SuamiKu Angry Birds

SuamiKu Angry Birds
70.Morning kiss


__ADS_3

Burung yang berkicau di pagi hari mulai beterbangan meninggalkan dahan pohon,kala mentari mulai menghangatkan sayap-sayap nya.


Diatas lantai lingerie Merah milik sang istri yang masih berserakan,di tambah lagi handuk kecil ada di mana - mana.Sungguh Victor sangat bekerja keras semalam sampai saat ini belum terlihat ada nya tanda -tanda akan bangun pagi seperti biasa.


"Aaaggrrhhh..!"Pekik Maria saat ia akan menggerakkan paha nya,ia merasakan sesuatu yang begitu sakit di bawa sana.


Tangan kekar Victor masih melingkar di pinggang nya,sehingga membuat Maria tidak bisa bergerak,bahkan untuk duduk saja ia tidak bisa.


Akhirnya dengan sangat hati- hati ia mengangkat tangan Victor memindahkan nya kesamping,barulah ia bisa merenggangkan otot-otot nya saat sudah duduk di atas kasur.


Sulthan masih tertidur begitu pulas,pagi ini baby itu sangat bayi,tidak membangunkan kedua orang tua nya.


"Morning honey ..!" Bisik Victor yang baru saja membuka mata,langsung memeluk Maria kembali,membenamkan wajahnya di tengah-tengah da da Maria.


"Morning ..!" Jawab Maria,mengembangkan senyuman manis kepada sang suami,biar lebih semangat lagi.


Cup ! Victor menyatukan bi bir nya dengan bi bir Maria,itu bukan morning kiss lagi,melainkan naf su nya yang memuncak di pagi hari,Victor begitu bersemangat mencium Maria,sehingga lupa bahwa semalam baru siap berolahraga.


Tanpa Maria sadari Pria ini sudah berada diatasnya,ia telah mengambil posisi nya yang siap tempur.


"Aaaggrrh!" De sah Maria saat tangan nakal Victor menyentuh gunung kembar milik Maria.


Bugh !


Maria mendorong tubuh Victor kesamping,lalu membenarkan selimut nya.Maria ingin turun dari ranjang karena jam di dinding kamar menunjukan pukul 10 pagi,waktu Nya untuk bekerja telah lewat begitu banyak.


"Aakh!" Pekik nya menyentuh paha nya.


"Apa yang terjadi?" Tanya Victor segera duduk di belakang Maria.


"Ini ulah Mu,Kamu menyiksa Ku semalaman,bahkan tidak membiarkan Ku beristirahat dengan benar !" Jawab menahan sakit.


Bugh !


Victor mendorong tubuh Maria, "Yang mana sakit,biar Aku periksa!apa yang ini ?" Tanya Victor menyentuh bagian sensit*f milik Maria.


Pria itu bukan sedang memeriksa,namun sengaja menggoda Maria,dan menyentuh sembarangan tubuh istrinya,membuat Maria tidak bisa menahan de sahan akibat permainan nakal jari jemari Victor.


"Hanya sedikit lecet,nanti juga sembuh,bahkan semalam Kamu sangat menikmati nya!" Ucap Victor dengan posisi tangan masih di bawah,bermain-main di tengah-tengah samudra.


"Hentikan itu,Kamu membuat Ku tidak bisa jalan hari ini !" Protes Maria yang melihat tingkah Victor begitu nakal.

__ADS_1


"Ayoo Aku bantu Kamu mandi !"Seru Victor langsung mengangkat tubuh Maria ke kamar mandi,posisi mereka tidak menutup tubuh sehelai benang pun.


Deg..


Deg..


Deg..


Maria dapat mendengar detak jantung Victor yang begitu kencang,Maria menyentuh dada sang suami,Victor melirik kearah Maria yang masih dalam gendongannya.


"Berhenti menggoda Ku,atau Kamu akan tau akibatnya !" Ucap Victor membuka kamar mandi,lalu meletakan Maria di dalam bathub.


Maria melihat tubuhnya di penuhi dengan bekas cu pang,bahkan seluruh tubuhnya memerah,seperti orang terkena penyakit cacar.


"lihat lah,apa yang Kamu lakukan !" Ucap Maria dengan kesal memperlihatkan bekas cu pang kepala Victor.


"Biar yang lain tau,kalau Kamu sudah menjadi milik Ku!" Jawab Victor dengan bangga,membantu Maria membersihkan tubuh nya,Pria ini dengan begitu lembut memandikan istrinya.


