SuamiKu Angry Birds

SuamiKu Angry Birds
71.Rumah Bagaskara


__ADS_3

Suasana di kamar terlihat lebih hidup dari sebelumnya,biasanya hanya ada Victor di kamar,tapi sekarang dari Sulthan dan juga Maria.


"Aaa..Oek..Oek..!" Baby Sulthan menangis.


Bangun pagi selalu memanaskan mesin nya,kalau enggak nangis bukan Baby Sulthan namanya,setiap pagi selalu ngidupin alarm untuk Mamanya,namun kali ini Sulthan bangun lebih lama dari orang tua nya.


"Sayang,ambil dulu Sulthan,seperti nya haus!" Seru Victor yang sedang mengambil baju di lemari.


"Iya!"Jawab Maria sembari meletakan handuk basah di tempat jemuran balkon.


Maria segera mengangkat anak nya dari dalam box baby,dan mengendong Sulthan.Wanita ini duduk di tepi ranjang,lalu mengeluarkan buah melon milik nya untuk Sulthan.


Victor si Pria mes um ini langsung penglihatan nya begitu cerah,ia menghampiri Maria yang sedang menyusui Sulthan.


"Sayang Aku juga mau !"Bisik Victor di telinga Maria.


"Apa-apaan sih Kamu ini,cepat pakai baju Mu,Kita akan turun ke bawah untuk sarapan !" Marah Maria kepada Victor,pria ini segera pergi dengan raut wajahnya yang kesal.


Maria yang melihat Victor kesal membuat nya tertawa geli "puufffftt..!"Maria menutup mulut nya agar Victor mengetahui kalau dirinya sedang di tertawai oleh Maria.


Victor berdiri di balkon dengan mengenakan kaos hitam nya,membuat pria ini terlihat begitu tampan,hidung nya yang mancung,matanya yang tajam,sedikit dengan jambang tipisnya.


"Mas Kamu enggak kerja ?" Tanya Maria,yang melihat sang suami hanya mengenakan kaos biasa.


"Hari ini ambil cuti,tidak ada yang penting di kantor !" Jawab nya masih berdiri di balkon.


"Tunggu sebentar Aku mandikan Sulthan,setelah siap Kita turun makan!"


Tanpa menjawab,Victor hanya menganggukkan kepala nya saja.


Maria bergegas ke kamar mandi untuk memandikan Sulthan.Victor meninggalkan balkon lalu masuk ke dalam kamar duduk di tepi ranjang,sembari menunggu sang istri yang sedang memandikan Baby mereka.


Selang beberapa menit ia kembali,dengan Sulthan yang sudah di balut dengan handuk,Baby Sulthan terlihat begitu senang setelah di mandikan ibu nya ia terlihat begitu ceria.


"Anak Mama nampak nya bahagia sekali hari ini ya "Seru Maria,sambil mengantikan popok Sulthan.


"Iyalah senang,tiap hari bahkan menit dapat nikmati melon,harus nya itu jatah Bapak nya !"Cibir Victor mengerutkan bi birnya,Melihat tingkah Victor yang cemburu dengan Anaknya membuat Maria tidak dapat menahan rasa geli nya.


"Ha..ha..Mas Kamu apa-apaan sih,dengan Anak sendiri cemburu !" Ujar Maria,telah siap mengenakan baju Sulthan.


Maria berjalan kearah pintu kamar,Victor segera mengambil Sulthan untuk turun ke bawah.Oma Armani melirik ke arah mereka yang baru saja masuk ke dalam ruangan makan.


"Berikan pada Oma,Biar Oma yang memberi nya makan !" Seru Wanita paruh baya ini,berjalan menghampiri Maria untuk mengambil Sulthan dalam gendongan Maria.


"Kamu tidak kerja ?" Tanya Oma,saat melihat Victor yang hanya mengenakan baju santai.


"Tidak hari ini sengaja mengambil cuti,untuk menemani Maria dengan Sulthan!" Jawab Victor melihat kearah Maria,lalu mengedipkan matanya.


Maria merasakan sesuatu yang tidak benar,pasti Pria itu punya rencana nya sendiri.


