
Tok..Tok..Tok..
"Haaah"
Dalam posisi yang masih berciuman,membuat Maria kaget dan segera mendorong tubuh Victor kedepan sehingga kepala nya terbentuk sudut ranjang.
Ceklek !
"Maria ..!" Panggil Oma,melihat Victor yang duduk di lantai.
"Iya Oma !" Jawab Maria gugup.
"Seperti nya Sulthan haus,coba Kamu susui dulu !" Titah Oma,berjalan ke arah Maria.
"Kenapa Kamu duduk di bawah ?" Tanya Oma
"Ini,cuacanya panas,lebih enak duduk di lantai !"Jawab Victor sembari bangkit dari duduk nya dan membuka jas.
"Tapi AC nya hidup !" Ucap Oma melihat ke arah AC yang nyala.
"Oma,belum makan kan,Oma makan dulu ya,besok Kita ngobrol lagi!" Ucap Victor mendorong Oma untuk keluar dari kamarnya.
"Tapi Sulthan ?" Tanya Oma yang melihat Sulthan masih dalam gendongan Maria.
"Aku akan mengantar nya nanti sama Oma kalau ia telah tertidur!" Ucap Victor saat Oma sudah di ambang pintu.
"Baik lah !" Jawab Oma,pergi meninggalkan kamar Victor.
Blam ..!
"Huuhh,ganggu saja !" Gumam Victor berjalan kearah Maria yang sedang menyusui Sulthan,ia duduk membelakangi Victor.
Victor berbaring di sebelah Maria,ia melihat Maria yang sedang sibuk menyusui Sulthan.
Gluk ..!
Victor menelan ludah nya melihat gunung kembar milik Maria yang begitu menggoda,ia telah lama tidak melihat begitu jelas gunung kembar itu.
*Puk ..!
"Dasar mes*m !"Umpat Maria*.
Maria melempar bantal kearah Victor yang terus menatap nya menyusui Sulthan.Membuat Pria ini tertawa geli.
"He..He..He.."Pria ini tersenyum,memegang bantal yang di lempar Maria kearah nya.
Setelah selesai menyusui Sulthan,Maria meletakan nya diatas kasur dengan sangat hati-hati,ia sudah terlelap,lalu menepuk pelan di pan tat Nya agar tidak terbangun.
"Aku ingin membersihkan diri Ku,Aku titip Sulthan !" Ucap Maria,turun dari ranjang,berjalan menuju kamar mandi.
__ADS_1
Ceklek !
Maria berada di dalam kamar mandi yang begitu luas,ia segera membersihkan tubuh nya,setelah beberapa menit selesai mandi,Maria melilitkan tubuh nya dengan handuk,lalu mengambil handuk kecil untuk mengeringkan rambut yang masih basah.
"Kenapa bodoh sekali,Aku tidak punya baju ganti,yang ini malah basah !" Gumam Maria memegang baju nya yang semula.
Maria keluar dari kamar mandi,melihat Victor yang berdiri di depan meja rias,Pria itu hanya mengenakan handuk yang di lilitkan di pinggang nya,Victor ingin mandi.
"Mas..!" Panggil Maria.Victor segera berbalik ke arah Maria,Pria ini menatap kearah istrinya yang begitu menggoda iman nya.
"Ada apa ?" Tanya Victor,berbalik badan menghadap kaca rias.
"Aku tidak punya baju ganti ..!" Jawab Maria menunduk kan kepala nya.
"di lemari ada lingerie milik Mu,untuk baju ganti besok Aku minta Aros untuk membawakan kemari yang lain!" Ucap Victor.
Maria segera berjalan kearah lemari,sementara Victor beranjak ke kamar mandi.
Maria membuka lemari baju milik Victor yang besar itu,terlihat baju nya tersusun begitu rapi.
Ada beberapa baju lingerie milik Maria dulu yang masih di simpan oleh Victor,Pria ini suka lingerie warna merah,Maria langsung mengambil dan memakai nya.
Maria mengeringkan rambut nya dengan handuk kecil yang ada di tangannya.Tanpa di sadari Victor telah siap mandi dan memeluk Maria dari belakang.
