SuamiKu Angry Birds

SuamiKu Angry Birds
53.Kamar Hotel


__ADS_3

Maria merasa kepala nya sedikit pusing,ia menatap ke arah langit-langit kamar,namun ia baru sadar kalau ini bukan kamar nya.


"Haah!" Maria kaget,dan segera duduk.Maria menatap ke seluruh kamar,semua pakaian yang ia kenakan ada di lantai,ia baru sadar kalau diri nya tidak mengenakan apapun sekarang.


'Apa yang Ku lakukan!' Maria turun dari ranjang,ia meraih sebuah baju mandi yang tidak jauh dari tempat tidur nya,lalu melihat seseorang yang berbaring di sebelah ranjang nya.


"Victor ..?bagaimana bisa ?apa yang Ku lakukan saat ini !" Gumam Maria segera mengambil baju yang di lantai,dan mengenakan nya.


Dalam keadaan terburu-buru Maria keluar dari kamar hotel milik Victor,ia turun sampai lantai bawah,disana sudah banyak orang dan juga pekerja.


Sampai di depan hotel,Maria melihat Aros yang menunggu Victor.


"Eeh..Nyonya Anda masih disini ?" Tanya Aros yang sempat melihat Maria keluar dari hotel.


"i..iya!semalam Aku tidak mendapatkan taxi untuk pulang,bisa kah hantar Aku kembali,seperti nya Aku telah terlambat untuk pulang !" Pinta Maria terburu-buru.


Maria merasa takut,ia belum punya alasan untuk menjelaskan nya kepada Calvin dan Nyonya Flores,semalam ia tidak pulang.


Aros melirik dari spion depan,melihat ke arah Maria yang sedang memijit kepala nya,Aros tahu kalau Maria pasti kebingungan sampai dirumah.


"Nyonya kalau Kamu tidak keberatan,Aku bisa berbicara dengan Tuan Calvin,Aku yakin Tuan Calvin tidak akan berpikir macam-macam !" Seru Aros membelokkan jalan kearah Penthouse milik Calvin.


"Baiklah,terimakasih!" Jawab Maria sedikit tenang.


Di dalam kamar hotel,Victor yang baru saja bangun dari tidurnya,ia terkejut mendapati dirinya dalam keadaan bug1l.


"Kenapa Aku disini,apa yang terjadi semalam,kepala Ku !"Keluh Victor memegang kepala nya yang sakit.


Victor mulai mengingat kembali kejadian semalam,Dia yakin wanita yang ia lihat semalam adalah Maria.


Victor tidak menemukan adanya sosok Maria di tempat tidur,namun terlihat baju nya yang berserakan.


'Apa benar semalam terjadi sesuatu!'


Victor menurunkan kedua kakinya,ia masih memegang kepala nya yang masih pusing,lalu berjalan kearah kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.


Ckkkkiiiittttt !

__ADS_1


Aros menghentikan mobilnya,terlihat di depan teras sudah ada Haris dan juga Calvin yang baru saja ingin berangkat ke kantor.


Blam !


Maria menutup pintu mobil,ia terlihat gugup,namun Aros juga ikut turun.


"Tuan Calvin,mohon maaf saya terlambat mengantar Nona Maria,karena semalam Oma tidak mau di bawa kerumah sakit,jadi Oma meminta Nona Maria untuk menginap !" Jelas Aros,namun terlihat wajah Calvin yang masam.


"Kenapa tidak mengangkat handpone Mu?"Tanya Calvin langsung kepada Maria.


"Oh..iya ponsel,dimana ponsel Ku!" Gumam Maria mencari ponsel .


"Mas,ponsel Ku hilang !" Ujar Maria setelah mencari di dalam tas nya.


'Pasti tinggal di dalam kamar hotel Adduuhhh' Maria menundukkan kepala nya,lalu menatap kearah Aros.


"Bagaimana bisa hilang,mungkin ketinggalan !" Ujar Calvin mendekat kearah Maria,Calvin memperhatikan leher Maria yang terlihat ada beberapa bekas cu pang.


Maria baru menyadari nya ia langsung meletakan rambut nya kedepan.


"Mas mau berangkat kantor,hati-hati ya !"Ucap Maria memegang tangan Calvin.


"Kalau begitu saya permisi dulu,mengenai ponsel Nona Maria Aku akan menyuruh orang untuk mengantar kesini!" Ucap Aros,lalu pergi dari hadapan Mereka semua.


