
"apakah? semua wanita hamil seperti itu" batin Adam
saat Adam, sedang berkecamuk dengan pikirannya sendiri. terdengar ponsel yang berada di dalam saku celana berbunyi.
tertera nama sang ibu mertua yang menghubunginya.
"Assalamualaikum, nak kamu sedang sibuk tidak" Sapa Bu Alma
"Wa'alaikumsalam, ga sibuk Bu ada perlu apa" balas Adam
"mamah, di rumah ada mangga muda kesukaan Sindy, tadi siang tidak sempat mengantar ke rumah kalian, kamu bisa tolong ambil mangga muda kesini?" Tanya Bu Alma
"ah iya mah bisa, segera Aku ke rumah Mamah" balas Adam dengan sumringah
Alhamdulillah akhirnya malam ini tidak jadi tidur di sofa seperti malam sebelumnya, dengan senang hati Adam, terus bersiul
Sindy, yang memang sedang marah tak menghiraukannya dia tak menanyakan akan kemana Adam, baru pulang sudah pergi lagi.
dengan memacu kecepatan tinggi agar cepat sampai ke rumah mertua dan kembali ke rumah tidak terlalu larut malam. hanya memakan waktu 15 menit Adam sudah berada di rumah mertuanya.
Rupanya Bu Alma, sudah menyiapkan semuanya Mangga muda + bumbu rujak. sungguh Malaikat tak bersayap bagi Adam ini semuanya untuk Sindy, tak hanya ada Mangga muda rupanya ada beberapa buah serta camilan lainnya.
"Assalamualaikum" ucap Adam
"Wa'alaikumsalam salam" balas kedua mertuanya
__ADS_1
Adam, dan kedua mertuanya berbincang hangat, serta menasehati Adam untuk lebih sabar menghadapi Sindy, yang sedang hamil muda.
"mamah pamit ke belakang ambil Tote bag dan paper bag biar gampang nanti bawa aneka camilannya" pamit Bu Alma
setelah Bu Alma, pergi ke belakang ayah mertua Adam berkata.
"kamu harus extra sabar, dulu waktu mamah mu ngidam Sindy, lebih parah dari ini dia dulu ingin membeli daster, dengan senang hati Aya mengantar untuk membeli sebuah daster namun, menjelang malam ia ingin ayah yang mengenakan dasternya itu, jadilah ayah tidur menggunakan daster motif bunga bunga" jelas Ayah Sindy, seraya tertawa terbahak.
Adam yang mendengar penderitaan mertuanya lebih parah dari dirinya, hanya ikut tertawa.
tak lama mamah Alma, kembali ke ruang depan
"ini semuanya langsung bawa saja, pasti Istri mu di rumah sedang merajuk" ucap Bu Alma
"wa'alaikumsalam" balas kedua orang tua yang usianya sudah tak muda namun jiwanya masih seperti anak muda itu.
di perjalanan pulang menuju rumahnya Adam, Teringat akan pesan mamah Alma.
Adam, Hampir semua ibu merasakan ngidam saat hamil. Ngidam bisa dimulai dari ingin makan buah masam sampai makanan yang bahkan sebelumnya kurang begitu disukai. Fenomena ini pasti membuat para calon ibu jadi manja pada suami karena keinginannya makan makanan tertentu harus dituruti,kamu sebagai suami Sindy, harus lebih banyak sabar mood ibu hamil selalu berubah rubah.Kadang kala, ibu hamil bisa ingin sekali makan makanan manis seperti kue, cokelat, dan buah-buahan yang rasanya manis.
Akan tetapi, di lain waktu juga muncul keinginan ibu hamil untuk makan makanan asam seperti mangga muda.
jelas mamah Alma, di perjalanan pulang Adam, terus berkata pada dirinya sendiri harus lebih sabar lagi menghadapi Sindy.
20 menit berlalu Adam sudah sampai di rumah, jam baru menunjukkan pukul setengah delapan malam. namun Adam, merasa heran sejak kapan Ada mobil mbak Anggi di rumahnya.
__ADS_1
saat Adam, memasuki ke dalam rumah, rupanya Sindy sudah menangis tersedu sedu di peluk kan kakak iparnya itu.
"mas Firman ini ada apa" tanya Adam
Firman, hanya menghela seraya menghembuskan dengan berat.
di tarik tangan Adik iparnya menuju teras depan.
"Apah kalian bertengkar ? setelah mendapat telpon dari adik iparnya Anggi, tadi minta berkunjung kesini namun setelah sampai Istrimu sudah menangis' seperti itu" Tanya Firman.
"Tidak mas, kami tidak bertengkar hanya saja" Adam, menggantungkan ucapannya
"hanya saja kenapa" Desak firman
Adam, menghela nafas berat, lalu menceritakan semuanya kepada Firman.
Firman, yang sudah tau permasalahan hanya tersenyum saja, ia ingat akan Dulu ketika mendiang almarhum ibunya Sya'sa, ngidam.
Suara tangis, dari dalam sudah berubah jadi suara tawa yang riang, Adam dan Firman hanya saling pandang saja.
Rupanya Sindy, sudah mendapatkan apa yang ia mau saat masuk ke dalam rumah Tadi Adam, menaruh paper bag dan Tote bag nya begitu saja, di atas meja.
Dengan santai dia memakan Mangga muda yang rasanya sudah pasti masam.
bersambung
__ADS_1