"Apa yang Kamu lakukan?" Ucap Maria menoleh ke arah Victor yang memeluknya.
"Seperti yang Kamu lihat,memeluk istri Ku yang sudah lama hilang !"Jawab Victor masih belum memindahkan dagunya di atas bahu Maria.
"Mintalah Aros membawakan baju ganti nya sekarang,disini ada Oma tidak mungkin Aku berkeliaran dengan baju ini !" Ucap Maria membulatkan mata nya.
"Tapi Aku suka!apa lagi baju nya yang transparan begitu!" Ucap Victor menyentuh bagian da da Maria yang menonjol.
"Iihh..!mes*m!" Seru Maria menutup dadanya.
Brak ..!
Victor mengangkat tubuh Maria ke atas meja rias,Pria ini ini menatap kearah Maria yang setengah membungkuk.
*Deg..
Deg...
Deg*...
"Apa ini ..?" Victor mendengar suara detak jantung Maria yang begitu kencang,karena gugup.
"Jangan lihat Aku begitu,Aku belum cukup punya nyali jika di lihat oleh Pria mes*m seperti Mu !"
"Kamu yang menggoda Ku,berpakaian tipis begini terus tidak memakai dalaman !"Bisik Victor.
__ADS_1
Huussss!
Victor meniup telinga Maria,wanita ini mengelak karena merasa geli.
Victor menyentuh kaki Maria dengan lembut,membuat Maria menggeliat karena teran sang.
"Cukup,jangan menggoda Ku,Aku tidak akan tergoda!" Ucap Maria memegang tangan Victor yang berada diatas paha nya.
"Kamu yang menggoda Ku,Kamu harus terima akibat karena telah membangunkan junior!"Bisik Victor,langsung saja mata Maria tertuju kedepan tepat di bagian handuk yang sudah sedikit menonjol ke depan.
Gluk ..!
Maria menelan ludahnya,lalu matanya berbalik menatap kearah Victor.
"Apakah begini saja Kamu sudah tergoda ?"Tanya Victor kepada Maria yang tidak merespon.
"Atau begini ...?"Tanya Victor mulai menyentuh bagian pu ting su su milik Maria yang masih berbalut lingerie.
"Aaahh,hen ti kan !" Ucap Maria terbata,saat menerima sentuhan tangan Victor.
"Atau begini ..?" Tanya nya lagi,saat tangan satu nya menyelinap masuk kedalam lingerie.
Maria mengerutkan bibir nya melihat kearah victor yang terus menggoda Dia,Pria tidak akan melepaskan Maria kalau belum memuaskan hasrat nya.
"Bagaimana kalau Kita tambah sa-tu baby lagi "Bisik Victor kepada Maria.
"No..no..no..!"
Maria segera turun dari meja rias lalu berjalan kearah ranjang.
Victor menyusul nya,masih belum berpakaian,namun masih berusaha begitu keras untuk menggoda Maria.
"Sayang..!"Panggil Victor memegang bahu Maria.
"Berhenti menggoda Ku,kalau tidak Kamu akan tidur di luar !" Jawab Maria mengabaikan Victor.
Victor melepaskan tangan nya yang memegang bahu Maria.
"Inikan kamar Ku,kenapa Aku yang harus tidur di luar?" Victor menaikan sa-tu alisnya.
"Kalau begitu Aku yang akan tidur diluar !"
Seru Maria berjalan kearah pintu,saat akan membuka nya ia menyadari dengan kondisi tubuh nya.Maria mengurungkan kembali niat nya.
"Kenapa ?" Tanya Victor yang berjalan kearah Maria.
"Eeemmmm..!" Maria memalingkan wajahnya dari Victor.
"Sayang ..!" Victor memegang wajah Maria,lalu tanpa menunggu persetujuan dari Maria ia segera mencium istrinya.
__ADS_1
Sementara bibir nya masih menyatu,tangan sa-tu nya menyentuh paha Maria,segera membuat Wanita ini menggeliat.
"Aaahh!"De sahan yang keluar dari mulut Maria membuat Victor semakin bersemangat menjelajah tubuh Maria dengan tangannya,ia menyentuh semua bagian lekuk tubuh istrinya.