SuamiKu Angry Birds

SuamiKu Angry Birds
63.Satu Minggu Lepas Operasi


__ADS_3

Hari ini ia akan kembali pulang kerumah,setelan sa-tu Minggu berada di rumah sakit,setelah hari itu,Victor tidak pernah datang untuk membesuk Maria di rumah sakit.


Selalu Calvin yang datang menemani Maria,kadang juga Nyonya Flores yang datang bersama dengan Sulthan.


"Ayooo...!"Seru Calvin mendorong kursi roda ke depan Maria,menyuruh wanita ini untuk duduk diatas kursi roda.


Maria tidak tahu,apa yang terjadi,kenapa Victor tidak pernah menjenguk nya setelah hari dimana terakhir kali mereka bertemu.


Calvin mendorong tubuh Maria yang duduk diatas kursi roda keluar dari ruangan inap nya.


"Dimana Tante ?" Tanya Maria yang tak melihat adanya Nyonya Flores dan Sulthan.


"Mereka ada di dalam mobil ..!" Jawab Calvin


yang mendorong tubuh Maria.


Saat Calvin keluar dari ruangan itu,Dokter Anwar datang bersama dengan Dokter Sania.


"Tuan Muda Flores!" Sapa nya,Calvin memainkan mata agar Dokter Anwar tidak membahas tentang penyakit nya di depan Maria.


"Hallo Dokter Anwar,terimakasih telah merawat calon istri Saya beberapa hari ini.


"Tidak masalah itu sudah menjadi kewajiban Kami!"


Jawab Dokter Anwar,Mereka berbincang-bincang begitu akrab.


'Aku seperti mencium parfum Victor,apa Dia ada disini ?' Maria merasakan kehadiran Victor,ia melirik ke seluruh ruangan rumah sakit,namun tidak ada sosok Victor yang ia cari.


"Kamu sedang mencari siapa ?" Tanya Calvin mengagetkan Maria.


"Tidak ada!"Jawab Maria singkat.


"Kita pulang sekarang!" Ucap Calvin mendorong kursi roda Maria,Victor yang dari tadi bersembunyi di balik tembok dekat tangga menuju lantai dua,hanya bisa memandang Maria dari jauh,Victor membuka kaca mata hitam nya,ia menatap kepergian Maria bersama dengan Calvin.


Karena merasa sesuatu sedang memperhatikan nya,Maria menoleh kebelakang,dengan cepat Victor kembali bersembunyi.


'Mungkin hanya perasaan Ku saja!'Maria segera memalingkan wajahnya.Sampai di depan mobil Haris membantu membuka pintu untuk Maria,didalam sudah ada nyonya Flores bersama dengan sulthan .


"Tante..!" Panggil Maria saat sudah di dalam mobil,wanita ini mengulurkan tangannya kearah Nyonya Flores,meminta untuk mengendong Sulthan.

__ADS_1


Sulthan sangat bahagia dapat bertemu dengan Mama nya lagi,Baby Sulthan semakin hari semakin pintar.Anak ini sudah dapat mengenali orang disekitar nya.


Blam !


Pintu mobil tertutup,Haris sudah siap di kursi kemudi,ia segera menyalakan mobil nya,lalu pergi meninggalkan rumah sakit.


"Mas,gimana pekerjaan Aku sa-tu Minggu lalu,apa ada yang gantiin ?" Tanya Maria kepada Calvin.


"Sudah Aku gantikan dengan senior kantor,dan desain itu sudah siap di kerjakan!" Jawab Calvin bermain dengan Sulthan,membuat Maria tersenyum melihat keceriaan Sulthan.


"Coba lihat undangan pernikahan ini,sudah di cetak,dan undangan nya sudah di bagikan ?" Sambung Nyonya Flores.Undangan sudah di bagikan sejak lama,tapi Maria baru tahu hari ini,Wanita ini nurut saja mengambil undangan yang di berikan oleh Nyonya Flores.


"Dan ini tiket honey moon ke Swiss,telah Tante pesan,dan kalian akan segera pergi bersama -sama kesana!" Ucap Nyonya Flores,memberikan tiket kepada Calvin.


"Ma,kenapa tidak bilang dulu kepada Ku,ini kenapa langsung memesan tiket nya !"


Calvin merasa sungkan kepada Maria,karena tidak berdiskusi dulu soal honey moon dengan Maria.


"Maria !" Panggil Calvin,melihat kearah Maria,Wanita ini menoleh kearah Calvin.


"Maaf,Aku tidak tahu,kalau mama seantusias ini terhadap pernikahan Kita !" Ucap Calvin,sembari memegang tangan Maria.


