Takdir Masa Depan Cinta

Takdir Masa Depan Cinta
Mulai


__ADS_3

Raka sudah mempersiapkan dirinya. Hari ini mulai mencoba meyakinkan dan mengobrol dari hati ke hati dengan Orang tua Sisilia, terutama ayah Sisilia.


Hari ini Raka menggunakan setengah harinya ke rumah Sisilia. Adapun pekerjaan di perusahaan ia serahkan pada eksekutif lain termasuk Brian dan Doni. Namun untuk hal yang harus ia kerjakan sendiri maka akan dikerjakannya saat malam hari. sepertinya Raka akan lembur lagi hari ini.


Raka datang ke tempat Sisilia. Setelah turun dari mobilnya, langsung bertemu pak Deri, Ayah Sisilia.


Raka langsung bersalaman layaknya pada orang tua sendiri. Bu Asti juga baru akan pergi ke salah satu rumah penduduk untuk melakukan rapat PKK.


Sisilia menawarkan sarapan pada Raka. " kak Raka udah sarapan. Kalau belum biar aku ambilin buat kak Raka."


Raka awalnya ingin menerima karena ia hanya sarapan makanan ringan pengganti sarapan yang sedang tren baru-baru ini. Tetapi langsung diurungkan karena melihat pak Deri yang tak bergeming.


" Saya sudah selesai sarapan dan mau ke kebun sekarang." Pak Deri mengangkat cangkulnya dan melirik benda lain yang harus ia bawa. Berkat ilmu peka dari Brian, Raka langsung menawarkan untuk membantu dan membawakan peralatan lainnya.


" Tidak usah Sisilia, saya sudah sarapan tadi sedikit sebelum kesini." Raka membawa peralatan seperti seorang anak yang bahagia pertama kali ke kebun untuk rekreasi keluarga.


Saat Raka dan Ayahnya sudah cukup jauh. Sisilia segera menghidupkan skuternya, meninggalkan pekarangan rumah menuju toko. Sisilia juga harus bersiap kembali saat jam makan siang, agar Raka bisa makan masakannya yang enak. Siapa tau jika Raka disuruh kerja berat oleh ayahnya, maka tugas Sisilia adalah mengurangi beban dan menutup energi yang hilang .


Raka sudah berada di kebun milik keluarga Sisilia. Hawa ladang langsung terasa dia atas tengkuknya sendiri. Raka menghirup udara sekitar dan menikmati pemandangan yang tampak. Pak Deri langsung menyuruh ini dan itu pada Raka. Dengan senang hati Raka menuruti semua perintah pak Deri.


Sambil bekerja pak Deri juga mengajak Raka mengobrol. Sesuai dengan saran dari Septian, kalau ia harus benar-benar meyakinkan pak Deri saat di kebun diiringi keseriusan. Maka Raka meladeni interogasi di kebun itu.


****


Sisilia masih melayani pelanggan tokonya dengan baik. Hampir setiap saat ia melihat jam di dinding ruangan dan jam tangan yang ia pakai.


'Mengapa jamnya gak muter-muter sih, rusak gak ya'


" Vito jam dinding itu bener kan. Gak rusak?." Sisilia mengganggu Vito yang sedang menggeser tanaman agar bisa meletakkan pot yang baru.


" Kalau kamu kebelet mau pulang. Gak usah nyalahin jam, itu baru 2 hari yang lalu diganti baterainya. Jadi gak mungkin jam itu rusak lagi dengan pasokan baterai yang baru dan tahan lama itu." Vito meregangkan jari-jarinya.

__ADS_1


Sisilia menghidupkan alarm Hpnya. Memperkirakan waktu agar ia bisa membeli bahan makanan tambahan untuk Raka dan sampai di rumah.


Alarm Hpnya berbunyi. Sisilia segera mengambil helm dan mengeluarkan kuncinya. Berlari menuruni balkon dan memasukkan kunci couplenya ke dalam lubang kunci skuter bewarna pink. Mesin sudah hidup, motor skuter itu membawa Sisilia masuk ke pasar tempat ia biasa berbelanja.


Sisilia menelfon Ibunya, menanyakan apa yang harus ia beli untuk membuat masakan enak. Sisilia selesai sesuai perkiraan waktunya, untuk ia pergi lebih cepat 15 menit dari seharusnya. Jadi waktu yang terpakai bisa memberikan tambahan waktu untuknya membeli camilan.


