Sukses Setelah Di Hina

Sukses Setelah Di Hina
kelakuan mertua semakin ajaib


__ADS_3

Tepat pukul 8 malam mobil memasuki halaman rumah harusnya dari pukul 6 sore, tadi sudah sampai. tapi karena di perjalanan sedikit macet, jadi memakan waktu lebih lama. setelah mematikan mesin mobil gegas Adam membangunkan ibu dan mengendong si kembar satu persatu masuk ke dalam.


Setelah kedua anaknya tidur Bagas pun menuju kamarnya ikut tertidur, Salsa istri Bagas sudah terlelap dia tidak ikut di karenakan ada lembur di kantornya.


*******


Setelah kepulangan Tante Laila Adam dan Sindy kembali masuk ke dalam rumah, Sindy terus berpikir dan pembertimbangkan Langkah mana yang akan dia ambil. Karena Sindy tidak yakin untuk kembali berjualan di rumah, akhirnya di memutuskan Esok pagi untuk pergi kerumah orang tuanya menginap beberapa hari dan berdiskusi dengan kedua orang tuanya.


terdengar Suara azan dari surau, gegas Sindy bangun mandi membangunkan suaminya.


"mas bangun sudah subuh"


Tubuh Adam hanya menggeliat akhir akhir ini Adam sulit sekali di bangunkan, butuh waktu beberapa kali untuk membangunnya


"hmmm iya dek" gegas Adam bangun pergi ke kamar mandi, Setelah Adam bangun barulah Sindy melaksanakan Shalat.


Adam gegas pergi ke musolah terdekat.


seperti biasa pagi ini setelah Shalat Subuh Sindy membersikan rumah mencuci, menyapu & mengepel selesai pekerjaan di dalam rumah dia menyapu halaman seraya menunggu tukang sayur.

__ADS_1


sayururrrrr


sayurr


teriak tukang sayur


Tak lama berhenti beberapa ibu ibu mengerumuni tukang sayur, terlihat ibu mertua Sindy juga berada di sana.


Dengan langkah santai dan menghembuskan nafas berat Sindy menuju tukang sayur.


"pasti ibu akan menyuruhku membayar belanjaanya" gumam sindy dengan lirih


Setelah memilih ayam yang sudah di potong potong dan memilih beberapa sayuran serta tahu & tempe, tak lupa juga cabai bawang serta tomat.


"saya hitung dulu ya Bu" mengambil belanjaan serta memasukkannya ke dalam kantung plastik


"semua totalnya 80.000 ribu Bu" Jawab tukang sayur


"oh iya nanti Sindy ya bang yang bayarkan"Jawab Bu Sela seraya bergegas pergi

__ADS_1


"iya baik Bu" jawab tukang sayur dengan tatapan iba kepada Sindy, pasalnya bukan hanya Kali ini saja. Ibu mertua itu mengambil barang dagangannya, dan akhirnya yang harus membayar adalah Sindy.


Sedangkan Sindy yang tiba tiba di suruh membayar semuanya hanya meringis saja seraya menghela nafas berat.


"yaudah ini bang itung punya saya sekalian sama punya ibu" Sindy menyerahkan belanjanya


"ini punya neng Sindy 30.000 ribu jadi total semuanya seratus sepuluh ribu sama punya ibu Sela neng" jawab tukang sayur


"hmm iya mang ini uangnya" menyerahkan pecahan seratus ribu dan lima puluh ribu.


"duh Sindy kamu baik bgt ya punya mertua ajaib kaya gtu"ucap bu Laura


Sindy tidak menanggapinya dia hanya tersenyum saja, karena pasti akan ada yang mengadukan jika dia berbicara.


"ini neng uang kembaliannya" tukang sayur menyerahkan kembalian sebesar empat puluh ribu. Sindy mengambil kembaliannya gegas pergi.


Setelah sampai rumah ibu Sela begitu bahagia karena hari ini dia bisa makan enak, tanpa mengeluarkan uang seperpun.


"duh coba aja ya kalo aku tiap hari belanja di dekat rumah sindy pasti enak ga perlu ke luar uang tapi bisa makan enak" gumamnya seraya tersenyum

__ADS_1


"ibu kenapa senyum senyum sendiri"


"HM ibu punya rencana Anggi biar kita semakin punya banyak tabungan dan bisa shoping shoping" ucapnya


__ADS_2