
Dengan begitu lihai Bagas memfoto kemesraan Devan dan wanita lain, Lalu mengirim kepada Anggi dengan nomor baru pasalnya Bagas sudah menyiapkan semuanya sejak lama.
Sejak Devan datang ke rumah, meminjam uang kepada ibunya. Bagas tidak tinggal diam sejak saat itu dia sengaja membeli kartu seluler baru dan mengaktifkan. Bagas sengaja melakukan itu semua karena dia tidak Tega melihat Anggi kakak sepupu di sakiti begitu saja.
"Aku tidak akan membiarkan kamu menyakiti kakak sepupuku" batin Bagas
Laras hanya diam saja bukan karena tidak mendukung Justru Laras, Sangat mendukung apa yang di lakukan Suaminya itu. karena Laras Sendiri bukan hanya satu dua kali melihat Devan dengan wanita lain, Laras melihatnya hampir setiap libur.
Setelah selesai memotret dan mengirim kepada Kakak sepupunya itu depan mengajak anak dan istrinya menjauh dari sana.
********
di rumah ibu Sela
Anggi terus menangisi kelakuan suaminya di luar sana teringat kata kata Devan beberapa hari yang lalu via telpon.
flaskback on
"Sayang bagai mana kabarmu, aku sungguh sangat merindukan mu" ucap Devan di via telpon
"Alhamdulillah kabarku baik, bagai mana dengan kabarmu mas. akhir akhir ini aku bermimpi yang tidak tidak tentangmu" balas Anggi dengan suara yang begitu lembut dan mendayu dayu
"Alhamdulillah kabarku pun baik, kamu tidak perlu khawatir dengan ku aku di sini pasti setia sayang, Aku tidak akan berani melirik perempuan lain." kata Devan dengan nada yang begitu meyakinkan.
cukup lama mereka bertelpon membahas apa saja yang membuat Anggi semakin yakin jika Devan tidak mengkhiatinya.
flaskback off
Tapi pada kenyataannya hari ini ternyata Anggi mendapatkan kabar yang sangat menyakiti hatinya.
__ADS_1
"sudah Anggi jangan kamu tangisi laki lami seperti itu, sebaiknya kamu amankan beberapa aset kalian" ucap Ibu Sela menyenangkan Anggi
"sudah Bu untuk soal Aset semuanya sudah aman, jujur sebelum aku mendapatkan kabar ini aku sudah beberapa kali bermimpi yang tidak tidak maka sejak saat itu aku langsung mengamankan asetku" Ucap Anggi dengan nada yang putus Asa
"yasudah sekarang jangan tangisi laki laki itu lagi sekarang lupakan dia, rawat dirimu dan satu lagi buat dia menyesal telah meninggalkanmu" ucap bu Sela
ibu Sela ibunya Anggi terus berusaha membuat Anggi menjadi lebih tenang lagi setelah mendengar kata kata ibunya Anggi, segera terdiam dan memikirna ucapan ibunya baik baik. pasalnya bukan dia takut kehilangan Devan dia hanya tidak mau menjadi bahan gosip tetangga julit.
*****
kembali ke mall
"Ayah sudah yuk kita pulang" ucap si kembar karena setelah Bagas melihat Devan dengan wanita lain. Bagas bergegas mengikuti kemana Devan pergi, Dan bagas menyuruh anak dan istrinya pergi bermain time zone
tak lupa juga Bagas mengirim pesan kepada istrinya jika dia menunggu di lantai 1 di restoran ayam crispy.
[Sayang, aku di restoran ayam crispy di bawah ku tunggu kamu dan anak anak jika sudah selesai bermain]
derr
derr
sedangkan Laras yang mendapatkan Getaran dari ponsel yang di taro di dalam Sling bag ya. segera merogoh kantung Sling bag dan membaca ici pesan dari suaminya.
[Sayang, aku di restoran ayam crispy di bawah ku tunggu kamu dan anak anak jika sudah selesai bermain]
[iya sayang sebentar lagi aku turun anak anak masih ingin menikmati quality time mereka]
send
__ADS_1
pesan terkirim
Setelah puas si kembar berlari menuju sang bunda yang duduk di bangku panjang menunggu mereka selesai bermain.
"sayang ayo udah dulu mainnya papah udah nunggu kita di restoran ayam crispy" Tegur Laras kepada kedua anaknya itu.
"iya mah" sahut vano dan vino
mereka bertiga berjalan menuju lantai bawah karena tempat bermain berada di lantai 3. sambil berjalan Laras, tak sengaja kembali melihat Devan dengan wanita Lain kali ini Dengan wanita yang berbeda. Laras pun tak menyia-nyiakan kesempatan itu kembali memtren Devan dengan Wanita lain. Entah sudah berapa kali Laras, melihat depan dengan Wanita lain tapi selama ini Laras diam. Karena tidak ingin Ikut campur urusan Orang lain, tidak dengan kali ini karena Devan, sudah sering datang ke rumah hanya untuk meminjam uang. Dengan alasan belum gajian tapi Setiap weekend, Devan selalu berganti ganti wanita.
cekrek
cekkrek
setelah cukup puas memotret Devan. Laras gegas berjalan dengan cepat menuju eskalotor. untuk turun ke lantai 1
Laras sampai di restoran dia melihat suaminya duduk di pojok kanan Dengan menu makan siang yang sudah lengkap, ketika laras dan kedua anak kembarnya sudah sampai mereka Hanya tinggal makan saja. Setelah cukup menimkati makan siang. Laras mengirm chat kepada suminya padalah sedang duduk bersama itu semua Laras lakukan karena ada kedua anaknya,
{mas tadi saat aku menuju ke sini, aku tak sengaja melihat Devan dengan wanita lain kali ini waitu yang bersama, Devan lebih muda }
Send pesan terkirim
, tak lupa Laras juga mengirimkan beberapa foto yang sempat dia ambil saat menuju ke restoran.
Dertt
Dertt
Hp Bagas bergetar gegas bagas mengambil hp miliknya dan membuka pesan dari Laras, setelah membaca pesan Bagas, hanya diam tidak berkata apa apa lagi. Mereka berdua terdiam hanyut dengan pikiran masing masing.
__ADS_1
“mamah ayo pulang aku sudah puas main dan sekarang ingin istirahat” coletehan dari si suulng Vino membuyarkan lamunan orang tuanya, “oh iya sayang ayo kita pulang sekarang” sahut Laras dengan ramah. “iya ayo semua sudah di bayar sekarang kita tinggal pulang” ajak Bagas
Mereka ber empat beriringan berjalan menuju parkiran, memakan waktu 7 menit untuk berjalan ke parkiran,Bagas membuka pintu bagian belakang untuk menaikan si kembr setelh si kembar naik ke dalam mobil, Bagas gegas membuka pintu depan untuk LAras, dan di memutar jalan lewat depan lalu duduk di balik kemudi. gegas Bagas menjalankan mobilnya menuju rumah memakan waktu satu jam dari mall menuju rumah. sampai di rumah Bagas dan Laras di kagetkan dengan kedatangan Devan. bersama wanita lain, Wanita yang menggendong balita Kedatangan Devan kali ini bukan untuk meminjam uang melainkan Untuk memberikan kabar yang cukup menyakitkan pasalnya. dia akan menceraikan Anggi.