
sekarang di tempat dirga pria itu masih kesal karena sampai sekarang belum ada kabar dari anak didik Gaza
" marko sudah berapa jam mereka pergi dari tempat ini ? tanya dirga
" sudah hampir dua jam tuan " jawab marko
" sial ...kenapa mereka belum memberi kabar " ucap Dirga dengan kesal
" mungkin mereka memang belum menemukan nya tuan " jawab marko lagi
melihat tuan nya kelelahan marko berinisiatif memberikan solusi agar bos nya senang
" bagaimana jika tuan beristirahat saja siapa tau setelah tuan bangun akan mendapat kabar yang memuaskan " ucap marko
mendengar perkataan marko dirga mulai berfikir ada benarnya juga asisten nya itu
" kau benar juga tapi panggilkan mery suruh dia memijit ku dulu saya butuh pelepasan ! perintah dirga
marko yang paham dengan ucapan dirga langsung mengangguk setuju dan segera keluar dari ruangan itu
sementara orang yang dirga cari sekarang sedang memakan ikan bakar yang sangat besar gadis itu tidak peduli jika pemilik ikan itu akan marah
dan pemilik ikan yang sesungguhnya sedang dalam perjalanan pulang karena misinya sudah selesai
" maxim apa kamu yakin dengan maksud ketua ? tanya rudi
" ketua belum memberi kabar ini sudah hampir dua jam lebih baik kita kembali saja dulu langsung melapor saja " jawab maxim enteng
" hah...." rudi menghela nafasnya
ucapan maxim masuk akal juga dan rudy hanya bisa menuruti nya
akhirnya mereka sampai di markas kebesaran nya
mereka berjalan dengan santai dan percaya diri hingga mereka melewati kolam ikan kebanggaan nya betapa kagetnya mereka melihat kolam ikan itu rusak dan ada jejak kaki orang
mereka tambah marah setelah mengetahui ikan nya ada yang hilang dan yang paling besar
" rudy ...si manis mana....??? tanya maxim dengan nada sedikit keras
__ADS_1
" rambo juga tidak ada " jawab rudy
" sialan....siapa yang beranai mengambil mereka...!!!! teriak maxim lagi
kedua pemuda itu langsung masuk dengan langkah cepat di sertai amarah yang membludak karena ikan yang mereka rawat hingga besar bisa hilang
" brengsek....ini pasti ulah arya atau bima mereka selalu mengatakan akan memakan si manis dan rambo jika sedang kesal " ucap rudy di sertai dengan meninju tangan nya sendiri
" awas saja jika mereka berani melakukan itu akan ku obrak abrik taman nya terutama pohon
cabainya " sambung maxim
biarpun mereka berempat anak didik Gaza yang terkenal pintar dan di takuti tapi ada sisi lain dari ke empat pemuda itu di mana maxim dan rudy yang suka memelihara ikan karena mengingatkan dengan kampung halaman nya yang sudah hangus terbakar
* sepenggal kisah maxim dan rudi *
gaza menemukan ke dua pemuda itu di saat dirinya sedang berada di thailand seperti biasa gaza sedang menjalankan misinya tanpa sengaja dia melewati sebuah rumah yang sedang terbakar akibat terkena bom entah oleh siapa
yang jelas gaza tidak perduli dan akan pergi dari sana tapi dia di hentikan oleh ke dua pemuda yang meminta tolong dengan tubuh yang penuh luka salah satu pria itu memohon pada gaza agar membantu mengeluarkan keluarganya
" tolong kami...selamatkan mereka yang masih di dalam " ucap pemuda itu
" akan ku serahkan semua milikku untuk mu " jawab pemuda itu lagi
Gaza mengeluarkan semirik nya mendengar perkataan orang itu kini otak liciknya mukai bekerja
" aku tidak butuh semua itu yang ku mau kau serahkan hidupmu untuk ku " jawab gaza dengan tegas
" baiklah tapi kamu harus menyelamatkan mereka " jawab pemuda tadi dengan sungguh-sungguh
mendengar ucapan saudara nya pria yang bersama nya berteriaka tidak setuju
" maxim.....!!!! apa kamu gila hah jangan menurutinya kita tidak selevel dengan nya lihatlah tampang orang itu dia sanagat menakutkan " ucap rudy
" hahaha....itu syarat dari ku jika kamu ingin aku menolong orang yang ada di dalam
