Terjebak Cinta Gila

Terjebak Cinta Gila
episode 107 TCG


__ADS_3

sepanjang perjalanan Dira terdiam pikiran nya sedang bingung dia merasa tindakannya tadi terlalu ceroboh


" apa yang kamu katakan tadi Dira " ucap Dira pada dirinya sendiri dengan nada gelisah


" sekarang apa yang harus saya lakukan


oh Tuhan " ucap Dira sambil menghela nafasnya


" bagaimana cara nya agar Gaza menyetujuinya " gumam Dira lagi


Dira masih berpikir keras hingga tak terasa dia sudah sampai di depan rumahnya yang di tempati bersama Gaza


Dira masih berdiri mematung di depan pintu rumah dia ragu untuk masuk akhirnya dengan perlahan Dira membuka pintu itu dan dia melihat tidak ada Gaza di dalam


" kemana dia ? gumam Dira


Dira berjalan ke dapur untuk menaruh barang belanjaannya setelah itu dia kembali mencari Gaza di sekitar rumahnya


setelah mengelilingi keadaan sekitar akhirnya Dira melihat Gaza sedang menerima panggilan tapi sepertinya dia sedang marah itulah yang terlihat oleh Dira karena ekspresi wajah Gaza yang tegang


" tolong mengerti lah Clara " ucap Gaza dengan nada kesal


Dira mendengar nama seorang wanita dari mulut Gaza membuat dirinya penasaran dengan perlahan dia mendekati nya


" iya... setelah semuanya selesai saya janji akan menemui mu " ucap Gaza lagi dengan nada tenang


" kamu ingin bertemu siapa ? tanya Dira to the points


Gaza langsung mematikan sambungan telepon nya mendengar suara Dira dari belakang maklum saja saat menerima panggilan dia menghadap belakang jadi tidak tau jika Dira datang


Gaza tidak perduli jika di seberang sana Clara sedang marah karena mematikan sambungan telepon nya


" sunshine , kamu sudah pulang ? tanya Gaza dengan cepat


" mana barang yang kamu beli " ucap Gaza lagi


dia berusaha mengalihkan pembicaraan nya agar Dira tidak bertanya lagi


tapi Dira wanita yang cerdas dia tau maksud Gaza tapi dia ingin tau seberapa jauh Gaza mengalihkan pembicaraan nya


" saya hanya beli beberapa saja tidak banyak " jawab Dira tenang


" bagaimana apa kamu senang sekarang ? tanya Gaza


" lumayan " jawab Dira


setelah mengatakan itu Dira langsung pergi dia tau Gaza tidak ingin bercerita mengenai tadi dan Dira tidak akan memaksanya karena Dira sendiri juga mempunyai rahasia


" Dira " panggil Gaza


Dira berhenti mendengar namanya di panggil tapi tidak membalikan badannya membuat Gaza langsung mendekati Dira dan mendekapnya dari belakang


" please percayalah padaku " Gaza menjeda ucapannya sambil memeluk Dira dengan erat


" hanya kamu yang mampu membuatku merasa takut " sambung Gaza lagi


" sebelumnya saya tidak pernah merasakan nya karena saya tidak memiliki tujuan hidup tapi setelah kamu datang , kamulah tujuanku


sekarang " ucap Gaza panjang lebar


Dira tersentuh mendengar penjelasan Gaza dia langsung berbalik dan melihat mata Gaza untuk memastikan apakah ada kebohongan atau tidak dan akhirnya Dira tau jika ucapannya jujur

__ADS_1


" saya percaya " ucap Dira dengan lembut


Dira juga memperlihatkan senyum manis nya membuat Gaza langsung memeluk tubuh Dira dengan erat


" i love you " ucap Gaza lembut


" aku tau " jawab Dira sambil mengelus punggung Gaza


sungguh Dira tidak menyangka jika Gaza akan bicara seperti itu sebenarnya ada ketakutan tersendiri di lubuk hatinya dia takut tidak bisa memberikan seluruh cintanya


melihat masalah yang akan di hadapi nantinya membuat Dira sedikit ragu dalam bertindak dan dia tidak yakin Gaza akan mengijinkan nya


sekarang Gaza ada di ruang kerjanya dia sedang berbicara dengan Marvin lebih tepatnya memarahinya


" maaf Gaza saya tidak bisa mencegahnya untuk menghubungi kamu " ucap Marvin tidak enak


" sudahlah , semuanya sudah terjadi lagi pula dia tidak akan berhenti sebelum keinginannya


tercapai " jawab Gaza tenang


" kamu benar lagi pula itu juga bukan sepenuhnya salah ku " ucap Marvin membela diri nya


" harusnya kamu langsung mematikan smartphone nya setelah menerima panggilan ku " ucap Marvin lagi


" entahlah akhir - akhir ini saya sering lupa " jawab Gaza santai


" jangan bilang kamu juga lupa memberi tahu Dira kalo kamu akan ke Mesir ? tanya Marvin


" kau benar saya lupa lagi " jawab Gaza panik


" oh my God Gaza ini efek terlalu bucin kamu jadi lupa segalanya hanya ada Dira di otak mu " ucap Marvin kesal


" hehehe....mending sekarang kamu cari Dira segera beritahu dia ini sudah malam besok kalian harus kembali ke sini " ucap Marvin cepat


