
Yasmin sungguh tak menyangka dirinya akan di perlakukan seperti ini harga dirinya hancur berkeping keping dia sungguh menyesal telah mengenal Dirga
bagaimana tidak Dirga menghukumnya dengan sangat kejam pria itu membawa Yasmine ke markasnya badan nya di ikat dan Dirga menggantungnya di mana di bawahnya terdapat ular berbisa yang sangat banyak
belum lagi darah yang keluar dari tubuhnya akibat sayatan yang di lakukan Dirga padanya
sungguh Yasmine sangat takut dan menyesal kenapa dirinya bisa jatuh cinta dengan pria gila seperti Dirga
sekarang Dirga pergi bersama Marko untuk mencari Dira sebenarnya dia gelisah karena mengetahui Dira meminum air yang dia buat karena di dalam air itu ada racikan yang sengaja dirga taruh dan berfungsi untuk melemaskan saraf otot
Karena Dira jago bela diri jadi Dirga sengaja memasukan racikan itu agar ketika dirinya ada pertentangan dengan Dira bisa mengatasinya dengan mudah terbuktikan kenapa dira bisa di bawa sekelompok pemuda tak di kenal tadi
Dirga sungguh kesal mengetahui semua itu sekarang dia menyusuri jalan menggunakan mobil yang kira kira di lewati Dira
" tuan kita sudah lama mencarinya tapi kita belum bisa menemukan nya ? tanya Marko
" sialan....aaahhhh ...!!!! kamu tau Marko harus nya kamu jangan menghentikan saya untuk menyiksa Yasmine....!!! teriak dira
" maaf tuan saya tidak bermaksud seperti itu hanya saja tangan tuan terlalu berharga biarkan yang melakukan semua itu Gaza saja...tuan cukup melihatnya " jawab Marko
" kau tau sekarang saya ingin meledakan kota ini dan Gaza....aahhhh kau benar Gaza.....Gaza....." ucap Dirga
pria itu langsung mencari smartphone nya dan menghubungi Gaza sekarang terdengar suara panggilan masuk dari sana dan
" ya...." jawab Gaza
" di mana kamu " tanya Dirga
" di jalan seperti biasa " jawab Gaza lagi
" saya butuh anak buah kamu untuk membantuku mencari seseorang " pinta Dirga
" baiklah kamu tunggu saja saya akan mengirim mereka " sambung Gaza lagi
pembicaraan mereka berakhir dan Marko mulai bingung dan bertanya tanya
" tuan kenapa meminta anak buah Gaza yang mencari nya ? kenapa tidak Gaza saja " tanya Marko
" karena saya tidak mau Dira bertemu Gaza kau tau sendiri kan semua wanita yang di dekat ku menyukai Gaza setelah bertemu dengan nya " jawab Dirga kesal
mendengar penjelasan tuan nya Marko jadi paham dia juga penasaran apa sekarang tuan nya benar benar menyukai wanita itu alias Dira Karena tidak seperti biasanya dan kali ini berbeda tingkahnya
Gaza yang sebenarnya sedang duduk di atas gedung sambil melihat ke bawah dia sedang memikirkan tentang teman nya karena sebentar lagi dia akan tau di mana dia berada
__ADS_1
" hah...." Gaza menghela nafasnya sejenak sebelum melanjutkan perkataan nya
" bagaimana kabarmu my sunshine " gumam Gaza
setelah mengatakan itu Gaza langsung bangkit dan pergi dari sana dia harus ke markas dan menemui anak buah nya untuk membantu big bosnya yaitu Dirga
setelah perjalan yang lumayan jauh dan melelahkan ke empat pemuda tadi yang membawa Dira sekarang sudah sampai di tempat yang mereka tuju
Bima dari tadi memandangi wajah Dira terus karena masih penasaran dengan gadis itu
Arya yang mengetahui nya langsung menegur
" Bim...kamu kenapa ? liatin Mulu dari tadi " tanya Arya
" entahlah saya seperti pernah melihatnya tapi di mana ya ? jawab Bima
Arya akhirnya melihat lagi wajah Dira mendengar jawaban Bima dia juga penasaran sama seperti Bima
" iya juga sih kaya familiar gitu tapi dimana ya ? tanya Arya balik
" ssstttt.....jangan keras keras nanti Maxim denger " ucap Bima sambil berbisik
dan Arya hanya mengangguk saja mendengar arahan dari Bima mereka akhirnya diam tapi otaknya sedang mengingat ingat kembali
Maxim yang duduk di depan karena sedang membawa mobilnya hanya mengangguk saja