lagi pula saya tidak rugi " ledek gaza
" apa kamu yakin bisa menolong mereka jika ucapan mu benar maka bukan hanya sepupuku saja yang akan menyerahkan hidupnya tapi aku akan ikut bersama nya " ucap rudy dengan nada mengejek juga
__ADS_1
gaza yang mendengar ucapan rudy merasa tertantang dia mulai menjalankan rencana nya dengan kemampuan gaza yang sudah terbiasa melewati medan pertempuran yang lebih sulit baginya tantangan yang di berikan kedua pemuda itu sangat mudah
akhirnya dalam waktu kurang dari satu jam gaza berhasil membawa orang yang terjebak di dalam ternyata mereka orang tua dari ke dua pemuda itu dan seorang gadis perempuan adik dari salah satu pemuda itu
setelah gaza berhasil membawa mereka keluar tak lama api melahap habis rumah itu telat sedikit lagi mereka akan benar benar mati karena terjebak di dalam ruangan bawah tanah tempat mereka sembunyi
maxim dan rudy sungguh takjub dengan kemampuan gaza padahal maxim belum memberitahu di mana orang tua nya dan adik kecilnya bersembunyi tapi gaza menemukan nya dengan mudah
" ayo kita segera pergi dari sini saya yakin mereka akan datang untuk memastikan kalian mati atau tidak " ucap gaza enteng
" bagaimana kamu tau jika ini pembunuhan di rencana " tanya rudy
" pengalaman " jawab gaza singkat
gaza membawa mereka jauh dari kota itu dia membawanya ke tempat persembunyian nya yang ala kadarnya di sana maxim dan rudy melihat gerak gerik gaza yang cekatan memegang benda benda tajam dan sangat keren
sesuai perjanjian yang mereka buat akhirnya maxim dan rudy menyerahkan hidupnya pada gaza dia akan mengikuti semua perintahnya sebagai balas budi nya apalagi mereka mengetahui jika gaza memberikan identitas baru untuk keluarga nya
gaza juga membantu ekonomi nya dengan memberikan ushanya yang di thailand yaitu rumah makan yang pada awalnya tempat itu hanya di jadikan kamuflase dirinya jika sedang ada tugas di negara itu dan sekarang menjadi tempat usaha orang tua maxim
sedangkan untuk rudy dia hanya sepupu maxim orang tua rudy sudah meninggal dan rudy di asuh oleh orang tua maxim mereka menganggap rudy seperti anak kedua nya
gaza membawa maxim dan rudy ke negaranya dengan alasan akan bekerja dengan nya gaza juga memberi ijin bertemu jika maxim dan rudy kangen dengan keluarganya tapi hanya sebentar
" tuan apa perintah mu sekarang" ucap maxim
" pertama jangan panggil saya tuan " ucap gaza dia berhenti sejenak sebelum melanjutkan lagi perkataanya
" panggil saja ketua karena mulai sekarang kalian akan menerima pelatihan dari ku persiapkan diri kalian aku akan membantu mu menjadi lebih kuat dan di takuti " ucap gaza tegas
" baik ...!!!! ucap mereka serempak
dari situlah awal pertemuan maxim dan rudy dulu gaza hanya berdua dengan marvin saja jika sedang menjalankan pekerjaannya jadi ke dua pemuda itu menjadi yang pertama menjadi anak didik gaza itulah mengapa bima dan arya menuruti perintah kedua pria itu terutama maxim karena dia lah leader di antara ke empat pemuda itu
untuk kisah arya dan bima sendiri tak beda jauh dengan kisah sebelumnya gaza juga menemukan mereka ketika sedang memburu mangsanya tapi kisah arya dan bima hampir mirip dengan riky martin adik angkatnya
sekarang maxim dan rudy semangkin kesal setelah mencium aroma makanan yang menggugah selera bau ikan bakar yang harum membuat mereka ingin memukul orang itu yang berani beraninya memakan si manis dan rambo
apalagi setelah melihat siapa orang itu tanpa rasa bersalah dengan lahapnya menghabiskan semua yang tersisa hanya tinggal kepala dan duri ikan saja
__ADS_1
tapi itu semua hanya khayalan saja karena di sana ada marvin yang ikut makan juga mereka memakan nya di sertai canda gurau entah apa yang akan maxim dan rudy lakukan sekarang