SuamiKu Angry Birds

SuamiKu Angry Birds
81.Mark Bebas!


__ADS_3

Begitu sampai di rumah,Victor melihat pintu rumah yang terbuka,juga tidak ada seorang pun di rumah,namun Victor mendengar suara teriakan Maria dari lantai atas,Pria ini segera berlari untuk melihat nya.


Sampai di lantai atas pintu kamar tidak tertutup,Victor kaget mendapati Pria yang mencoba menjamah tubuh Istrinya.


Pak ..! Dugh !


Victor segera menarik Pria itu dan memukul nya tanpa melihat siapa yang berani mencoba menyentuh istrinya.


"Sayang Kamu tidak apa -apa ?"Tanya Victor cemas,ia segera menarik selimut dan menutupi tubuh istrinya yang ketakutan,lalu berbalik melihat kearah Pria yang terjatuh di lantai.


"Mark ?" Victor di buat terkejut dengan kedatangan Mark ke rumah Bagaskara.


"He..he!Aku pikir Kau tidak akan pulang malam ini dari kantor polisi,Aku lupa Kau kan pewaris Bagaskara,pasti tetap akan bebas!"Cibir Mark.


"Siapa yang membantu Mu untuk bebas?" Tanya Victor mendekat kearah Mark.


"Kamu tidak perlu tau,yang harus Kamu tahu,bagaimana Aku menyentuh istri Mu itu adalah keinginan Ku untuk kembali kesini !"


Teriak Mark.


Dugh ! Dugh !


Victor segera menghajarnya,sehingga membuat Mark terjatuh lagi,disaat Pria ini berkelahi,Oma datang.


"Ada apa ini ribut-ribut?" Tanya Oma yang belum sadar atas kehadiran Mark.


"Oma !" Panggil Victor yang tidak melihat Sulthan di gendongannya.


"Mark!"Oma melirik kearah Pria yang ada di tangan Victor."Kenapa Kamu bisa bebas?" Tanya Oma lagi mendekat kearah Mereka.


"Oma!Oma tau,Pria ini mencoba melec*hkan Maria,ia sudah berani berbuat kurang ajar di dalam rumah Bagaskara!" Teriak Victor masih mencengkram kuat leher Mark.


"Kamu lupa!Aku juga bagian dari rumah ini!Kalian lupa ?Hah!"Mark menatap kearah Victor lalu beralih kearah Oma.


Mark dan Victor adalah orang yang punya hak tinggal dirumah Bagaskara,tapi untuk kantor D&G hanya Victor yang punya hak sepenuh nya,Mark tidak punya hak.


Dugh !


"Pergi !"


Teriak Victor dengan keras,Victor menyuruh Mark untuk pergi sebelum ia membunuh Mark dengan tangan nya sendiri.Kali ini Victor menghormati orang tua Mark sebagai orang tua nya juga.


Mark masih belum pergi,ia mengambil baju nya lalu memakai,Mark mendekati Oma,ia ingin memeluk Oma,tapi wanita tua ini menghindar.

__ADS_1


"Cukup !Aku tidak ingin melihat Mu,silahkan pergi !" Ucap Oma,tanpa melihat kearah Mark,Oma menghampiri Maria yang berada di atas ranjang.


Mendengar ucapan Oma,Mark segera pergi dengan rasa kecewa.


"Sayang Kamu tidak apa -apa ?" Tanya Victor memeluk Maria,mengusap lembut rambut istrinya.


"Kamu tidak apa-apa kan sayang,bagaimana perut Mu,apa ada yang sakit ?"Tanya Oma,duduk di tepi ranjang.


"Oma Aku tidak apa-apa !" Jawab Maria,Oma kembali bangkit ,lalu berpamitan untuk turun ke lantai dasar,ia ingin melihat Sulthan.


"Sayang ..!maaf kan Aku kali ini Aku menempatkan Mu dalam bahaya lagi!"Ucap Victor,sembari membelai rambut Maria dengan lembut.


"Sayang bagaimana kasus Mu,Aku melihat berita tentang Kamu dan Marisa,kasus masa lalu !" Tanya Maria,namun suara nya sengaja ia pelan kan.


"Sayang,Kamu tidak perlu takut,masalah itu sudah Aku urus,sekarang Aku akan membawa baju ganti untuk Mu!" Victor segera bangkit dari duduk nya,dan berjalan kearah lemari baju,untuk mengambil piyama milik Maria.


