
perjalanan yang lumayan jauh dan melelahkan akhirnya selesai sudah Gaza dan Dira sekarang ada di tempat Dirga lebih tepatnya rumah Dirga ternyata semua yang terlibat misi itu sudah datang jadi Gaza menjadi yang terakhir tiba
baik Dira dan Gaza masih terdiam di dalam mobil kebetulan mobil Gaza berhenti cukup jauh dari tempat pertemuan nya jadi keadaan di sana lumayan sepi
" apa kita sudah sampai ? tanya Dira pada akhirnya
Gaza mengangguk kan kepalanya mendengar perkataan Dira pria itu masih berat melepas wanitanya tapi mau bagaimana lagi hanya cara ini yang bisa menyelamatkan nyawa ayah Dira
" ayo kita masuk " ucap Dira dengan tenang
gadis itu melepaskan sabuk pengamannya Dira bersiap keluar tapi Gaza langsung menarik tangan Dira lalu mencium bibir Dira dengan lembut membuat gadis itu kaget
Dira tau jika pria nya sedang gelisah jadi wanita itu membalas ciuman Gaza dia juga melingkar kan tangannya ke leher Gaza membuat pria itu semangkin gila dengan ciumannya
setelah mereka lama berciuman akhirnya dengan terpaksa Gaza menyudahinya karena jika di lanjutkan terus Gaza tidak yakin bisa menahan hasratnya
" hah...hah...kita kembali saja tidak usah
datang " ucap Gaza dengan nafas ngos-ngosan
Dira tersenyum mendengar perkataan Gaza dengan perlahan wanita itu menggelengkan kepalanya
" sudah terlambat " jawab Dira pelan
" saya sungguh ingin meledakan tempat ini sekarang " ucap Gaza dengan nada tegas
" sabarlah bukan kah kamu selalu bicara
seperti itu " ledek Dira
" kamu membuat ku gila Dira " ucap Gaza lagi
Gaza ingin mencium lagi tapi Dira langsung menghindar karena ada yang datang ternyata dia adalah Marvin
" tok ...tok..." suara ketukan kaca
" sampai kapan kalian akan di dalam ? ucap Marvin kesal
Dira langsung keluar mendengar perkataan Marvin membuat Gaza jadi kesal
" mengganggu saja " ucap Gaza kesal
akhirnya Gaza ikut keluar dan melihat Marvin sedang bercanda dengan Dira lebih tepatnya sedang menggoda nya
" apa waktu dua hari belum cukup kalau begitu lakukan nanti saja di lain hari dan jangan di sini " ledek Marvin
wajah Dira langsung merona mendengar ucapan Marvin dia jadi salah tingkah di buatnya
" apa maksudmu saya tidak tahu " jawab Dira gugup
Dira juga langsung memalingkan wajahnya setelah mengatakan itu agar tidak terlihat gugup di depan Marvin tapi pria itu malah tersenyum karena terlihat lucu bagi nya
" Marvin persiapkan kakimu karena pulang nanti kamu akan berjalan " ucap Gaza tenang
" ah...kamu tidak asik , Dira lihatlah dia begitu dingin apa kamu masih mau dengan nya ? tanya Marvin dengan nada meledek
tentu saja perkataan Marvin membuat Gaza semangkin kesal tapi tidak dengan Dira dirinya merasa terhibur dengan ucapan Marvin terbukti Dira langsung tersenyum mendengarnya
__ADS_1
" jika kamu tidak sanggup bersama nya saya akan membuka tangan ini lebar lebar " ledek Marvin lagi sambil merentangkan kedua tangannya seperti ingin memeluk Dira
Marvin langsung lari setelah mengatakan itu karena melihat sahabatnya sudah mengeluarkan api cemburu pada nya
" Marvin awas kamu...!!! teriak Gaza kesal
melihat Gaza seperti itu Dira langsung memeluk Gaza dari belakang membuat pria itu kaget tapi juga senang apalagi mendengar perkataan Dira di balik punggungnya
" yang saya inginkan hanya kamu Gaza di kehidupan ini " ucap Dira tenang
Gaza ingin berbalik untuk memeluk Dira dari depan tapi wanitanya melarang
" biarkan seperti ini sebentar saja aku
mohon " ucap Dira
mendengar perkataan Dira Gaza tidak jadi membalikan badannya dia malah terdiam dan hanya bisa memegang tangan Dira karena dia tau setelah ini Mereka akan sulit bertemu
setelah kurang lebih lima menit akhirnya Dira melepaskan pelukannya dia langsung pergi lebih dulu meninggalkan Gaza di belakang dan pria itu hanya bisa mengikutinya
Dira terus berjalan melangkahkan kakinya dengan tenang gadis itu sudah berada di depan rumah ternyata Gaza membawa nya melalui pintu belakang jadi Dira akan langsung menemukan halaman rumah yang luas serta di tumbuhi tanaman
Dira bisa melihat jika di sana sudah ada Dirga yang sedang berdiri menatapnya sambil mengeluarkan senyum serta menatap nya penuh arti hanya dia yang tau
