Sukses Setelah Di Hina

Sukses Setelah Di Hina
mengunjungi butik


__ADS_3

Aku pun, segera berbalik dari tempat berkumpulnya Ibu-ibu, yang sedang berbelanja sayuran. Padahal, sebenarnya aku sudah membeli nasi uduk pagi ini. Aku sudah terbiasa bangun pagi, buat meladeni suami . Jadi saat aku berbelanja sayuran, sarapan untuk keluargaku sudah siap tersedia. Aku memang sengaja bebicara seperti itu, supaya aku bisa terlepas dari gunjingan Marni dan Bu mertua. Namun, baru saja dua langkah aku mengayunkan kaki. Marni berbicara lagi, dengan suara yang lebih lantang. Mungkin, tujuannya supaya aku dapat mendengar ucapannya itu.


"Alah, mau masak sayur bayam sama goreng tahu saja, berlagak sibuk! Seperti mau masak rendang daging saja, yang membutuhkan waktu lama," ujar Marni.


tak aku hiraukan ucapan Marni, terus saja kaki ini melangkah dengan riang menuju ke rumah. setelah masuk ke dalam rumah sengaja ku kunci pintu depan, gegas masuk ke dalam kamarku melihat hasil gaji ku dari aplikasi novel online, rupanya sudah masuk sekitar 5 juta. untuk bulan ini, gegas aku masak karena sebentar lagi aku akan ke butik.


masakan sudah siap. semua pekerjaan rumah sudah selesai, sengaja aku duduk di teras rumah menunggu ojek online, yang sudah Sindy pesan.


tak lama Seorang driver datang dengan menggunakan motor matic.


"Atas nama, Sindy semua alamat ya mbak" tanya BPK paruh baya, yang merupakan Seorang driver.


"iya bpk" balasku, gegas Sindy Menaiki kuda besi dan memakai helm.


memakan waktu 30 menit untuk sampai di butik.


Saat sudah tiba di butik, Sindy di sambut hangat oleh Mirna Sahabat sekaligus orang kepercayaan nya.


aku melihat buku catatan pemasukan dan pengeluaran bulan ini, Sukur Alhamdulillah, bulan ini mendapatkan. pemasukan yang lebih dari cukup.


Sindy, melihat pembukuan butik dengan teliti, setelah selesai dia bergegas melihat toko serba satu harga, yang selama ini di percayakan kepada karyawannya. semua berjalan dengan baik. tak hanya itu dia juga mempercayakan langsung semua usaha kepada orang tuanya, sang Ibu sebagai panutan yang baik mampu merubah kehidupan mereka, yang awalnya tidak memiliki apa apa, kini mampu memiliki segalanya. kerja keras dan disiplin kunci utama sukses.


Semua keberhasilan dalam kehidupan hanya bisa didapatkan ketika seseorang mau berjuang dengan keras.


berjuang untuk bisa mendapatkannya, akan berusaha mencari cara yg terbaik. dia tidak akan pernah berhenti sebelum medapatkan apa yg dia inginkan.


Kecerdasan bukan satu-satunya yang menjamin seseorang untuk sukses, semua butuh kerja keras.

__ADS_1


kecerdasan bisa di asah, setiap menerima tantangan baru maka akan mendapatkan apapun itu hasilnya. pengalaman itu akan menambah kecerdasan nya, karena otaknya dia olah dan dia gunakan untuk mencari solusi. maka saat itu juga kamu sedang melakukan kerja cerdas.


Jangan melihat orang ketika sudah sukses, tapi lihat juga bagaimana usaha yang mereka lakukan untuk mendapatkan kesuksesan itu.


karena tidaklah satu pukulan yg menghancurkan batu besar, di balik satu pukulan itu ada ribuan pukulan yg berulang-ulang hingga bisa menghancurkan dan melemahkan batu besar yg sangat keras.


perjuanganku untuk sampai di titik ini tidaklah mudah, semua hinaan sudah aku dapatkan, namun aku tak pernah putus asa untuk terus berdoa.