"Aku pergi dulu !" Ucap Calvin,berjalan kearah mobil,Maria melambaikan tangan nya ke arah Calvin.


"Haris,ikuti mobil Aros!" Titah Calvin kepala Asisten nya,ia curiga kepada Aros.


"Baik Tuan !" Jawab Haris yang mulai membuntuti Aros.


***


Sampai nya di depan hotel,Aros segera menghubungi Victor,berselang beberapa menit,Victor keluar menuju mobilnya.Namun,pandangan Calvin teralih kepada tangan Victor yahh menggenggam ponsel milik Maria,Calvin yakin jika ponsel itu milik Maria,yang ia beli dulu.


Calvin mengepalkan tangan nya,melihat kearah Victor.


"Kita ke kantor !" Titah Calvin dengan raut wajah yang kesal.Haris segera memutar balikkan mobil nya,menuju kantor Flores.

__ADS_1


Victor menghampiri Aros di depan mobil.Lalu menunjukkan sebuah ponsel kepada Aros,Pria itu kaget,benar saja ponsel milik Maria ada sama Victor .


"Kenapa ponsel ini ada di ranjang hotel,siapa semalam yang bersama dengan Ku !jangan bilang Kau telah menyewa wanita penghibur !"Teriak Victor di depan hotel,membuat Aros ketakutan.


"Tu..Tuan yang semalam datang bersama Anda,Nyonya Muda !" Jawab Aros menundukkan kepala nya.


"Apa ?" Victor terlihat begitu terkejut,memang benar ia tidak mengingat apapun semalam,karena terlalu banyak minum.


"Apa terjadi sesuatu ?" Tanya Aros lagi.


"Lancang !"Teriak Victor,lalu masuk ke dalam mobil,mengabaikan Aros di luar mobil.


Aros segera menyusul,dan duduk di kursi kemudi.


"Tuan ke kantor,apa pulang ke rumah ?"Tanya Aros yang masih terlihat gemetar.


"Pulang ke rumah!" Jawab nya singkat,lalu mengalihkan pandangan nya.Aros segera melajukan mobilnya.


'Jika benar terjadi sesuatu,bukan kah,Aku sudah meniduri Maria lagi !apa yang akan Dia pikirkan tentang Ku !' Victor terlihat begitu gelisah,Dia sedang menghindari untuk bertemu dengan Maria,namun malah terjadi pertemuan kembali di atas ranjang,yang tidak bisa ia hindari.


"Tuan,ini undangan pernikahan Tuan Muda Flores dan Nona Maria !" Ucap Aros memberikan undangan pernikahan kepada Victor.


"Heeeh!" Victor tersenyum saat melihat foto di pernikahan,foto yang begitu bagus,"Mereka sangat cocok dan berjodoh!" Sambung Victor lagi.


"Heeeem..!" Aros hanya bisa terdiam tanpa menjawab,lalu melihat raut wajah Victor yang suram.


"Atur kan perjalanan bisnis Ku ke Negara Eropa hari Kamis,Aku ingin pergi ke sana,karena cabang D & G akan di resmikan !" Titah Victor.


"Tapi Tuan,bukan kah,hari Kamis hari pernikahan Tuan Muda Flores ?" Tanya Aros lagi.


"Eemmm..lakukan sesuai perintah!"Ucap Victor dingin.


"Baik Tuan,perjalanan bisnis ini memakan waktu yang lama Tuan,bisa 6 bulan atau 1 tahun lama nya,apakah benar Tuan akan berangkat hari Kamis?" Tanya Aros lagi ragu.


"Iya!Aku akan mengurus cabang bisnis itu,butuh waktu setengah tahun,tidak masalah,Aku akan mengurusnya,Kamu juga ikut,Aku akan membawa Oma,bersama !" Sambung Victor lagi.


"Tidak kah Tuan datang untuk bertemu dengan Tuan Muda Sulthan dulu,sebelum Anda pergi?" Tanya Aros kepada Victor,Pria ini baru mengingatnya.

__ADS_1


"Kamu benar,kenapa Aku bisa lupa,Aku akan datang kepada mereka hari Minggu ini,untuk meminta waktu bersama dengan sulthan !"


Victor masih terlihat murung,ia menggenggam ponsel milik Maria,ia akan berencana mengembalikan nya besok saat mereka bertemu lagi.


__ADS_2