"Maria..!" Panggil Victor,Pria ini menatap kearah Maria dengan tatapan yang begitu serius.


"Jangan pernah pergi lagi dari kehidupan Ku,walaupun hanya sebentar,Aku tidak akan bisa hidup tanpa Mu!" Ucap Victor memegang wajah Maria.


"Aku tidak pernah meninggalkan Mu,hanya satu pinta Ku,berhenti bersikap kasar pada Ku!" Jawab Maria juga memegang wajah Victor.


"I love you to,Cup !"


Kali ini Maria berinisiatif mencium Victor duluan,sehingga membuat Pria ini tidak dapat menahan godaan di depan matanya.


Victor segera mengangkat tubuh Maria,dan kini berada di atas nya dalam keadaan tanpa berpakaian.


Victor menuntun junior masuk ke kembali ke dalam goa yang saat ini ada di atas nya.


Jleb ! "Eemm..!"


Maria merasakan sesuatu menancap di bawah sana,Pria ini tidak akan melepaskan nya begitu saja,sebelum ia benar- benar begitu puas.


"Aaaggrhh...Aahh...!"


Victor membenamkan wajahnya ke da da Maria,saat Wanita ini menggerakkan pinggulnya,ia memberikan sensasi yang berbeda kepada Victor.


Mereka pergerakan yang lamban,membuat Pria ini berdiri lalu mendorong tubuh Maria menempel ke dinding,Victor segera mencium punggung Maria dari atas hingga bawah.

__ADS_1


Kini ia menerjang junior dari arah yang berbeda membuat Maria berteriak begitu keras,untung saja kamar mandi kedap suara.


"Aaggrrhhh..!apa yang Kamu lakukan!"Ucap Maria menahan rasa sakit yang luar biasa dari lo bang pan tat Nya.


Cup..Cup..Victor membenamkan junior sebentar,ia mencium le her dan bahu Maria,membuat tubuh wanita ini rileks kembali.


Lalu baru mendorong nya dengan pelan,membuat air mata Maria menetes,menahan rasa sakit yang begitu dahsyat.


Victor menyentuh goa depan milik Maria,memainkan jari jemari nya,sehingga membuat kaki Maria bergetar,dan lemas,ia tidak dapat menahan nya lagi,sehingga membuat Victor mempercepat gerakan nya.


"Haaah..Haaah...!"


Cup ..Cup...


Victor melepaskan Maria,mencium wanita ini dengan lembut,ia segera memandikan Maria,setelah selesai ,ia segera membalut kan tubuh Maria dengan handuk yang ada didalam kamar mandi.


"Aahh..!" Pekik Maria saat ia ingin berjalan,namun ia merasa jika bagian selang kangan nya sakit dan begitu perih .


"Bisa ?" Tanya Victor yang sedang melilitkan handuk di pinggang nya,Maria menggelengkan kepala nya,Victor dengan sigap langsung mengendong Maria keluar dari kamar mandi.


Ia menurunkan Maria di tepi ranjang,lalu seseorang mengetuk pintu kamar mereka.


Tok...Tok...Tok...


"Tuan,ini saya Aros,semua pesanan Anda telah Aku siapkan !" Ucap Aros dari balik pintu,Victor segera berjalan kearah pintu.


Ceklek !


"Mana ?" Victor mengulurkan tangan nya,Aros segera memberikan paper bag berisi baju yang di minta oleh Victor.


"Cancel semua meeting hari ini,Aku akan mengambil cuti untuk hari ini!"Ucap Victor,Aros mengangguk nya,lalu pergi meninggalkan kamar Victor.


Blam ..!


Pintu kamar kembali tertutup,Victor memberikan paper bag kepada Maria.Wanita ini mengambil nya,lalu mengantikan baju yang telah di sediakan Victor.


Tapi tidak satupun yang menutup seluruh tubuh nya,saat Maria mencoba nya,bahkan bekas cu pang masih terlihat begitu jelas.


"Memalukan sekali" Keluh Maria melihat dirinya di meja rias.


"Ini tanda bukti cinta Kita!" Ucap Victor memeluk Maria.

__ADS_1


Terpaksa wanita ini hanya bisa nurut saja,apa yang akan di katakan suaminya,mulai hari ini ia harus terbiasa dengan kehadiran Victor di dekat nya.


__ADS_2