
Dirga membawa Dira masuk ke mobilnya dengan mencengkeram pergelangan tangan Dira membuat wanita itu merasa kesakitan tapi Dirga tidak perduli karena masih di liputi emosi
" masuk...!!!! perintah Dirga dengan tegas
Dirga mendorong tubuh Dira cukup keras agar masuk ke mobilnya karena dia melihat Dira masih ragu Dirga juga langsung mengunci mobilnya dari luar agar Dira tidak bisa kabur
" tuan bagaiman dengan motor nya ? " tanya salah satu anak buahnya
" bakar , itu hukumannya karena membiarkan wanitaku pergi " jawab Dirga tegas
" baik tuan "
setelah memberikan perintah Dirga langsung masuk ke mobilnya Dira yang melihat Dirga masuk sudah bersiap dengan pertanyaannya dia tidak perduli dengan kemarahan Dirga
" you kill him ? tanya Dira dengan sorot mata tajam
" siapapun yang membuat ku marah akan ku hilang kan Dia " jawab Dirga enteng
" kamu gila , i hate you...!!! ucap Dira dengan nada keras
Dirga yang masih di liputi emosi mendengar perkataan Dira langsung mencengkeram pipi Dira
" kamu yang membuat ku gila...!!! jawab Dirga dengan nada yang keras juga
" jika kamu tidak menolak perjodohan ini semua itu tidak terjadi , jadi jangan salahkan saya " ucap Dirga lagi
setelah mengatakan itu Dirga menghempaskan cengkraman nya membuat Dira sedikit oleng
" saya tidak mau menikahi pria yang tidak pernah puas dengan satu wanita " jawab Dira
" kau membuatku jijik dengan gaya hidupmu " sambung Dira lagi
mendengar perkataan Dira yang terakhir membuat Dirga semangkin emosi dia langsung menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi
" aaahhhh..." teriak Dira ketakutan
" kenapa ? kamu takut , ini belum seberapa Dira nanti akan lebih seru dari pada ini " ledek Dirga
" Dirga jangan main-main " jawab Dira marah
" kita memang akan bermain honey " ucap Dirga
Dira tidak mau bicara lagi dengan Dirga dia hanya berpegangan pada sabuk pengaman mobil saja dengan erat dan memejamkan matanya
sesekali Dirga melirik Dira dan mengeluarkan semiriknya dia berhasil membuat Dira terdiam untuk sementara
Dirga masih mengendarai mobil nya dengan kencang agar cepat sampai dan terbukti kini mereka sudah berada di tempat yang di tuju sebuah bangunan yang lumayan besar tapi jauh dari rumah penduduk
" kamu membawa ku kemana ? " tanya Dira
" kamu akan tau nanti " jawab Dirga enteng
setelah mengatakan itu Dirga keluar dan membawa Dira bersamanya masih dengan mencengkram tangan Dira
" selamat datang big bos " ucap Felix basa basi
" bagaimana dengannya ? " tanya Dirga
__ADS_1
" semua aman terkendali " jawab Felix
" god , bawa kami kesana ! " perintah Dirga
Felix mengangguk kan kepalanya mendengar perkataan Dirga kemudian dia berjalan di depan nya untuk menunjukkan jalan
sebenarnya Dira penasaran dengan tempat ini terbukti dia selalu memperhatikan kondisi tempatnya tapi Dira berusaha setenang mungkin Dira ingat betul siapa orang yang di depannya
dia salah satu anak buah Dirga yang patut di perhitungkan karena dia pernah bertarung dengan nya, juga termasuk rival Gaza dan Marvin
" Dia di sini bos " ucap Felix santai
Dirga memberikan kode kepada Felix untuk membuka pintunya dan Felix langsung membuka ruangan itu
" silahkan masuk bos " ucap Felix lagi sambil membungkukkan tubuhnya
Dira yang semula biasa saja menjadi syok dengan apa yang di lihatnya apalagi dia melihat seseorang yg Dira kenal dengan kondisinya yang sangat memprihatikan
" bagaimana ? kamu suka hadiahnya ? " tanya Dirga dengan nada mengejek
" apa yang kalian lakukan...!!! teriak Dira dengan histeris
Dira ingin menghampiri orang itu tapi tangannya di cengkeraman Dirga membuat Dira tidak bisa mendekati nya
" Dirga kumohon bebaskan dia jangan seperti ini " ucap Dira dengan nada memelas
" dengan kamu memohon seperti itu membuat ku semangkin ingin menyiksanya " jawab Dirga enteng
setelah mengatakan itu Dirga memberi kode lagi pada Felix untuk menyiksa orang yang Mereka tangkap
" Arya....!!! teriak Dira histeris
Dira sungguh merasa bersalah melihat Arya mendapatkan perlakuan seperti itu karena Mereka memberikan aliran listrik ke tubuhnya