"Kenapa Kamu gelisah,Maria saja tidak masalah !" Ketus nyonya Flores melirik kearah ke duanya.


Maria hanya bisa tersenyum,selain itu apa yang bisa ia lakukan,hari ini Maria telah menunggu Victor datang untuk melihat kepulangan Dia.Namun,Pria ini tidak pernah muncul di depan Maria setelah beberapa hari mereka bertemu di rumah sakit.


Di Dalam Rumah Sakit ..!


"Tuan ..!" Panggil Aros yang melihat Victor menatap kearah mobil Calvin yang berlaku dari tempat parkir.


"Kuta pulang !" Jawab Victor meninggalkan Aros,Asisten nya segera menyusul Victor.


'Tuan,mengkhawatirkan Nyonya,tapi setiap kali ke rumah sakit tidak pernah masuk ke dalam ruangan Nyonya,ia malah memilih untuk mengintip dari luar ruangan,apa yang sebenarnya terjadi !'


Aros sesekali melirik kearah Victor,ia tidak tahu apa yang sedang di pikirkan oleh Bos nya.


"Tuan,besok ada pertemuan antar perusahaan,pertemuan bagi staf karyawan arsitek !" Seru Aros masih fokus menyetir.


"Dimana ?"Tanya Victor masih tidak memindahkan pandangan nya dari samping.

__ADS_1


"Di Negara Washington,semua Arsitek pada di undang ke acara itu,karena ada perlombaan juga untuk desainer pemula !" Jawab Aros.


"Kirim saja perwakilan D&G groups!"Ketus Victor.


"Tapi Tuan,Nyonya mendapat perwakilan dari Groups Flores,Anda yakin tidak mau ikut?" Tanya Aros sedikit ragu.


"Aturan perjalanan Kita ke Washington,pastikan Kita mendapatkan penginapan yang bagus!" Jawab Victor yang berubah pikiran.


"Baik,akan saya persiapkan hari ini,karena keberangkatan akan dilakukan dua hari lagi,Tuan,ini kesempatan Anda untuk mendekati Nyonya lagi,jangan sia-sia kan kesempatan ini!" Ucap Aros,Victor melirik kearah asisten nya.


"Fokus menyetir dengan benar!jangan terlalu ikut campur urusan pribadi Saya!" Ucap Victor memperingati Aros.


"Siapkan beberapa mantel panjang dan tebal untuk Ku!" Sambung Victor lagi.


"Baik Tuan!"


Victor mengambil iPad nya,lalu membuka email melihat sebuah pesan yang dikirim kan oleh Maria beberapa hari yang lalu,saat Maria masih di rumah sakit,namun Victor belum membalasnya.


"Tuan,apakah terjadi sesuatu ?" Tanya Aros memberanikan dirinya.


"Tidak ada !" Jawab Victor singkat.


Aros merasakan jika Victor menyimpan sebuah rahasia,yang mungkin tidak banyak yang tahu,Aros sangat yakin dengan pemikirannya,ia yakin ada sesuatu yang disembunyikan Victor.


'Tuan,Aku akan membantu Anda,Aku akan membuat Nyonya dan Anda selalu bersama saat pertemuan di Washington'


Aros kembali melirik kearah Victor yang sibuk dengan ipad nya.Victor membulatkan matanya saat melihat layar sosial media milik groups Flores yang mempublikasikan hubungan Maria dan Calvin.


"Heeeh,,mengesankan !" Gumam Victor,membuat Aros cukup penasaran,tapi Pria ini tetap harus fokus menyetir.


"Selamat,semoga langgeng terus sampai kakek nenek!"


Victor menulis sebuah komentar di postingan groups Flores,ia memberikan selamat kepada Mereka,komentar Victor di sukai oleh Calvin.


"Terimakasih,semoga Tuan Victor bisa secepatnya menyusul !"


Calvin membalas komentar Victor,dan sembari menyindir Victor yang masih belum bisa move on.Victor tersenyum pahit membaca balasan dari Calvin.


"Sudah seperti ini,berarti hubungan Mereka sudah sangat serius !bahkan sudah menyiapkan gaun pernikahan,menentukan hari pernikahan!sudah waktunya merelakan !" Gumam Victor menyimpan kembali iPad nya.

__ADS_1


Lalu menyenderkan kepala nya di kursi,memejamkan mata nya sejenak.Victor sudah berusaha menghindari Maria sa-tu Minggu ini karena kesalahan nya membuat Maria kehilangan janin mereka lagi,tapi sampai saat ini ia belum bisa move on.


__ADS_2