Sukses Setelah Di Hina

Sukses Setelah Di Hina
Badai pasti berlalu


__ADS_3

Semakin hari usia bayiku. semakin bertambah tak terasa sebentar lagi ia akan masuk sekolah Tk { taman


kanak kanak} setelah usia Zahra, sudah memasuki usia sekolah aku putuskan


kembali menulis dan mendesain baju, selama ini mas Adam, yang mengelola butik secara


langsung setelah ia di phk di kantor. Tempat ia bekerja dulu, ia memutuskan


untuk membantu usahaku, sedangkan Mirna sekarang ia sudah sukses dengan


mengelola konveksi kecil yang aku miliki, rumah aku yang dulu tak jadi di jual


ku putuskan untuk membuat konveksi kecil kecilan. Karena konveksi yang lama


mengalami kendala aku putuskan menjualnya untuk menyelamatkan asset ku yang


lainnya.


Berjuang kembali untuk membangun konveksi tidaklah mudah, ada modal yang cukup banyak untuk aku


keluarkan membeli beberapa mesin dan bahan lainnya.


                          Flashback


Pagi ini embun bergelayut manja angin berhembus perlahan mengantarkan hawa dingin nemebus kulit siapasaja, namun tidak. Bagi Adam, ia harus mampu melawan semuanya demi membangun usaha sang istri yang berada di ujung


kebangkrutan. Bangun lebih pagi mengadukan semua yang ia alami di sepertiga


malam. Sebelum azan subuh berkumandang. Sebagian pekerjaan rumah sudah ia


lakunan mencuci menyapu dan mengepel rumah.

__ADS_1


Ketika Sindy bangun ia hanya perlu menyiapkan sarapan dam makan siaang. Walau usaha Sindy berada di


ujung tanduk untngya ia perempuan yang pandai menabung beberapa karyawan


konkevsi yang sudah hampir dua bulan tak menerima gajih mereka dengan suka rela


Sindy membayarnya menggunakan uang tabungan. Masih ada beberapa yang perilu di


bayar seperti bahan baku dan menservice beberapa mesin jahit, Sindy putuskan


menjual semua mesin jahit uangnya ia gunakan untuk membayar bahan, setelah


menawarkan gudang konveksi ke beberapa teman dan memasang iklan di media


social. Aakhinya ada yang membeli gudang Sindy, kerugian yang di alami sindy


berawal dari membeli bahaan kain yang di jual orang lain, karena atok di toko


langgaanannya Kosong hal itu membuat ia mengalami kerugian besar, rupanya orang


tak suka meliat Sindu, sukses berkat kerja keras dah kesabaran pasangan muda


itu kembali memetik buah yang manis usahannya kembali maju dan berkembang


pesat.


                           Flashback off


Lima tahun berlalu kejadian pahit telah usai, pagi minggu yang cerah sinar matahari masih malu malu menunjukan sinarnya, namun seorang perempuan sedang berjalan seraya mengandeng  tangan anak kecil yang usianya di


perkirakan   menginjak lima tahun, ia

__ADS_1


siapa lagi jika bukan sindy dan putrinya Zahra, selepas subuh mereka berdua


memutskan untuk berjalan santai pagi ini,  jika biasanya mereka menghabiskan waktu di


dapur bersama memasak aneka kue atau camilan sehat, berbeda  dengan minggu pagi ini, Sindy dan Zahra


memutuskan untuk berjalan santai ke taman kompleks, karena di sana sedang ada


pasar pagi. Sindy meluangkan waktunya untuk menemani putri tercinta membeli


peralatan tulis dan bermain di tempat permainan yang sudah di sediakan,


beberapa novel sudah di jadikan sebuah buku, banyak orang sudah mengenal Sindy


sebagai seorang penulis. Kadang ada yang terang terangan meminta foto bersama


atau sekedar  meminta tanda tangan.


, biasanya bu Sela datang bersama kedua kaka sepupu zahra, Sasa, dan


Tia, ya setelah satu tahun menikah Anggi, mengandung dan melahirkan Tia, usia


Tia hanya terpaut satu tahun dengan zahra. Namun minggu ini kedua adik


sepupunya itu tak datang. Maka Zahra merajuk meminta di temani untuk datang ke


pasar pagi atau bazaar pagi di hari minggu. karena kedua sepupunya pergi berlibur bersama oma mereka.


waktu terus berjalan tak terasa usaha ku kembali bangkit. Hinaan mereka benar benar jadi cambuk untukku sukses.


Terimakasih untuk para pembaca setia novel sukses setelah di Hina.

__ADS_1


kita lanjut bikin part 2 ya kak. jangan lupa like komen dan vote.


Tamat


__ADS_2