membuat Victor tidak senang.


"Kamu mau kemana ?"Tanya Victor saat melihat Mark akan membuka pintu mobil nya.


"Ikut ke lokasi syuting ?Aku kan pemeran utama Pria di film baru Mu Kak?" Mark menatap Victor nampak memelas,karena Mark tidak ingin membawa mobil nya hari ini.


"Masuk lah..!" Memalingkan wajahnya kesamping,Mark segera masuk dan duduk disebelah Aros.


"Bagaimana luka Mu ?" Tanya Maria yang dilirik oleh Victor dengan sinis.


"Hanya luka kecil sehari juga sembuh " Jawab Mark menoleh kebelakang sambil tersenyum kearah Maria.


"Kak ipar !Apa Kau akan menjadi artis juga?" Tanya Mark lagi.


"Aku hanya di suruh Oma ikut Tuan Victor saja.Jadi cuma bisa bantu - bantu kalian di lokasi syuting !"Jawab Maria lagi tersenyum ramah kepada Mark .

__ADS_1


"Wanita ini semalam sangat memaksa ingin berpisah,sehingga Aku berpikir mungkin Dia tertekan dengan keadaan setelah Papa nya meninggal,tanpa disangka setelah Aku menyetujui nya hari ini Dia terlihat baik - baik saja,Maria sebenarnya siapa Kamu? Apa yang Kamu ingin kan? Kenapa sangat berharap berpisah dari Pernikahan ini ?" Batin Victor masih menatap kearah Maria yang sedang fokus melihat jalan.


__ADS_2