Sukses Setelah Di Hina

Sukses Setelah Di Hina
lanjut part


__ADS_3

“Iya tante ayo aku juga sudah kangen dengan tante” ucap vino seraya mengikuti sindy ke arah dapur.


setelah kepergian 4 orang itu Adam memberanikan diri menanyakan maksud dari ucapan sang Tante.


****


“Gas tadi ibumu berkata kepadaku, kata beliau Ibu dan anggi selalu meminjam uang kepada ibumu apa dari maksud perkataan ibumu ?”


#Cerita Bagas


“Gas tadi ibumu berkata kepadaku, kata beliau Ibuku dan Anggi selalu meminjam uang kepada ibumu apa dari maksud perkataan ibumu ?”


“hmmm’’ terdengar helaan nafas berat dari bagas


“jadi begini Adam satu bulan yang lalu Devan datang ke rumah dia meminjam uang kepada mamah sebesar 4 juta, dia bilang untuk mengirim uang kepada mertua dan istrinya yang tak lain adalah Ibumu dan kakak mu itu.”


“bukannya mas devan jadi mandor proyek perumahaan elit dan taman yang selalu di iklankan di televisi itu gas, bahkan aku dengar gajih beliau di atas 4 juta,”


“ sebenarnya mas devan sudah lama aku ingin bercerita kepadamu sebagai sesama laki- laki bukan saudara, karena sudah beberapa kali aku tak sengaja melihat depan di sebuah mall. dengan seorang wanita dan balita, jujur sejak aku menyelidiki siapa wanita yang selalu bersama devan ketika pergi itu kamu pasti tidak menyangka karena.” sengaja bagas


menggantungkan pembicaraan mereka karena Bagas melihat Sindy menghampiri mereka


“mas Adam dan Bagas ayo kita makan bersama tante Laila dan anak anak sudah menunggu”

__ADS_1


“iya ayo” balas Adam dan Bagas secara bersama lalu mereka berdua bangkit dari sofa dan menuju dapur


Sampai di meja makan sudah terhidang aneka makanan yang di beli si kembar vano dan vino


Sindy dengan sigap menyiapkan nasi untuk nasi dan adik sepupunya tak lupa juga menyiapkan untuk tante Laila dan si kembar, lalu dia menyiapkan untuk dirinya sendiri mereka makan dengan hening.


Setelah makan gegas Sindy merapihkan kembali meja makan dan mencuci alat makan, Setelah itu menyusul yang lain kembali ke depan rumah.


"Adam & Sindy Tante pulang dulu maaf atas ucapan Tante?" seraya tersenyum dengan tulus


"iya Tante gpp namanya juga orang tua ingin yang terbaik untuk anaknya" balas Sindy


"Alhamdulillah Sindy mengerti maksudku tapi aku tidak enak hati sudah merendahkannya"batin Laila


"mas selama ini aku kan berjualan secara online saja untuk barang offline sangat sedikit boleh gx jika aku kembali berjualan di teras rumah, kebetulan tadi siang sahabatku mengajak kerjasama berjualan tas & skincare"


"iya boleh tapi apah tidak membuatmu terlalu lelah, sedangkan kamu membantu tetangga kita membuat kue?"


"tidak mas rencananya nanti soal membuat kue itu aku tidak akan kembali membatu membuatnya, tapi aku akan membantu menjualkannya secara online"


"iya bagus itu sesama tetangga kita harus saling tolong menolong. oh iya dek mas mohon jika nanti kak Anggi mengambil barang apa saja, dari jualanmu dan dia tidak mau membayar tolong. catat saja semuanya dan serahkan kepada mas"


"Hmmn iya mas, memang ada apa"?

__ADS_1


"tadi Bagas bilang dia sudah beberapa kali melihat Ka Devan berjalan dengan seorang perempuan dan seorang balita" seraya menghela nafas berat


"siapa perempuan dan balita itu mas"


"belum tau tadi Bagas menggantungkan ucapannya, dan juga kak Devan meminjam uang kepada Tante Laila untuk mengirim kepada istri dan mertuanya."


"bukankan itu yang di maksud adalah kak Anggi dan ibu mas"


"iya betul, yasudah kamu gx perlu ikut pikirin kita harus lebih berhati-hati lagi. karena mas yakin ka Anggi, jika sudah tau semuanya dia akan semakin menjadi menghin* dan meminta kepadamu"


"iya baik mas, yasudah sekarang kita istirahat saja mas" seraya berjalan ke dalam kamar.


di tempat lain


"Bagas apa kamu sudah berhasil menceritakan semuanya kepada Adam"


"sudah Bu bagas sudah bilang kepada Mas Adam bahwa Bagas sudah beberapa kali melihat Bang Devan dengan seorang wanita dan balita."


"bagus ibu hanya takut nanti Anggi mengetahui semuanya dia akan kembali merecoki rumah tangga adiknya itu"


"iya Bu yasudah ibu istirahat saja perjalanan masih memakan waktu 1 jam lebih"


tak lama Tante Laila terlelap di mobil dan juga dua jagoan kecil sudah tertidur sedari tadi

__ADS_1


Tepat pukul 8 malam mobil memasuki halaman rumah harusnya dari pukul 6 sore, tadi sudah sampai. tapi karena di perjalanan sedikit macet, jadi memakan waktu lebih lama. setelah mematikan mesin mobil gegas Adam membangunkan ibu dan mengendong si kembar satu persatu masuk ke dalam rumah.


__ADS_2