
Maria telah bersiap-siap untuk pergi melihat baju pengantin bersama dengan Calvin.Nyonya Flores membawa Sulthan ke ruang tamu untuk menemui Maria.
"Apakah Haris belum menjemput?" Tanya Nyonya Flores yang baru saja datang bersama dengan Sulthan.
"Belum Tan,seperti nya masih di jalan !" Jawab Maria,mengulurkan tangannya kearah Sulthan,Nyonya Flores segera memberikan Sulthan kepala Maria.
"Tunggu sebentar lagi,mungkin masih ada kerjaan di kantor!" Ujar Nyonya Flores lagi.
Maria mengangguk nya,tak berapa lama Haris telah sampai di kediaman Flores,ia segera turun untuk memanggil Maria.Saat wanita ini melihat mobil Calvin ia segera bangkit dan berjalan kearah pintu Utama.
Ceklek !
"Nona Maria !" Panggil Haris,yang sedang ingin menekan bel rumah.
"Apa Kita pergi sekarang ?" Tanya Maria,namun Sulthan masih dalam gendongannya.
"Iya,mari ikut saya!" Seru Haris berbalik kearah mobil.
"Maria,tunggu !" Panggil Nyonya Flores,Wanita ini menoleh nya,"Biarkan Sulthan bersama saya,kalian habiskan saja waktu berdua !"Sambung nya lagi,merebut Sulthan dalam gendongan Maria.
"Eeehh,tidak apa-apa emang nya ?" Tanya Maria.
"Iya enggak apa-apa !" Jawab Nyonya Flores tersenyum.
"Kalau begitu Aku titip Sulthan ya Tante,Aku pergi dulu !" Maria segera masuk ke dalam mobil.Dan pergi bersama dengan Haris.
"Dimana Tuan Calvin ?" Tanya Maria kepada Haris saat sudah dalam perjalanan.
"Sudah di tempat (LyLe )Mrs.Lyna dan Mr.Leo,Tuan datang lebih dulu,karena ada yang mau di bahas dengan desainer nya!"Jawab Haris,Maria hanya mangut - mangut saja.
Sepanjang perjalanan,Maria teringat kejadian semalam,ia tidak habis pikir kalau sekarang ia telah bertemu lagi dengan Victor,yang lebih parah malah pertemuan mereka di satukan oleh ranjang hotel.
'Apa pantas,orang seperti Aku menikah dengan Mas Calvin,sa-tu Minggu lagi pernikahan Kami,tapi Aku malah memainkan perasaan Nya!'
Maria terlihat melamun,Haris telah memanggil nya beberapa kali,namun tidak di jawab oleh Maria.Akhir nya Calvin datang menyusul ke mobil.
Ceklek !
"Maria ..!" Panggil Calvin saat pintu mobil telah terbuka.
__ADS_1
"Hah ..!"Maria kaget saat melihat Calvin sudah di depan nya.
"Kamu sudah sampai dari tadi,tapi kenapa tidak turun,apa yang Kamu pikirkan ?" Tanya Calvin saat Maria telah sadar dari lamunan nya.
"Tidak..!Tidak,Aku hanya gugup saja,ini baru pertama kali datang untuk fitting baju,sebelumnya cuma di siapkan saja !" Jawab Maria sembari turun dari dalam mobil.
Calvin mengandeng tangan Maria,mengajak perempuan ini untuk masuk kedalam toko yang bertingkat itu,tempat nya mewah dan juga elegan,banyak sekali baju - baju mewah yang di pajang di sana.
"Hallo,selamat siang,Tuan Muda Flores,apa ini calon istri Anda,yang mau Anda ajak lihat baju hari ini?" Tanya Mr.Leo kepada Calvin,melihat kearah Maria.
"Iya,tolong bantu Dia ya !" Jawab Calvin memegang kedua bahu Maria,Wanita ini segera mengikut Mr.Leo masuk kedalam sebuah ruangan,dimana tempat untuk mencoba dan berganti pakaian untuk di coba.
"Coba Kamu pakai yang ini,Tuan Muda Flores telah memilih li-ma untuk Kamu coba hari ini!" Seru Mr.Leo.
"Baik Saya coba yang ini dulu,Saya ambil dua saja,menurut saya kedua ini lebih menarik hati saya !" Jawab Maria membawa salah sa-tu baju yang akan di coba oleh dirinya.
Mr.Leo menunggu di luar ruang ganti baju,ia juga memanggil Calvin untuk masuk,supaya ia bisa sekalian memberi saran untuk baju yang akan di pakai oleh Maria.
Setelah siap memakai nya,Maria segera keluar dan berjalan kearah Calvin dan juga Mr.Leo.