"Apa Kamu tidur nyenyak malam ini sayang ?" Tanya Oma,yang sedang menyuapi Sulthan.


"I..iya Oma!" Jawab Maria melirik kearah Victor yang tersenyum nakal.


'Dasar pria mes*m,sepanjang malam tidak membiarkan Aku beristirahat dengan tenang!'


Maria segera melanjutkan makan nya,mengabaikan Victor yang sedari tadi menggodanya dengan menyentuh kaki Maria dengan kaki Dia.


"Sayang ..!" Bisik Victor di sela-sela makan Maria.

__ADS_1


"Leher Mu sangat menggoda,apalagi ada bunga-bunga merah !" Goda Victor.


"Uhuk...uhuk..!" Maria keselek,saat mendengar ucapan Victor yang begitu nakal.


"Minum dulu !" Victor memberikan segelas air mineral kepada Maria,Wanita ini segera meminum nya.


Maria segera menarik kulit perut Victor lalu memutar nya,membuat Pria ini menyempitkan matanya.


"Dasar mes um!" Ketus nya kesal,lalu pergi meninggalkan Victor di ruang makan.


"Oma,Kami akan ke taman belakang !"Ucap Victor bangkit dari duduk nya.


"iya,baik-baik lah merayu istri Mu,jangan membuat ia marah !" Teriak Oma,Victor hanya menganggukkan nya saja.


Victor meminta Maria yang berjalan kearah taman belakang rumah Bagaskara.


"Maria tunggu !"Panggil Victor,namun wanita ini mengabaikan nya.


Maria duduk di kursi yang ada di taman,mengabaikan suaminya yang dari tadi mengejar nya.


"Maaf !" Ucap Victor duduk disebelah Maria.Namun wanita ini tidak menjawab nya,ia memilih untuk diam.


"Sayang ..!" panggil Victor lagi mendekatkan bibirnya di telinga Maria,lalu meniup nya membuat Maria geli,dan menoleh kearah nya.


Huussss!


Cup!


Disaat Maria berbalik melihat kearah Victor,Pria ini segera menci um istrinya,melihat Maria yang tidak melawannya,Victor melanjutkan ciu man yang begitu mesra,mengabaikan alam yang disekitarnya.


"Ayooo...!"


Victor menarik tangan Maria dan berlari kedalam hutan yang ada di belakang rumah Bagaskara,hutan yang begitu bersih,biasanya Victor sering datang ke tempat ini untuk memanah.


"Indah sekali tempat ini!"Ucap Maria melihat hutan di belakang taman rumah Bagaskara.


"Hutan ini sering di jadikan tempat memburu sama Papa di saat ada waktu senggang,Aku sering menemani Nya!" Jawab Victor berdiri di belakang Maria.


"Mas,apa yang Kamu ketahui tentang pertemanan orang tuan Kita ?" Tanya Maria menoleh ke arah Victor.


"Mereka teman kuliah dulu,Mama Jennifer sejak dulu sudah mengincar Papa Mu,namun beliau lebih memilih ibu Mu,dari pada Ratu Cameron,sehingga terjadi lah kecelakaan yang menyebab kan ke empat orang meninggal,salah satu nya Tuan Besar Flores!" Jelas Victor,namun Maria merasa belum paham dari penjelasan Victor.


"Tolong ceritakan lebih detail nya!" Pinta Maria,memegang lengan Victor.


"Itu hanya masa lalu,tidak perlu di ungkit atau di ingat lagi,hanya akan membuka luka lama saja!" Jawab Victor berjalan masuk ke dalam hutan.


'Benar apa yang di bilang Victor,Dia sudah melupakan peristiwa itu,mana mungkin ia mau menceritakan hal itu kepada Ku'


Maria segera berlari menyusul Victor masuk ke dalam hutan.


Bugh !


Victor mendorong tubuh Maria sehingga membuat tubuhnya menempel ke pohon besar.


"Apa yang Ka..hmmmph!"


