
Dari Kota, tempat tinggal Namira dan suaminya. berangkat ke Cirebon, untuk menemui kelurga suaminya sekaligus orang yang sedang Syasa cari. Sungguh keberuntungan dewi Fortuna sedang berpihak kepda Syasa, jika mbok Wati merupakan kerabat dekat Arjuna. Lebih tepatnya beliau kakak dari pihak ibu Arjuna.
Kebetulan yang luar biasa dan mbok Wati. juga mau menceritakan semuanya sekaligus dia masih menyimpan sebuah kotak perhiasan peninggalan nenek.
Dari seorang pembantu sekaligus kepercayaan keluargaku, yang aku ketahui, jika pak Maman. adalah salah satu mantan karyawan nenek yang di percaya untuk mengelola perusahaan kedua kakek dan nenekku. Sebagai tangan kanan dan orang kepercayaan, rupanya pak Maman melakukan kecurangan melakukan penyelewengan dana, dan juga korupsi. Tak main main dia melakukannya dengan jumlah cukup fantastis yaitu hampir satu milyar. Dengan kepintarannya dia tidak dapat di calak.
Pihak polisi maupun tim it, rupanya dia sudah merencanakan semuanya, setelah pak Maman di nyatakan menghilang mbok Wati, mendapat kabar jika pak Maman, berada di pinggiran kota. Namun Kakek dan nenek sudah tidak mempersalahkan semuanya mereka anggap uang itu adalah uang sedekah karena mereka sadar selama ini hanya fokus dengan urusan dunia.
Pak Maman dan hidup bahagia dengan anak serta istrinya. awalnya bu Ida menentang keras apa yang telah di lakukan oleh suaminya, namun dengan iming iming harta serta perhiasan hati bu Ida, pun mejadi luluh dan sekarang lah bu Ida menjadi sombong.
Rupanya kesombongan beliau berasal dari harta keluarga Syasa,. Menantu yang Selalu di rendahkan oleh mereka.
Surat wasiat yang di titipkan pada Orang tua Namira, sekarang sudah berada di tangan Syasa.
Namun belum saatnya mengungkapkan semuanya.
💙💙💙💙
__ADS_1
Syasa, masih di perlakuan tak baik oleh mertuanya. Namun kali ini Syasa tak tinggal diam.
Syasa mengambil koper kecil yang berisikan surat surat penting serta, perhiasan dan uang yang selama ini dia simpan di lemari.
Karena kebetulan keluarga suaminya sedang pergi berlibur dan Syasa di tinggal di rumah. Hal yang sangat menyenangkan untuknya, semua uang serta perhiasan dan juga Surat wasiat di masukan ke dalam satu koper kecil. Semua sudah masuk ke dalam koper itu, gegas Syasa ke luar rumah, memastikan keadaan sedang Aman.
Setelah di pastikan Aman, rupanya salah satu karyawan kepercayaan Syasa, datang menjemputnya. Menggunakan sepeda motor, agar tak ada yang curiga jika Syasa. Membawa barang berharga.
💙💙💙
Di tempat lain Mertua Kakak ipar serta kedua sepupu manja Syasa, sedang menikmati liburan di pinggir pantai, Mereke berwisata ke pantai timang, Yogyakarta gunung kidul. Pantai yang di kenal dengan Keindahan Alam serta ombak besar dan karang karang yang menarik.
Di saat mereka bahagia Syasa, justru sedang mengatur Rencana. Rupanya wasiat yang di tulis oleh Almarhum berisi Tentang uang yang di dapatkan harus di kembalikan kepada Syasa.
......kepada anakku Farel, kelak ketika aku sudah tiada tolong kembalikan uang yang sudah aku ambil. dari orang lain di uang itu ada hak anak yatim. ......
Sebuah tulisan yang berisikan, meminta Arga mengembalikan uang itu, bukan Tentang Arga harus menikahi Syasa.
__ADS_1
Rupanya Bu Ida, telah mengganti isi Surat wasiat itu.
Karena surat Wasiat yang di berikan kepada Farel berisikan sebuah perintah.
...Farel, putra ku tolong nikahi Cucu dari orang yang dulu sangat berjasa kepada keluarga kita, ia mampu membuat hidup kita lebih makmur dan jaya. Ia anak perempuan yang di tinggalkan saat ibunya Melahirkan dia. Ia bernama Syasa....
Rupanya dua tahun sebelum pak Maman, meninggal ia sudah banyak mencari tahu tentang Syasa.
Semua Tentang Syasa, pak Maman, mengetahui bahkan dia tau jika perusahaan yang sedang naik daun adalah perusahaan Syasa. Sebagai CEO. Karena rasa bersalahnya ia memutuskan diam tidak memberi tahu istrinya. Jika Syasa adalah pewaris Tunggal. Jika Sang istri mengetahui sudah di pastikan mereka Akan menikahkan Sya'sa dengan Arga. Dan pasti keserakahan dan kecurangan akan kembali terjadi, namun sayang sekali, Pak Maman lebih dulu di Panggih sang maha pencipta. Membuat Bu Ida lebih leluasa menjalankan misinya.
💙💙💙💙
Begitu pula dengan Bu Ida, Diam - diam, mencari Syasa ingin mengetahui semua tentang Syasa. Dia menyewa orang untuk mengikuti kegiatan Syasa, Beruntung Bu Ida hanya tau jika Syasa. Adalah Wanita biasa, yang sudah tak memiliki apa apa.
Di kota istimewa Yogyakarta, Bu Ida terus mendoktrin pikiran, Arga agar tak baik kepada Syasa.
Arga adalah laki laki baik dan bertanggung jawab namun bu Ida, Selalu merecokinya. Ia selalu mengancam dengan kata kata mau jadi anak Durhaka.
__ADS_1
Itulah yang membuat Arga tak berdaya, sejujurnya Arga benar bener mencintai Syasa. Namun Hasutan demi Hasutan. yang keluarga sendiri lakukan membuat Arga tak berdaya.