" Dirga , please....please .... hentikan semua ini " teriak Dira lagi
Dirga memberikan kode kepada Felix untuk menghentikan penyiksaan nya mendengar perkataan Dira
" ini baru permulaan honey " ucap Dirga menjeda ucapannya
" Felix bawa dia masuk ! perintah Dirga dengan nada tegas
Dira semangkin gelisah mendengar perkataan Dirga karena masih ada lagi orang yang menjadi korban nya
" saya tidak sabar bertemu dengannya ini semangkin menyenangkan " ucap Dirga lagi
" jika kamu membenciku bunuh saja aku jangan menyiksanya " ucap Dira dengan nada tegas
" membunuh mu ? " Dirga menjeda ucapannya
" saya tidak akan pernah membunuh mu kamu tau apa yang aku inginkan selama ini " sambung Dirga lagi
pertengkaran mereka harus terhenti karena Felix datang membawa seseorang yang membuat Dira bertambah syok bahkan kakinya menjadi lemas terbukti dengan Dira memundurkan langkahnya dan hampir jatuh
" Bi...Bima " ucap Dira dengan terbata-bata
" wah ...apa ini kamu membawakan saya orang yang berharga kali ini Felix, kamu akan mendapatkan bonus yang setimpal untuk ini " ucap Dirga senang
__ADS_1
" terimakasih bos " jawab Felix dengan tersenyum
sungguh kali ini Felix sangat beruntung bisa mendapatkan Bima karena pada saat itu Bima sedang lengah akibat menolong seorang wanita yang kecopetan
ternyata tanpa Bima sadari aksinya di lihat salah satu anak buah Felix sehingga mereka mengikuti Bima dan menemukan persembunyian nya sebenarnya Bima bisa mengatasinya tapi Bima tidak sendiri dia juga harus menjaga ayah Dira serta para dokter
akhirnya demi keselamatan semua Bima takluk dan tertangkap agar mereka tidak menyakiti ayah Dira itulah sepenggal kisah kenapa Bima tertangkap
" bawa dia kesana kali ini saya ingin bermain dengannya " perintah Dirga
" apa yang akan kamu lakukan padanya ? " tanya Dira panik
Dirga hanya mengeluarkan semiriknya mendengar perkataan Dira bahkan Dirga perlahan menuju ke arah Bima yang sedang di gantung terbalik oleh anak buah Dirga
tanpa menunggu lama Dirga mencambuk tubuh Bima dengan keras sampai baju yang di kenakan robek
Dira berlari menuju ke arah Bima tapi di cegah Felix dengan mendekapnya dari belakang agar Dira tidak mengganggu big bosnya
" stoopppp....!!! teriak Dira
" please.... please....jangan lagi Dirga...!!! teriak Dira kembali
" percuma Dia tidak akan mendengarkan " ucap Felix dengan berbisik
sebenarnya ini juga kesempatan Felix karena dia bisa sedekat itu dengan Dira bahkan Felix bisa mencium wangi rambut Dira
Dira menoleh ke arah Felix setelah mendengar perkataan nya untuk memastikan pendengarannya dia bertanya kepada Felix
" apa maksudmu ? " tanya Dira
" big bos akan hilang kendali jika sudah bermain tidak ada yang berani mendekati nya " jawab Felix santai
" tidak mungkin kamu bohong " ucap Dira
" aku yakin ini bukan pertama kalinya kamu melihat yang seperti ini ? " tanya Felix
Dira terdiam mendengar perkataan Felix memang benar perkataan nya ini bukan yang pertama dia lihat
Dira pikir mereka membiarkan Dirga seperti itu karena menghormati nya sebagai tuanya
ternyata Dira salah tapi karena Dirga kehilangan kendali
dan Dirga akan menyerang siapa pun di depan nya hingga amarahnya hilang barulah dia sadar sebenarnya ada satu orang yang bisa menanganinya yaitu Gaza karena mereka sama-sama gila
bahkan jika ada Gaza keduanya akan bermain bersama dan itu membuat Dirga cepat bosan dan membiarkan Gaza yang melanjutkannya
Dira sadar dari lamunannya dan menyadari jika dirinya terlalu dekat dengan felix bahkan pria itu beberapa kali menghirup aroma wangi rambut Dira dengan cepat Dira langsung menginjak kaki felix dengan keras
" aaahhhhh ...!!!! teriak Felix
" aku tidak percaya dia tidak bisa di hentikan " ucap Dira setelah terlepas dari dekapan Felix
setelah mengatakan itu Dira langsung berlari dengan cepat ke arah Dirga
" ahhh sialan keras sekali tenaga nya " ucap Felix kesal
bagaimana cara Dira menghentikan Dirga berhasilkah dia melakukannya dan apa langkah Gaza kali ini melihat dua anak buahnya tertangkap
__ADS_1