Takdir Rahel

Takdir Rahel
TR 85


__ADS_3

Dan Jeremi mendengar lagi pembicaran mereka ysng mengatakan tentang Fitri yang rupanya juga ikut membantu mereka karna target mereka sama dan ia juga mendengar apa saja rencana mereka, jeremi perlahan mulai tersulut amrah jadi selama ini uang yang ia berikan pada fitri wanita itu gunakan untuk mencari jasa pembunuh untuk membunuh orang lain, walau jeremi tak melakukan pembunuhan secara langsung namun ia mendanai Fitri, sudah sama juga dengan ia mendukung pembunuhan itu ia berguma dalam hati "Ini tak bisa aku biarkan, aku harus bisa menyelamatkan Rahel." Jeremi mengurungkan niatnya untuk memanggil Laura jeremi justru segera pergi meninggalkan rumah itu untuk menuju tempat pernikahan Rahel dan sambilan juga ia menelfon polisi.

__ADS_1


Sedeangkan di tempat acara pernikahan Rahel terlihat begitu cantik dengan gaun pernikahanya sedangkan anak dan suaminya tampak serasi dengan mengenakan jas putih dan mereka juga mengundang sorang pesulap untuk memerihai hari pernikahan mereka dan semua terlihat berjalan lancar tanpa gangguan dan tanpa mereka sadari jika di antara tamu ada Fitri, hingga tiba tiba lampu hotel mati dan terdengar suara tembakan sontak para pengunjung di sana mulai panaik dan keluar dari ruangan, begitu juga dengan Rahel namun wanita seketika terdiam ketika merasa sesuatu di beakang yang kemungkian bukan senjata tajam namun sangat mungkin saja itu senjata api jadi ia terdiam.

__ADS_1


Sedangkan abraham yang akan menarik istrinya sedikit binggun karna wanita itu tak mau bergerak dan Rahel mulai berteriak "Lari Adam, bawa Felix sejauh mungkin." Tiba tiba terdengar suara tembakan dan terdengar sauar teriakan Rahel "Ah..." sontak Abraham terkejut dan ia juga merasakan sebuah pistol yang menyentuh kepalanya namun ia sempat menghindar dan membawa lari anaknya dan terdengar lagi suara tembakan yang entah siapa lagi yang di tembak adam tak tau jelas karna saat ini ia ingin mengamankan anaknya dan melapor kepada yang berwajib dulu baru ia memastikan lagiĀ  keadan istrinya ia harap suara tadi bukan suara istrinya namun tak bisa di pungkiri jika memang yang tertembak adah Rahel adam hanya berusaha berpikir positif saja agar ia tak ketakutan dan panik.

__ADS_1


Ia sudah berusaha berpikir positif jika yang tertembak buka istrinya pasti orang lain dan yang kenyatanya justru ayah, ibunya dan istrinya sudah bersimbah darah karna luka tembak"Fitri kenapa kamu melakukan ini, bukankah aku yang kamu benci tapi kenapa harus keluarga ku yang kamu lukai." Futri degan kesal menjawab "Karan mereka memang pantas mendapatkannya , karna mereka karir ku hancur dan sudah semestinya mereka mati." Sedangkan felix yang ada di pelukan ayahnya mulai merasakan ketakutan dan anak itu mulai kenangis dan tangisnya cukup kencang, hinga bisa mengalihkan Fitri, wanita itu tersenyum "Sepertinya anak mu ingian pertama kali di bunuh sebelum ayahnya." Pada saat mata fitri tertuju pada felix adam mengambil kesempatan untuk menendang samurai yang di pegang Fitri hingga terjatuh lalu ia pun kenghajar wajah Fitri dengan sekuat tenaganya dan wanita itu langsung pingsan di tempat, adam mengangkat anaknya menuju lift "Nak, turnlah ke lantai Bawah dan cari lah bantuan pada mereka untuk memanngil polisi dan ambulan." Anak itu menganguk dengan air mata yang masih tak henti keluar dari sudaut matanya lalu Adan mencoba menghapusnya "Tenang Felix akan baik baik saja, oke." Anak itu mangangguk lalu adam menekan pintu lift untuk anaknya dan pintu lift pun tertutup dan muali turun ke bawah sedangakn abraham kemabali ke ruang tadi dan saat itu lampu sudah menyala rupanya sudah tak ada orang lagi hanya ada tubuh istrinya yang ada di depan dan tak jauh dari situ terdapat tubuh ibunya serta ayahnya yang juga penuh dengan darah, adam terlihat Syok melihat semua ini lalu menghampiri mereka dengan tubuh yang gemetar.

__ADS_1


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2