anggap seperti ini saat Dirga melihat Dira datang
Dira menghirup nafasnya dalam-dalam kemudian mengeluarkan nya dengan perlahan sebelum menghampiri Dirga
" honey bagaimana perjalanan nya ? tanya Dirga basa basi
" kamu pasti lelah tunggu sebentar " ucap Dirga lagi
setelah mengatakan itu Dirga memanggil salah satu pelayan nya tak berselang lama datang lah seseorang sambil membawa minuman tentu saja Dira hanya diam saja melihat semua itu
" minumlah kamu pasti haus " ucap Dirga tenang
Dira tak bergeming dengan perlakuan Dirga karena dia harus waspada mengingat dirinya beberapa kali di jebak olehnya
" kau tenang saja ini hanya air biasa jika tidak percaya biar saya dulu yang meminum nya " ucap Dirga lagi Untuk menyakinkan Dira
Dira melihat Dirga sungguh meminumnya dan tidak terjadi apa-apa
" kamu lihat honey tidak terjadi apa-apa " ucap Dirga lagi
tapi Dira masih saja terdiam karena ingin melihat beberapa menit lagi apa akan ada reaksi dan Dirga menyadari nya pria itu tersenyum untuk meledek Dira
" sekarang kamu percaya kan jika ini hanya air biasa ? tanya Dirga lagi
" kamu ambilkan nona muda minum " perintah Dirga tegas pada pelayanan nya
dengan sigap pelayanan itu menuangkan air kedalam gelas yang sudah tersedia untuk Dira dan memberikan nya agar di minum oleh Dira
melihat semuanya tidak ada yang terjadi akhirnya Dira meminumnya karena memang dia merasakan kehausan dira lupa jika belum minum semenjak makan bersama Gaza di markasnya
Dirga mengeluarkan semiriknya melihat Dira meminum nya dengan perlahan dia mendekati Dira sebenarnya Gaza curiga dengan tingkah big bos nya apa lagi dia melihat semiriknya membuat dia semangkin yakin ada yang salah
__ADS_1
" bagaimana " Dirga menjeda ucapannya
" sekarang apa yang kamu rasakan " ucap Dirga pelan
" tidak ada " jawab Dira tenang
" benarkan tidak ada jadi kamu percaya sekarang jika itu hanya air biasa " ucap Dirga antusias
Gaza masih tidak percaya dengan perkataan Dirga dia yakin sekali ada yang salah karena dia tau betul siapa big bos nya benar dugaannya tak lama Dira menjatuhkan gelas nya gadis itu merasakan kantuk yang luar biasa
Dira melihat Dirga tersenyum manis seolah-olah dia mengatakan yes Karena senang mendapatkan lotre Dira juga melihat Gaza yang terlihat tenang tapi siapa yang tau isi hati manusia
" Dira apa kamu lelah ? tanya Dirga dengan lembut
Dira hanya memegangi kepalanya yang terasa berat hingga gadis itu terjatuh karena pingsan Gaza ingin berlari menangkap wanitanya tapi tidak jadi karena Dirga langsung menangkap Dira ke pelukannya
" kamu masuk juga ke perangkap ku lagi honey " ucap Dirga dengan senang
" apa efek dari air yang dia minum ? tanya Gaza to the point dengan tenang
" tidak ada itu hanya air biasa jika tidak percaya cobalah " jawab Dirga enteng
Dirga berdecak melihat tatapan mata tajam Gaza dia tau jika Gaza tidak akan percaya dengan mudah
" kau tenang saja dia wanitaku mana mungkin saya memberinya racun itu hanya obat tidur yang saya olesi di gelasnya jadi air itu memang air biasa tapi tidak dengan gelasnya " terang Dirga panjang lebar
" minggir " ucap Dirga lagi dengan kesal karena Gaza menghalangi jalannya
Dirga membawa Dira masuk dengan membopong nya sungguh Gaza ingin meledakan tempat ini tapi dia sudah berjanji akan menahan amarahnya agar bisa menjalankan rencananya
dia berharap agar cepat menemukan yang di cari supaya tidak terlalu lama karena dirinya tidak yakin bisa menahan amarahnya terlalu lama jika melihat Dirga sedekat itu dengan wanitanya
di bawah ada visual para tokoh utama versi autor yah semoga cocok
Gaza stefano pria yang sangat kejam tapi cinta mati dengan Dira
Dirgantara putra pria penuh pesona tapi tidak bisa menaklukan seorang Dira
Dira Sanders gadis manis dan cantik idaman kaum adam termasuk dua pria paling berbahaya dan di takuti yaitu Gaza dan Dirga
Marvin sahabat sekaligus rekan duet Gaza jika sedang menjalankan misinya dia juga tempat curhat Dira
Marko tangan kanan Dirga dia juga selalu waspada pada Gaza karena kurang suka dengannya
felix seteru Gaza pria ambisius karena dia ingin mengalahkan nya dari segi apapun
__ADS_1