SuamiKu Angry Birds

SuamiKu Angry Birds
44.Mobil Penculik Masuk Jurang


__ADS_3

Maria belum bisa tenang,jika belum mengetahui kondisi Anaknya,ia terus saja menatap kearah depan begitu fokus.


Haris menghentikan mobilnya tepat di depan mobil bawahan Calvin,Merek berempat turun dari dalam mobil.


"Sayang Kamu tenang !"Ucap Nyonya Flores memegang bahu Maria,wanita ini masih dengan gaun indah nya yang berbalut di tubuh,membuat ia melupakan kejadian sebelum nya yang sempat merasakan sedikit kesenangan.


Apalagi sekarang yang mengetahui kondisi Anaknya sedang tidak baik-baik saja,tim evakuasi telah sampai,mereka akan turun ke jurang untuk mencari mereka di dasar jurang.


"Bagaimana ?kenapa bisa begini?" Tanya Calvin kepada bawahan nya.


"Sebelum Kita sampai di titik ini,terlebih dulu Kita menemukan mobil ini di pinggir hutan,Kita telah mengikuti nya,sesuai dengan perintah Anda,namun sampai Kita kejalan ini mobil nya tidak terlihat lagi,sampai Kita curiga dan mencari disekitar sini,terjadi mobilnya masuk jurang!" Jelas bawahan Calvin,membuat Maria gemetar dan juga syok.


Bugh!


Tubuh Maria ambruk ke jalan,membuat Calvin panik dan memapah nya.


"Tidak mungkin,Aku yakin Anak Ku tidak apa-apa !selamatkan Dia !" Teriak Maria kepada Calvin mencengkram kerah kemeja Calvin.


"Tuan Muda Flores,maaf Kami telah mencari korban di sekitaran bahwa sana,namun Kita tidak menemukan Mereka,hanya menemukan sepatu ini!" Ucap Tim evakuasi yang baru saja naik sa-tu orang memperlihatkan sa-tu sepatu sebelah kanan milik Sulthan.


"Ini punya Sulthan,tolong cari sekali lagi,Aku yakin Anak Ku masih disana !"Hiks ..hiks ..Maria kembali menangis,Nyonya Flores membantu menenangkan Maria.


"Di bawah sana ada sungai,bisa kemungkinan korban dan penculik,jatuh ke dalam sungai,sebentar lagi akan datang tim lebih banyak,Kita akan menjelajahi hutan lebih luas dan juga sungai!"


Ucap Pria tim evakuasi itu.


"Aku akan turun kesana,Aku akan mencari sendiri!"Teriak Maria berjalan kearah pinggir jalan,namun Calvin segera menarik tangan Maria.


"Kamu sudah gila!kalau Kamu jatuh kesana bagaimana?"Tanya Calvin dengan nada tinggi.


"Untuk apa Aku hidup,dan tenang saja diatas sini,sedangkan Aku tidak tahu anak Ku bagaimana?"Jawab Maria tidak kalah keras dari Calvin.


"Sayang,Kamu harus sabar,banyak sudah tim yang datang,mereka akan menemukan Sulthan,Kamu harus bisa lebih sedikit tenang !" Ucap Nyonya Flores memberi pengertian kepada Maria.

__ADS_1


Bugh !


Tubuh Maria kembali ambruk,ia jatuh pingsan karena terlalu lelah membayangkan kondisi Anak nya yang belum ia ketahui bagaimana kabarnya.


"Maria,Maria ..!" Panggil Calvin menepuk pelan pipi Maria,namun wanita ini tidak meresponnya.


"Sayang,bangun ...!" Panggil Nyonya Flores masih tetap tidak ada jawaban.


"Haris,Hantar kan Mama dan Maria kembali ke rumah,Aku akan tetap disini !" Titah Calvin mengendong tubuh Maria masuk ke dalam mobil.


"Sayang,Kamu hati-hati,kabari mama secepatnya !"Seru Nyonya Flores duduk di sebelah Maria.


Calvin hanya menganggukkan kepala nya saja,lalu menutup pintu mobil.Haris segera melajukan mobilnya kearah jalan pulang.


Sudah menunggu begitu lama tim SAR,belum juga menemukan keberadaan korban,membuat Calvin menjadi panik,ia sampai lupa untuk keamanan Sulthan di acara yang penting seperti itu.


