Takdir Rahel

Takdir Rahel
TR 56


__ADS_3

Walau mereka gagal mengejar Namun setidaknya mereka tadi mengambil gambar jadi ada bukti yg akan mereka berikan pada polisi agar pencarian lebih mudah dan setelah memberikan barang bukti tadi mereka kembali pulan dan para polisi tadi kembali melakukan pengejaran sesampi di rumah adam, addy langsung pamit untuk pulang karna ia harus menjeput putranya di sekolah dan Adam mengangguk dan peria itu pun pergi pada saat Adam naik terlihat istrinya Rahel tengah mengajari putaranya menulis dan adam yg melihat hal itu tersenyum "Papa pulang...." Sontak mereka berdua menoleh padanya dan Filix langsung bangkit dari duduknya lalu berlari sambil membawa bukunya lalu ia memperlihatkan bukunya pada ayahnya "Papa lihat, Felix belajar tulis Abc sama mama." Adam tersenyum melihat tulisan putranya walau tidak bagus setidaknya rapi pada garisnya dan jelas.

__ADS_1


"Wah anak papa pintar udah bisa nulis Abc." Adam pun membelai rambut putranya pelan lalu ia pun mendekat pada istrinya lalu ia menatap wajah Rahel sepertinya ada yg harus ia bicarakan dan Rahel yg paham langsung meminta anaknya belajar lagi "Sayang kamu belajar saja sendiri dulu mama mau bicara sebentar sama papa mu gak papa kan??" Felix mengangguk lalu ia mulai menelungkupkan sambil menulis uling Abc tadi lalu rahel dan Adam pun segera ke dapur lalu addy mulai bertanya "Rio itu siapa hel??" Rahel sedikit terkejut dari mana suaminya tau nama itu sedangkan ingatan suaminya belum sepenuhnya kembali dan rahel yg penasaran kebali bertanya "Kamu tau nama itu dari siapa??" Adam tak menjawab dam kembali bertanya "Nanti dulu bahas itu aku mau tau siapa itu Rio dan apa hubunganya dia sama kamu??" Rahel menghela napas pelan "Rio itu nama suami ku.." belum sempat rahel selesai bicara Adam langsung menyala pembimbicaraanya "Apa kamu sudah menik, lalu kenapa kamu tak memberi tau ku...." adam terlihat frus tasi dan Rahel pun mulai mejelaskan "Astaga aku belum selesai ngomong, kamu udah ngomong aja biar aku jelasin lagi Rio itu suami ku karna itulah yg di tau warga, mana ada warga yg tau kalok nama asli suami ku itu Adam Jons yg mereka tau aku menikah Rio dan sepertinya untuk surat nikah kita nama mu harus di ganti dulu karna di situ tercanyun nama mu itu Roy bukan Adam dan yg memberi nama itu adalah aku sebdiri." Adam terdiam mendengar penjelasan rahel lalu ia kembali bertanya "Apa itu nama ku dulu...." Rahel mengangguk.

__ADS_1


"Emang pada saat kamu ke kampung tadi ada yg pangil kamu Rio." Adam mengangguk "Kalok gak salah namanya pak Herman." Rahel akhirnya paham karna peria itu pernah bertemu Adam pada saat 5 tahun lalu waktu itu dia memperbaiki genteng rumah rahel "Apa cuman itu aja yg mau kamu tannya??" Adam akhinya bisa kembali bernaps kega lalu ia memeluk rahel "Ku kira kamu susdah menikah dengan peria lain..." rahel membalas pelukanya "Lain kali jika aku bicara jangan main menyela aja, dengar dulu baik baikĀ  biar gak salah paham." Tak lama terdengar suara anaknya dari dalam "Mama mama coba sini cepat lihat ada kupu kupu mama." Rahel segera melepas pelukan suaminya lalu berjalan ke dalam menghampiri anaknya di ikuti Roy dan terlihat kupu kupu yg terbang di dalam rumah mereka "Mama kupu kupunya cantik maa, Felix mau tangkap boleh gak maa??"Rahel tersenyum pada putranya "Nanti kalok di tangkap felix mau apa in kupu kupunya??"Felix menjawab ibunya "Mau Felik pelihara lah maha..., eh kupu kupnya mau kelura ayo cepat kita tutup pintunya."Felix berlari lalu menutup pintu rumah dan kupu kupu itu terjebak dan malah hinggap di dinding rumah,Felix menoleh ke belakang lalu ia melihat ibunya namun dari tingi ibunya tidak memungkinkan untuk bisa menanggkap kupu kupu tersebut lalu ia kembali menoleh pad ayahnya "Papa tangkepin kupu kupu itu dong buat Felix pa.."Adam tersenyum "Papa sih bisa aja tangkap tapi anak papa mau apain kupu kupunya nanti??" Felix menjawab "Mau bawin untuk kakak dan nenek nanti." Adam yg mendengar hal itu langsung mendekati putranya lalu mengangkatnya"Coba kamu lihat baik baik kupu kupu itu, dia sekarang sudah terjebak di rumah Felix sekarang dia sudah gak bisa ketemu anak anaknya lagi apa Felix gak kasian??"Felix terdiam lalu menatap ayahnya "Tapi kan ini buat kakek dan nenek pa.." adam tersenyum "Iya papa tau itu buat kakek dan nenek mu, tapi jangan juga kupu kupu Felix bisa membawakan nenek dan kakek mu ubi yg kamu tanam di samping rumah , di jamain mereka pasti akan suka."

__ADS_1


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2