" bagaimana jika ada ketua di sana ? tanya Rudi lagi
" ketua tidak akan datang hari ini...dia sedang sibuk dengan urusan nya sendiri " jawab Maxim yakin
" tapi ini kan jika....jika ya jika...." tanya Rudi lagi
" bawel amat sih kata saya bilang ngga datang ya ngga Datang udah titik " jawab Maxim kesal
mereka akhirnya sampai di markas yang di tuju yaitu tempat paling aman bagi para pemuda tadi tapi bagi masyarakat itu adalah tempat menyeramkan karena tidak ada yang berani mendekatinya kecuali dia ingin mati saja
ke empat pemuda itu akhirnya turun dari mobil kali ini giliran Arya yang membopong Dira di tangan nya
entah apa yang di rasa gadis itu karena sejak tadi hanya diam saja lebih tepatnya pingsan efek dari racikan yang di buat Dirga
mereka senang mendapatkan mangsa yang cukup super kali ini terutama Maxim pria itu sungguh tidak sabar ingin memberikan hukuman pada Dira karena berani menendang adik kecilnya
" cepat kamu taruh dia di sana ? perintah Maxim pada Arya
__ADS_1
" apa kamu yakin.... itu tempat ketua menenangkan diri " tanya Rudi
Maxim berdecak mendengar ucapan Rudi
" sudah ku bilang ketua tidak ada.... ingat sudah beberapa hari ketua tidak datang dia masih sibuk dengan misinya sendiri.... cepat Arya taruh di sana sekarang !!! perintah Maxim lagi
Arya yang melihat Rudi dan Maxim bersitegang hanya bisa mengikuti keinginan Maxim karena dirinya juga sudah lelah dan ingin beristirahat saja
" sudah...sudah...saya membawanya ke sana saja saya cape mau tidur saja tidak mau ikut kalian " sela Arya dengan nada kesal
saking semangat nya mereka tidak menyadari jika ada orang yang sejak tadi memperhatikan ucapan dan tingkah laku nya hingga orang itu bertanya dengan nada yang tegas
" apa yang kalian ributkan ? " tanya orang itu
mendengar ada suara yang bertanya dan tidak asing bagi semuanya ke empat pemuda itu gugup mereka membalikan badan nya dengan was was sambil berdoa semoga hanya halusinasi saja
" ketua....!!!! jawab mereka serempak
semua nya sungguh kaget ternyata tidak sesuai expetasi doa mereka tidak di dengar Tuhan karena itu bukan halusinasi melainkan kenyataan
" ketua....ke...ke...kenapa ada di sini ? tanya Bima dengan gugup
" kenapa ? ini tempatku ada yang salah ? ketua itu malah balik tanya
mereka berempat serempak menggeleng kan kepalanya Karena gugup bagaimana tidak ketua mereka sungguh menakutkan apalagi jika sudah menunjukan tatapan mata yang mematikan seperti sekarang
" apa yang kalian ributkan jawab sekarang....!!!! teriak orang itu
" bukan apa apa ketua kami hanya mendapat mangsa yang cukup tangguh Karena dia membuat kami kuwalahan tapi tenang saja ketua ...
dia sudah kita atasi dan rencana nya mereka akan memberi balasan padanya " jawab Arya panjang lebar sambil tangan nya mengarah pada Maxim bima dan rudy
ada benarnya juga ucapan Arya Karena memang dirinya tidak ikut memberi balasan sebab cape ingin istirahat
dengan perlahan ketua yang mereka sebut maju perlahan untuk melihat siapa orang yang membuat anak buahnya kalang kabut dia juga penasaran dengan orang itu
setelah semangkin dekat dan melihat siapa orang itu ketua mereka semangkin marah terbukti dengan mengepalkan tangan hingga otot ototnya menonjol keluar serta memperlihatkan sorot mata yang mematikan
sontak saja ke empat pria itu menjadi takut akibat reaksi ketuanya sampai sampai mereka menelan ludah nya sendiri
sungguh tatapan ketua mereka membuat merinding dan ke empat pemuda itu bertanya tanya apa ada yang salah dengan mangsa itu
apa yang membuat ketua mereka marah kali ini apa Karena dia seorang wanita tapi biasanya juga tidak papa karena ketua mereka terkenal tidak pandang bulu ke pada korban nya kira kira apa yang akan dilakukan ke empat pria itu
__ADS_1
mengetahui ketua mereka sungguh sangat marah kali ini