"Baju ini bagus,namun bagian belakang terlalu terbuka !" Komplain Maria berusaha untuk memutar,ia belum melihat kearah Calvin yang sudah menatap nya dari tadi.
"Eeh.."Maria terkejut,lalu tersenyum "Apa ini bagus ?" Tanya Maria kepada Calvin.
"Sangat bagus,apapun yang Kamu pakai semua pasti bagus!" Jawab Calvin,membuat wajah Maria merona.
"Aku akan mencoba yang sa-tu nya lagi,tunggu sebentar !" Maria segera masuk kembali ke dalam ruang ganti baju.
CEKLEK !
Maria membuka pintu ruang ganti,ia berjalan kearah Calvin,Pria itu menatap Maria dengan kagum,baju kedua jauh lebih cantik dari sebelum nya.
"Aku suka yang ini !" Ketus Maria tersenyum.
"Baik ambil yang ini saja,ini juga lebih bagus dari yang tadi !" Pungkas Calvin tersenyum kearah Maria .
"Kalau begitu tolong berdiri di dekat wallpaper,Saya ingin mengambil gambar !" Ucap Mr.Leo mengeluarkan Camera nya.
__ADS_1
Maria segera berpose,layaknya model yang. sedang hunting baju pernikahan,dengan riasan tipis di wajahnya,membuat Maria semakin cantik,Mr.Leo juga meminta Calvin untuk berdiri bersama dengan Maria.
*Cekrek..!
Cekrek* ..!
"Cukup,ini sangat bagus,kalian memang pasangan yang sangat serasi!" Ujar Mr.Leo,melihat hasil gambarnya.
Calvin menyuruh Maria untuk mengganti kan baju nya dengan baju yang semula,lalu ia menunggu Maria di luar.
Setelah selesai mengantikan baju nya,Maria segera menemui Calvin,yang sedang melunaskan gaun yang ia pesan,harga nya cukup fantastik,Maria tercengang melihat harga yang di beli oleh Calvin,ini hanya sebuah gaun tapi ia rela mengeluarkan nilai yang begitu besar.
"Jangan lihat nilai nya,cinta Ku kepada Mu,lebih besar dari nilai ini!"Bisik Calvin kepada Maria,membuat wanita ini tersipu.
"Anda sangat beruntung bisa menikah dengan CEO muda seperti Tuan Calvin,Dia sangat berbakat dalam bidang bisnis,dan ia orang yang paling baik dan setia,Tuan Calvin sudah lama menjadi rekan bisnis Saya !" Jelaskan Mr.Leo kepada Maria.Wanita ini hanya tersenyum saja.
"Kami pamit pulang dulu,terimakasih untuk hari ini!" Ucap Calvin,lalu mengandeng tangan Maria,mengajak wanita ini untuk kembali pulang.
"Apa ada yang ingin Kamu makan?bagaimana kalau kita makan dulu !" Seru Calvin kepada Maria.
"Boleh juga!"
Jawab nya singkat.Masih dengan sisa riasan yang sebelum nya tidak di bersihkan oleh Maria,ia tetap terlihat begitu cantik.
Calvin meminta Haris untuk membawakan mereka kesebuah restoran mewah,dan Calvin meminta ruang VIP kepada pelayan restoran.
Pelayan segera mengantar Mereka ke ruangan VIP tersebut,ruangan yang begitu berkelas,berbeda dengan meja lain yang berada di luar ruangan ini.
Ruangan ini juga di sediakan lebih dari li-ma pelayan yang akan melayani Mereka.
"Tuan,ini menu nya !" Ucap Pelayan itu memberikan daftar menu kepada Calvin dan juga Maria.
"Kalian tolong layani Tuan muda Flores dengan sangat baik,Saya akan menjemput tamu VIP lain diluar !"Ujar manager itu,sembari melangkah ke arah pintu ruang VIP.
Di dalam ruangan itu terdapat ti-ga meja,dan selalu di pilih oleh orang-orang terpenting saat berkunjung ke restoran ini.
Ceklek !
__ADS_1
Pintu ruangan terbuka,Manager melangkah masuk,"Tuan Victor,silahkan masuk,meja Anda ada disana !" Ucap manager restoran kepada Victor yang baru saja datang bersama dengan klien nya untuk makan siang,sekalian membahas proyek barunya.
Mendengar nama Victor,membuat Maria kaget,dan berhenti untuk mengambil burger yah ada di depan nya,ia menoleh ke arah suara itu,Victor yang sedang berdiri di ambang pintu ruangan juga menoleh ke arah Maria,namun pandangan nya segera ia buang dan melihat ke meja yang di arahkan oleh manager.