" sialan kamu " jawab Gaza


setelah mengatakan itu Gaza langsung mematikan sambungan telepon nya dan berdiri untuk mencari keberadaan Dira


Gaza berjalan di tempat makan tapi tidak menemukan Dira begitu juga di ruang tamu di teras di seluruh ruangan juga tidak ada membuat Gaza panik


" di mana dia " ucap Gaza sambil matanya mencari keberadaan Dira


akhirnya tinggal satu ruangan yang belum di datangi yaitu kamar nya ada sedikit keraguan karena jam masih menunjukkan pukul delapan malam


" apa dia sudah tidur tapi baru jam delapan tumben sekali dia sudah tidur " gumam Gaza


Gaza masuk kedalam dan tidak melihat Dira di dalam


" di mana Dira " ucap Gaza pelan


Gaza mengitari kamar nya yang lumayan besar hingga kamar mandi dia periksa juga tapi Dira tidak ada di sana hingga pandangan nya teralihkan oleh sosok tubuh yang ia kenal


ternyata Dira berdiri di balkon kamarnya rambutnya yang panjang tergerai dan tertiup angin membuatnya terlihat menawan


Gaza mendekatinya dengan perlahan jantung nya berdegup kencang melihat penampilan Dira karena dia terlihat sangat cantik di matanya di tambah pakaian yang Dira kenakan membuat siapapun yang melihatnya akan tergoda


" Dira..." ucap Gaza sambil menelan ludah nya


mendengar namanya di panggil Dira langsung berbalik dan tersenyum melihat Gaza


" apa yang kamu lakukan di sini dan seperti ini ? tanya Gaza penasaran

__ADS_1


Dira tidak menjawab pertanyaan Gaza dia malah berjalan dengan perlahan ke arah Gaza sambil tersenyum setelah


" Dira jangan memancingku kamu akan menyesalinya nanti " ucap Gaza lagi


Dira tisak perduli dengan perkataan Gaza dia terus mendekatinya setelah jarak nya semangkin dekat Dira marah meraih kepala Gaza agar lebih dekat dengan nya


Dira langsung mencium bibir Gaza dengan lembut hingga semangkin liar membuat Gaza tidak tahan dan mengerang tapi Gaza langsung sadar dia mendorong tubuh Dira hingga ciumannya terhenti


" Dira katakan apa mau mu ? tanya Gaza to the points


" saya hanya ingin bersamamu saja " jawab Dira tenang


Gaza tidak langsung percaya dengan perkataan Dira karena ada yang aneh ini bukan Dira yang biasanya karena Dira tidak akan melakukan itu menjadi wanita penggoda pasti ada sesuatu yang di sembunyikan


" jangan bohong Dira...!!! ucap Gaza dengan nada sedikit keras


" kamu tidak bisa berbohong cepat katakan apa yang kamu sembunyikan dari ku " ucap Gaza lagi dengan nada tegas


Dira tidak menyangka jika Gaza akan tau secepat itu sekarang dirinya semangkin gugup harus menjawabnya


" my sunshine , bicaralah saya akan mendengarkan hhhmmmm " ucap Gaza lembut


Gaza sadar tadi dirinya membuat Dira takut dengan membentaknya sekarang dia akan mencoba dengan nada lembut berharap Dira akan bicara


untuk Dira sendiri mendengar suara Gaza yang sudah tidak marah lagi dirinya memberanikan diri untuk bicara sebenarnya


" saya harus kembali " ucap Dira tenang


Gaza langsung marah mendengar perkataan Dira dia tau maksud perkataan wanitanya


" jangan harap " jawab Gaza mengintimidasi


" Gaza percayalah padaku ini demi kebaikan bersama " ucap Dira dengan yakin


" kamu meragukan ku Dira ? tanya Gaza dengan nada mengejek


" bukan begitu saya percaya padamu sangat percaya jika kamu mampu melindungi ku tapi ini masalahnya berbeda " jawab Dira cepat


" bagiku sama saja " ucap Gaza singkat


" Gaza sampai kapan kita harus sembunyi seperti ini ayo kita temui dia bersama " ajak Dira


" jadi kamu sengaja berdandan seperti ini supaya saya mengijinkan kamu pergi begitu " ucap Gaza tegas


Dira hanya mengangguk kan kepalanya mendengar perkataan Gaza membuat pria itu kesal Gaza ingin pergi dari sana tapi di cegah Dira


" bagaimana pun ayah ku masih di tangannya " ucap Dira


mendengar perkataan Dira Gaza langsung memeluknya dia merasa bersalah karena melupakannya


" maaf saya lupa akan hal itu kamu tenang saja saya sudah membuat penawarannya ayah pasti akan selamat " ucap Gaza yakin


" justru itu Maslah nya ayahku sudah sadar dan Dirga yang melakukan itu untuk menekanku" jawab Dira cemas


" yang ayah tau Dirga lah penolongnya saya takut jika di biarkan terus nanti ayah akan luluh dan menyetujui perjodohan itu dan semua usaha kita sia -sia " terang Dira panjang lebar


" brengsek....!!!! teriak Gaza keras


Dira langsung memeluk Gaza dari belakang untuk menenangkan nya karena melihat Gaza yang mulai emosi


sekarang mereka harus memikirkan rencananya lagi yang jelas Gaza tidak akan membiarkan rencana Dirga berhasil untuk kesekian kalinya lagi

__ADS_1


__ADS_2