Pria ini terus saja menyalahkan diri nya atas kecerobohan yang ia perbuat,sehingga Sulthan dalam bahaya.


***


Kedua Wanita itu memasuki jalan desa yang sedikit terpencil,bahkan jaringan di sini sedikit terganggu,membuat Victor kesulitan untuk melacak lebih lanjut posisi mobil Airin.


"Sial !" Umpat Victor.


"Tuan" Panggil Aros.


"Disini,jaringan dan sinyal nya jelek,Kita kehilangan jejak mereka,di depan ada dua jalan,bahkan jaringan nya terputus disini,Kita tidak tau mereka memilih jalan yang mana!" Ucap Victor yang melintas posisi GPS berhenti tepat di mobil mereka saat ini,sementara yang mereka tahu kalau mobil Airin telah melewati tempat ini.


"Seperti nya di belakang ada mobil !" Ucap Aros melihat dari spion mobil nya.


"Aku akan turun,dan menyuruh Mereka memilih sa-tu jalan di depan !"


Victor segera turun dari mobil untuk menghampiri pengawal nya.

__ADS_1


Ceklek !


"Bos!"Panggil salah satu pengawal itu setelah turun dari mobil.


"Kalian ikuti jalan ini dan belok kiri,sementara Aku dan Aros belok kanan,jika Kalian menemukan mobil plat 777xx segera hubungi Aku !" Titah Victor,di balas anggukan oleh mereka.


Setelah mereka pergi memilih jalan ke kiri,Victor menyuruh Aros untuk berbelok ke kanan.


Aros telah menyetir begitu jauh,menelusuri jalan desa tersebut.Namun,ia tidak melihat adanya tanda - tanda kalau mobil Airin dan Grace berada di desa tersebut.


Dddzzrrt..


Dddzzrrt...


Handphone Victor kembali bergetar,kali ini private number yang menelpon Victor,Pria ini ragu untuk mengangkat,namun ia penasaran,lalu memutuskan untuk mengangkatnya.


"Hallo !" Jawab Victor saat ponsel sudah tersambung dengan headphone nya.


"Bagaimana? apa Kalian telah sampai di desa terpencil ?" Tanya Wanita yang menelpon Victor,Pria itu tahu,kalau di tempat ini jaringan dan sinyal jelek,tapi kenapa Grace bisa menelpon.


"Kamu tidak perlu bingung,jelas Aku bisa menelpon,karena jaringan dan sinyal yang jelek,hanya disaat perbatasan pembelokan jalan saja,setelah kalian memilih salah satu jalan itu maka sinyal kembali normal !" Ucap Grace,membuat Victor geram.


"Apa Kau sudah mengetahui sejak awal ?" Tanya Victor masih menahan amarah nya.


"Tidak !namun Kita pernah bekerjasama cukup lama,jadi Aku tahu bagaimana dirimu,Kamu tidak akan berbaik hati membantu Kami jika Kamu tidak punya rencana lain,jadi Victor,maaf Aku mengecewakan Mu,Kami memilih jalan lain yang bahkan Kamu tidak tahu !" Jawab Grace santai.


"Kalian berdoa lah supaya Aku tidak menemukan Kalian,jika tidak Aku akan membunuh Kalian !" Ucap Victor dengan murka,Grace memutuskan kembali panggilannya,menyuruh Aros untuk menghentikan mobilnya.


"Kita balik ke tempat yang tadi,Aku akan menelpon pengawal,Kita harus mencari titik keberadaan Mereka sebelum pagi,kita kembali ke perbatasan jalan belok !" Titah Victor,Aros langsung memutarkan arah mobilnya.


Aros segera melajukan mobilnya,dan kembali ke jalan semula,dimana jalan yang tidak terdapat jaringan tadi.


Posisi mobil yang di kendarai oleh Airin dan Grace memang berada di titik yang tidak ada sinyal,besar kemungkinan jika Mereka masih berada disana.

__ADS_1


Victor meminta banyak pengawal lagi untuk membantu nya mengurus kedua ibl*s yang telah membuat nya murka.


"Berani bermain -main dengan Ku,sebelumnya Aku berpikir untuk melepaskan Mereka,tapi kali ini Aku tidak bisa berbaik hati lagi,Aku akan meninggalkan nama kalian di dunia ini!"Ucap Victor memanggil seseorang dari ponselnya.


__ADS_2