
Besonya Rahel sudah membulatkan tekatnya untuk meningalkan Adam, ia pertama-tama menelfon Debora dan Addy untuk tak usah ke rumah sakit ini lagi untuk menjenguk Adam, Debora terkejut dan sepat beratanya apa penyebanya dan Rahel hanya bilang bahwa ia akan menjelskanya setelah kembali dan ia meminta mereka untuk diam mengenai kejadian yg mereka lihat dimalam itu kepada saiapa pun. Setelah menelon Debora ia pun menelfon kepolisian dan telfon itu langsung di jawab "Halo ada yg bisa kami bantu???." Rahael dengan berat hati menjawabnya "Korban yg atas namakan Adam jons di temukan dalam keadaan terluka dan di rawat di ruamah Sikit xxxxxx dan nomor kamarnya adalah no xxx." Rahael langsing mematiakan hpnya karna ia sudah tak sanggup berbicara lagi ia menangis namuan ia tak ingan berlama lama di sana jadi ia memberi salam perpisahan pada Adam dengan mencium kengnya setelah itu ia pergi dari ruamah sakit itu.Dan benar saja Polisi langsung kelokai yg di beritaukan untuk memastiakan saja namun pada saat mereka sampai dan benar saja mereka menemukan orang yg sebuat dalam telfon lalu polisi itu segera melapor pada Dion selaku orang tua korban.
Dion yg sedang menemani istrinya di rumah skait tiba-tiba mendapat telfon , pada saat ia lihat dari nama pangilnya "Dari kepolisian, apa mereka sudah menemukan Fitri." Ia segera menjawab pangilan itu "Halo bagia mana pak??" Polisi itu langsung menjawabnya "Anak pak dion sudah di temuakan, dia dalam kondisi terluka dan sedang di rawat di sebuah ruamah sakit xxxxxx." Dion tak menyangka putranya akan di temukan dalam keadaan terluka namun yg ia tetap bersyukuri adalah putrnya masih hidup, peria paruh baya itu menangis mendengar kabar itu lalu berterimakasih pada polisi yg ada di hpnya itu terus menerus.
__ADS_1
Setelah telfon itu berakhir Dion memegang tangan istrinya "Sayang apa kamu dengar putra kita sudah di temukan, walau dia terluka tapi aku bersukur ia masih hidup." Tanpa Dion sadar istrinya yg koma itu juga dapat mendengar suaranya dan sebauh air mata keluar dari sudut matanya. Setelah mengetahui Anaknya dirawat ia memutskan untuk memindahkan putrnya itu ke rumah sakit tempat istrinya di rawat gara memudahkan untuk menengok kondisinya, dan perlahan beritia mengenai sorang ibu rumah tangga yg di tikan bersama pembantunya dan langdung tewas di tempat sedangkan untuk ibu rumah tangga yg terluka berhasil selamat karna ia hanya di tusuk sekali jadi ia tak terlaku mengelurkan darah apa lagi tusukan itu juga tak mengenai organ fitalnya dan pembunuhnya di katakan adalah seorang wanita yg bernama 'imelda' tersebar dan menjadai buronon polisi sedangkan, Fitri yg menyamar menjadi imelda kini pergi ke desa tetangga dan mengaku namanya sebagia 'Senia'.
Setelah tiga hari terbaring di kasur rumah sakit kini Adam terbangun ia mengedip-nedip kan kedua matanya karana pandanganya masih belum jelas, namun ia sudah menggingat mengenai dirinya dulu hinga pada saat kejadian akan di bunuh dan masa lalunya yg bersama Rahel yg dapat ia ingat adalah ia di tolong oleh seorang Waita yg berana Rahel dan tinggal bersamanya namun di ingatanya wajah wanita itu tidak jelas, dan ingatanya terpotong potong dan langsung berlanjut pada saat ia menikah denganya dan kembali di potong bahwa dia berhubungan intim dengan gadis bernama rahel itu hingga ingatanya kembali terpotong dan ingatan yg terakhir yg ia ingat di bagian dimana ia minum bersama seorang peria setelah minum bersamanya . Adam memegang kepanya "Kenapa aku tak bisa menggingat lagi." Adam memegang kepamya dan mulai memangil nama gadis itu "Rahel..., Rahel... kamu di mana??" Dion yg pada saat itu ingin memeriksa ke ruang rawat putranya namun ketik ia mendengar suara puranya ia seketika masuk ke dalam "Adam.." ia melihat putranya sudah sadar, dan Adam yg meliaht ayahnya lantas berusaha bangit dari baringnya "Paa diaman Rahel..." Dion langsung menghampiri putranya dan membantunya untuk duduk "Papa senang kamu baik baik saja." Dion langsung memeluk putranya dan Adam membalasnya setelah itu ia melepas peluknya lagi "Adam juga, tapi diaman Raheal paa..." Ayahnya meanatap bingung putrnya "Siapa yg kamua cari, tak ada orang yg bernama Rahel di sini emang siapa Rahael itu??" Adam menatap mata Ayahnya "Rahel itu istri Adam paa. Papa coba lihat ini" adam memperlihat jarainya yg diama masaih tetpasang cincin kawin yg berwarna emas yg Rahel lupa cabut.