Victor membantu istri nya untuk berganti pakaian.Maria masih terlihat gugup,mungkin masih menyimpan rasa trauma yang terus menghantui dirinya.


"Sudah tidak apa-apa,sekarang sudah ada Aku,tidak akan Aku biar kan terjadi hal-hal yang tak menyenangkan terhadap Istriku !"


Ucap Victor memegang wajah Maria.


Maria mengangguk mendengar ucapan sang suami membuat nya lebih tenang.


Disaat Victor mau pergi,Maria memegang tangan Victor,Pria ini melirik kearah istrinya yang berbaring diatas kasur.


"Kenapa ?" Tanya Victor kembali duduk.


"Jangan pergi,temani Aku !" Jawab nya dengan tatapan sayu, membuat Victor tidak bisa meninggalkan Maria,apalagi melihat kondisi nya yang masih ketakutan.


"Tidur lah,Aku akan menjaga Mu disini !"Ujar Victor membelai wajah Maria,Wanita ini mengangguk nya,lalu perlahan memejamkan matanya,Victor dengan setia menemani dan menjaga sang istri.


*Kring..


kring*..


Victor melihat ponsel nya yang berdering,Aros menelpon nya,Victor segera mengangkat panggilan dari Aros.


"Hallo "


"Tuan!" Panggil Aros,saat mengetahui panggilannya terhubung.


"Ada apa ?" Tanya Victor yang mendengar suara kepanikan dari Aros,sang asisten pribadi nya.

__ADS_1


"Tuan,banyak wartawan yang menghubungi Kita,mereka meminta penjelasan mengenai kasus masa lalu,sekarang berita Tuan menjadi trending topik di seluruh stasiun televisi!"Jelas Aros.


"Adakan pertemuan besok dengan semua investor,adakan juga acara pertemuan dengan wartawan dua hari lagi,Aku akan menjelaskan nya disaat pertemuan itu!" Ujar Victor,berbalik melihat kearah Maria yang masih tertidur.


"Tuan,apa perlu melakukan penyerangan balik kepada Flores?"Tanya Aros lagi.


"Jangan dulu,tunggu saat semua masalah ini terselesaikan,baru Kita sering Flores!"Pungkas Victor kembali ke sisi Maria.


Maria membuka kan mata nya ia menatap ke arah Victor yang berdiri di sebelah nya.


"Aros,besok bertemu di kantor !"


Victor segera memutuskan panggilannya,ia melihat kearah Maria yang sudah bangun.


"Sayang apa ada yang sakit?"Tanya Victor memegang tangan Maria.


Maria menggelengkan kepalanya.


"Apakah perut Mu sakit ?"Tanya Victor lagi.


Maria kembali menggelengkan kepalanya.


"Kalau begitu Kamu istirahat dulu,Aku akan mandi!" Ujar Victor yang ingin bangkit dari duduknya.


"Aku lapar !"Lirih Maria dengan raut wajah yang malu.


"Tunggu disini,Aku akan ambil kan !" Ucap Victor berbalik,namun Maria melarang nya.


"Aku ingin makan makanan diluar rumah !" Ucap Maria melihat ke arah Victor,yang sudah berdiri.


"Kamu ingin makan apa,katakan Aku akan membeli nya!" Ucap Victor kembali duduk di sisi Maria.


"Aku ingin makan sate kambing,makan salad buah,makan Nasi kucing,makan burger dan juga kebab,omelet dan juga American pancake,Aahh sedap pasti enak banget


. !" Cerocos Maria sambil ngiler menggerakkan lidahnya,Victor menyempitkan matanya melihat kearah Maria,yang tiba-tiba ingin makan banyak.


"Apa Kamu yakin ?" Tanya Victor yang enggak percaya.


"Iya!sa-tu lagi Aku ingin jus melon,sama kelapa muda,terus minuman pepaya dingin!" Sambung Maria dengan tersenyum,sambil membayangkan makanan yang ia sebut tadi.


"Haah?"Victor melihat kearah Maria,yang tidak percaya kenapa selera makanan nya semakin meningkat.


"Baik lah,Aku pergi sekarang,Kamu tunggu disini!" Ucap Victor lalu pergi meninggalkan Maria diatas kasur.

__ADS_1


"Sayang jangan lupa,bawakan roti tawar sebungkus dengan selai srikaya!"Teriak Maria dengan begitu semangat.


__ADS_2