Setelah, semuanya di cek satu persatu, Sekarang saatnya melihat beberapa cabang butik Almia store, di tempat lain berbeda dengan saat aku berangkat hanya menggelengkan jasa ojek online. kali ini untuk ke dua butik cabang baru Almia store, Sindy, mengendarai roda empat, sejak satu tahun kebelakang menjadi seorang penulis, berkat Mirna Sahabatku, yang memberikan dukungan serta support. akhirnya Sindy, mampu membeli Roda Empat. namun sengaja Aku taruh di Rumah Mamah. dan mengatakan jika itu milik orang tuaku, karena aku tak mau semua milikku di ambil oleh mertua. Apah lagi akhir akhir ini mas Adam berubah. ia sering kali lebih sibuk dengan benda pipih nya.


butik ke dua ini, cukup dekat dengan rumah Tante Laila, tempat yang strategis dekat dengan kampus dan lingkungan kantor, serta cafe. membuat ku memberanikan Diri, untuk membeli sebuah ruko yang cukup luas untuk membangun butik.


Saat tiba di butik kedua, netra ku tak sengaja melihat jika di dalam sedang ada Tante Laila dan menantunya. untung saja mereka tidak mengenali mobil baruku. sengaja aku diam duduk di dalam mobil menunggu mereka berdua keluar dari dalam butik.


menunggu mereka membuat aku merasa bosan, akhirnya untuk mengusir Rasa bosan dan kantuk. Sindy memutuskan turun dari dalam mobil dan menuju cafe sebelah butik.


"silahkan mau pesan apa" ucap seorang wanita cantik dengan rambut sebahu seperti dia mahasiswa yang bekerja paruh waktu. seraya menyodorkan buku menu.


"jus alpukat satu dan Kentang goreng" ucapku


setelah Sindy, memesan makanan dan minuman tak lama, datang pelayanan lain yang menghidangkan pesanannya.


ku perhatikan jam di pergelangan tangan rupanya cukup lama mereka berada di dalam karena, waktu nya tidak akan cukup jika terus menunggu mereka keluar. ku putuskan menghubungi. karyawan kepercayaan ku di butik kedua Ini, untuk membawa catatan rincian pemasukan dan pengeluaran bulan ini.


"putri, tolong kamu datang ke cafe sebelah bawa buku rincian pemasukan dan pengeluaran bulan ini"


send pesan terikirim

__ADS_1


Tidak lama, datang wanita cantik dengan rambut di kuncir kuda menyerahkan apa yang di pinta, dengan cekatan Sindy mengecek semuanya.


tanpa banyak bicara Sindy, menyerahkan kembali buku, dan memesan makanan untuk 4 orang karyawannya.


Keberhasilan seseorang sangat ditentukan dari seberapa perjuangan yang mereka sudah mereka lakukan.


Bekerjalah dengan baik, maka Anda juga akan mendapatkan hasil yang baik pula.


kerjakan apa yang harus kamu kerjakan pagi ini, lalu lengkapi apa yg harus kamu kerjakan siang nanti. hingga akhirnya di malam hari kamu tak merasakan kekecewaan karena tidak melakukan apa-apa.


biasanya Sindy, mengecek semua usahanya hanya lewat email saja. namun kali ini dia memutuskan untuk datang ke butiknya sendiri.


setelah semuanya selesai Sindy membayarnya dan bergegas keluar cafe, masuk ke dalam mobil dan melanjutkan kendaraan dengan santai.


masih ada 1 butik yang harus di cek namun karena waktunya yang mepet, Sindy memutuskan untuk pulang kembali ke rumah saja.


Sindy, kembali ke rumah orang tuanya menaruh mobil di bagasi, dan bergegas kembali ke rumahnya sendiri, menggunakan jasa ojek online.


mamah Alma, sudah menyiapkan makanan untuk Sindy, bawa pulang saat tiba di rumah Sindy hanya mandi berganti pakaian dan menyetrika. baju suaminya yang akan di pakai besok.


membersihkan rumah dengan cepat, setelah semua beres Sindy, duduk di depan ruang keluarga menonton televisi. dan memakan Camilan.


Sungguh damai hari ini tanpa di recoki mertuanya.


bersambung....


note : Maaf kalo up suka lama karena autor punya balita. dan maaf jika masih banyak typo. Terimakasih untuk pembaca setia.

__ADS_1


__ADS_2