Belum selesai Maria mengucapkan sesuatu Victor sudah menci um dengan begitu penuh naf su,membuat Wanita ini tidak bisa bernafas,Maria memukul dada Victor agar Suaminya mau melepaskan cium*n nya.


"Haaah..haaah!"Maria mengatur nafas nya,saat Victor melepaskan cium an Nya,Dia melihat

__ADS_1


ke arah Maria dengan senyuman penuh kemenangan,karena berhasil membuat wanita ini gelagapan.


"Sayang ..!"Panggil Victor mendekat kearah Maria,menyentuh wajah istrinya dengan lembut,namun terpancar dari raut wajah Maria ketakutan yang melihat sikap Victor yang seperti orang kesetan*n.


Tangan sa-tu nya menaikan dress yang di kenakan Maria.


"Mas,ini diluar apa yang Kamu lakukan ?"Tanya Maria,melihat ke arah Victor.


"Aku pengen !"Jawab nya memelas.


"Disini ?" Tanya Maria dengan membulatkan matanya.


"Iya !"Jawab nya menci um le her Maria.


Maria tidak bisa menolak Pria ini yang sedang bersemangat mencu mbu nya.Bahkan kini ia pun ikut tera nsang dengan permainan li dah Victor yang begitu lihai.


"Aakkhh!"


Tanpa sepengetahuan Maria,Pria ini sudah berhasil menancap kan naga ke dalam milik istrinya.


"Ugh..!"Maria menggi git bi bir bawahnya saat Victor menghe ntakkan naga,membuat Maria memejamkan matanya,merasakan sesuatu yang men usuk di bawah saja.


"Aagggrh..!"


"Eeemmm..!"


Cup..!Victor menci um Maria setelah ia melepaskan naga nya,dan kembali membenarkan pakaian yang sudah berantakan.


Kaki Maria gemetar,ia tidak dapat berdiri lagi,Victor segera memegang nya.


"Hati-hati !" Ucap Victor yang memegang bahu istrinya.


"Ini juga terjadi karena ulah Mu,kalau enggak mana mungkin seperti ini !" Jawab Maria dengan kesal.


"Maaf sayang,Kamu sendiri begitu menggoda,bagaimana bisa Aku menahannya !"


Bisik Victor saat ia mengendong tubuh Maria keluar dari dalam hutan tersebut.


"Jadi selama ini siapa yang memu askan has rat Mu,dilihat begini saja Kamu tidak dapat menahan nya!" Tanya Maria,menatap kearah Suaminya.


Mendengar pertanyaan Maria membuat Victor marah,"Kalau ada wanita yang memu askan has rat Ku untuk apa Aku membawa Mu pulang !" Jawab Victor menurunkan Maria dari gendongannya.


"Jadi Kamu hanya menganggap Aku pemu as naf su Mu saja?"Maria berbalik tanya kepada Victor,sembari menarik tangan suaminya.


"Menurut Mu,memang nya untuk apa Aku membawa Mu pulang ?" Victor melepaskan tangan Maria,lalu berjalan dengan cepat kearah taman belakang.


'Sifat nya sama seperti dulu,sombong dan angkuh,dasar Pria sial an !' Umpat Maria dalam hati,Maria sangat kesal melihat tempramen Victor yang berubah-ubah,apalagi dengan cara nya meninggal kan Maria sendiri.


Sampai di taman Victor baru teringat dengan Maria,ia telah meninggalkan Wanita itu sendiri.


"Bodoh!kalau Dia marah bagaimana ?"Gumam Victor lalu berbalik menyusul Maria.Dia melihat Maria yang keluar dari dalam hutan,bejalan kearah nya.


Maria melewati tempat berdiri nya Victor.


"Sayang ..!"Panggil Victor yang melihat Maria melewati dirinya,namun Maria mengabaikan Victor,ia terus saja berjalan kearah taman tanpa memperdulikan suaminya.


"Sayang,tunggu !"Panggil Victor lagi.


'Benar marah !'Victor menatap kearah Maria yang terus saja berjalan tanpa menoleh kearah nya.

__ADS_1


Victor segera mengejar Wanita itu sebelum ia masuk kedalam rumah.


__ADS_2