***


Sisilia membawa belanjaannya ke dalam rumah. Segera mempersiapkan masakan untuk bekal Ayahnya dan Raka.


Setelah semua siap. Sisilia langsung pergi ke kebun. Sambil celingak-celinguk Sisilia mencari dan memastikan keadaan Raka. Raka berjalan berdampingan dengan Ayahnya.


Sisilia menemani mereka beristirahat. Sesekali melirik keringat yang jatuh dari dahi dan pelipis Raka. Juga keringat yang membasahi baju Raka dan membuat Aura Seksi dan Hot Raka keluar dengan sendirinya. Raka juga meminum air yang Sisilia bawa. jakunnya yang bergerak membuat Sisilia menelan ludah.


" Yia, kamu ditonjok orang." Pak Deri melihat bibir anaknya yang kemerahan. dan membuyarkan lirikan anaknya yang menatap Raka.


" Enggak kok Yah." Sisilia menggeleng cepat.


Sisilia membuka kamera Hpnya. Ia lihat bibir yang lebih merah dari biasanya.


'aduhh Sisilia, kenapa pakai lipstik tanpa bercermin sih'


" Ini lipstik yah. Emang warnanya gini. Tadi aku lupa ngaca." Sisilia mengelap bibirnya dengan tangan.


" Ke ladang kamu pakai lipstik. Ayah gak tau kenapa nak Raka bisa menyukai anak ayah yang selain punya tingkat malu yang tinggi juga sangat ceroboh." Pak Deri mengelus pundak Raka.


' Ayah manggil kak Raka dengan sebutan nak Raka. Apa itu artinya..


Sisilia langsung bahagia jika ayahnya bisa menerima Raka.


" Mm. Itu masuk pada Pesona Sisilia Om." Raka cengengesan.

__ADS_1


" Baguslah kalau nak Raka sudah paham." Pak Deri menganggukkan kepalanya setuju dengan Raka.


Mereka berjalan pulang kembali. Raka langsung pamit untuk melanjutkan pekerjaan di perusahaannya.


Setelah mobil Raka menghilang. Sisilia langsung menanyakan pendapat Ayahnya, apakah Raka itu lolos jadi mantu atau tidak.


" Ayah masih harus tau. Nak Raka itu sangat pekerja keras. Dia bahkan menawarkan untuk bekerja di kebun selama sebulan." Pak Deri tersenyum.


" Hah, sebulan terus ayah nolak kan Yah?." Sisilia panik.


" Tentu saja ayah menolak. Kalau sebulan berarti ayah harus kasih dia upah." Ucapan pak Deri membuat Sisilia merasa lega .


" Tapi ayah bilang dia bisa datang sampai tiga Minggu saja." Sisilia kaget kembali.


" Loh 3 Minggu kan sama kayak sebulan yah. Ayah kan tau kak Raka itu juga harus menangani perusahaannya?." Sisilia mengeluh dengan Ayahnya.


" Yang penting kan ayah sudah mengurangi tawaran yang ia minta. Lagian kan Dia yang mau bukan ayah yang suruh dan paksa. " pak Deri masuk ke kamar mandi.


' Pantesan Ayah klop banget sama kak Raka. manggil nak Raka juga. Ternyata karena kak Raka nawarin tenaga kerja gratis.


Pak Deri kembali lagi ke hadapan putri bungsunya itu. " Ayah akan pastikan kalau dia emang bisa diandalkan untuk menjaga putri kecil ayah."


" Ayah, tapi ayah jangan terlalu menyiksa Kak Raka ya Yah." Sisilia mengangkat tangannya di dada memanyunkan bibir dengan imut tanda memohon.


" Dia itu punya badan yang kekar. Kamu bahkan natap dia dihadapan ayah. Dulu kamu selalu bilang ayah kuat dan keren di kebun, Tadi sepertinya sudah tidak." Pak Deri menggoda anaknya.


Sisilia hanya menahan senyum di wajahnya. Pada malam hari akhirnya Sisilia tau mengapa Ayahnya ingin Raka Bekerja selama 3 Minggu. Ternyata ingin pastikan jika Raka bisa menjaga anaknya seumur hidup atau tidak. Dahulu Septian yang ingin mendapat restu adalah untuk jadi pacar Sahila barulah menikah.


Sementara Raka, ia langsung meminta restu untuk menikah. Tentu saja Ayah Sisilia harus mengetahui seluk beluk Raka.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2