__ADS_1
Ayahnya yg melihat cincin yg terpasang di tangan putranya terkejut karan cincin itu rerpasang pada jari tanya diaman di jari itu di pasangkan cincin ketika sudah menikah "Sejak kapam cicin itu terpasang di tangan mu, kenapa papa tak tau dan dengan siapa kamu menikah??" Adam dengan semanagat menjawab "Adam bisa menggingat ingatan adam waktu bersama gadis itu tapi ingatan Adam tidak jelas yg adam tau adam di tolong olehnya setekah itu kami menikah dan mengabiskan malam bersama. Tapi adam tak ingat kenapa Adam bisa ada di sini, dan keanapa istri adam tak ada di sini juga." Dion tak tau harus berbuat apa ia saja di kejutkan dengan perkataan putranya yg mengatakan kalau ia sudah menikah dan menikahi wanita yg bernama Rahel karna di mana-mana banyak orang yg bernama Rahel dan ketika ia bertanya pada putranya dimana alamat tempat tinggalnya dan jawaban putranya ia tak mengingatnya dan mereka pun memutuskan untuk meminta polisi untuk menyelidiki mengenai siapa yg mengantara putranya ke rumah sakit itu.
Setelah satu minggu ia meninggalkan Adam Akhirnya Addy dan Debora kembali dari kota namun kali ini mereka datang untuk mengambil pakian mereka di sana karna Ibu dan Ayah addy juga ikut pulang setelah mengetahui Debora yg sedang hamil dan pada saat itulah Rahel menceritakan segalnya pada mereka, sebenarnya Addy mendengarnya sangat senag namun ia harus sadar sekarang ia suadah tak bisa lagi mendapat rahael apa lagi istrinya sedang menggandung ia tak mau menyakiti hati istrinya yg sedang mengandung dengan mengatak ia akan menikahi Rahel namun di sisi lain Ia juga tau Rahel memendam perasaan pada Adam jadi ia ingin menunggu sampai gadis itu sudah bisa membuka hatinya lagi ia akan mendekatainya. Dan setelah selesai bercerita mereka kembali pulang dan rumah itu akan kembali sunyi dan hati Rahael terasa sesak namun ia harus belajar menerimanya.
__ADS_1
Waktu berjalan tetus kenerus dan Rahel merasa ada yg aneh pada dirinya ia yg seharusnya mengalami datang bulan di awal bulan itu tapi sama sekalitak ada tanda-tanda hingga akhir bulan jadi ia memutuskan untuk membeli alat kehamilam dan mencoba memeriksanya sendiri di ruamah, setekah selesai melakukan tiap tahapan dalam pengunaan Tespek itu kini ia menunghu hasil yg keluar "Bagai mana jika hasilnya satu, jadi aku harus sediri lagi." Rahel terus mondar mandir sambil memegang tespek itu menggu hasilnya kekuar setekah 5 menit ia menunggu akhirnya hasilnya keluar dan pada Saat Rahel lihat hasilnya dua garis yg membuatnya tak bisa menahan tangisnya sambil terus memegang perutnya "Astaga aku hamil hik.." Rahel mengis ia tak tau tangisnya itu tangis kesedihan atau tangis bahagia di sisi lain ia bersyukur akhirnya ia takan tingal sendiri dan di disisi lain ia sedih tak ada seorang suami yg dapat ia bagikan kebahagian ini bersama denganya.
Bersambung.....
__ADS_1