
malam yang di tunggu akhirnya tiba kini Mereka bersiap untuk kembali dan melaporkan misi ini berjalan sukses semua yang ikut dalam misi sudah tidak sabar untuk mendapatkan bonus yang diberikan tapi ada satu orang yang tidak begitu senang dengan kesuksesan misinya siapa lagi jika bukan Gaza
pemuda itu dari tadi duduk di jok kemudinya sambil menghisap rokoknya entah apa yang di pikirkan nya yang jelas pandangan matanya selalu ke atas menatap langit malam yang tak berbintang seperti hatinya saat ini yang sedang gelap
entah sudah berapa banyak batang rokok yang sudah di hisap nya dia tidak perduli selama dia merasa tenang sejenak hingga pandanganya teralihkan dengan keluar nya wanita yang membuatnya gelisah
Gaza langsung keluar dari mobil dan membuang rokoknya ke tanah dia segera menghampiri nya dengan langkah yang tegap dan tatapan matanya yang tajam membuat siapapun yang melihatnya takut
" kamu , masuk ke mobilku " perintah Gaza tegas
perintah Gaza membuat yang mendengar nya kaget termasuk Mery karena Gaza menyuruh Dira untuk ikut dengan nya ternyata pria itu bicara pada Dira dan wanita yang membuatnya gelisah sudah pasti gadis itu
" hah ..." jawab Dira dengan bingung
" Gaza sesuai perintah tuan saya yang akan membawa nya " ucap Mery tenang
" I dont care kamu lupa jika dia sudah menembak ku jadi dia harus berurusan dengan ku " jawab Gaza tegas
Mery jadi gugup dan bingung karena benar adanya jika Dira sudah menembak nya dan itu semua harus di pertanggung jawabkan seperti biasanya karena Gaza akan memberikan hukuman pada orang yang sudah berani melukainya
" tapi Gaza big bos akan marah dan menghukum ku jadi " perkataan Mery terputus karena Gaza menyela ucapannya
" itu masalah mu " jawab Gaza singkat
felix yang baru keluar melihat Mery dan Gaza sedang berdebat menjadi penasaran pria itu langsung menghampiri nya
" apa aku ketinggalan dengan pestanya bisakah aku ikut bergabung ? tanya Felix dengan nada mengejek
Marvin yang dari tadi diam akhirnya menjawab pertanyaan yang di lontarkan Felix
" yang jelas pesta kita bukan sekarang Felix nikmati hari hari mu sebelum saya mengundangnya " jawab marvin santai
" sialan jangan banyak bacot kamu " ucap Alex emosi
__ADS_1
Alex bersiap ingin memukul marvin tapi di halangi yang lain suasana bertambah kacau akibat pertengkaran dua kubu seperti biasanya jika mereka bertemu
" stop....!!!! teriak Mery
" kalian membuat nona Dira takut " ucap Mery lagi dengan kesal
mendengar perkataan Mery kedua kubu yang selalu bertengkar akhirnya diam dan Felix melihat ke arah Dira yang hanya diam saja melihat semuanya
" aku rasa ucapan kamu salah
nona kita tidak perduli dengan suasana tadi " ucap Felix meledek
Felix masih penasaran dengan Dira pria itu dengan perlahan menghampiri nya dan tangan Felix ingin menyentuh rambut Dira yang tergerai untuk memastikan sesuatu
benar saja dugaannya belum sempat tangannya mendarat di kepala Dira tangan Felix di cengkeram oleh Gaza agar tidak menyentuh nya
" kamu ingin mati sekarang Felix " ucap Gaza tegas
Felix mengeluarkan semiriknya mendengar perkataan Gaza dengan cepat pria itu menarik tangannya agar terlepas dari cengkeraman Gaza
Gaza tidak perduli dengan perkataan Felix dia malah berbicara pada Dira dan menyuruhnya untuk segera masuk ke mobilnya
" ikuti aku atau aku akan mematahkan kakimu " ancam Gaza pada Dira dengan tatapan tajamnya
semua yang mendengar perkataan Gaza menjadi takut di tambah ekspresi Gaza yang menakutkan membuat Mery jadi panik karena ucapannya
" Gaza....!!! teriak Mery
Mery berteriak karena Gaza menarik tangan Dira dengan kencang membuat gadis itu hampir terjatuh tapi pemuda itu tidak perduli dia terus membawa Dira agar masuk ke mobilnya
sedangkan felix yang melihat semua itu mengepalkan tangannya dia bertambah yakin jika ada sesuatu antara Gaza dan Dira
" ayo Alex kita pergi ada sesuatu yang harus kita lakukan " perintah Felix
__ADS_1
Alex mengangguk kan kepalanya mendengar perkataan Felix dan kedua pria itu pergi meninggalkan Mery dan Marvin yang sedang berdebat
" Mery biarkan Gaza membawanya " ucap Marvin
" apa kamu gila ini akan jadi perang dunia tiga karena Gaza bisa membunuhnya " ucap Mery panik
Marvin hanya tertawa mendengar perkataan Mery karena terdengar lucu baginya
" hahahaha ..." tawa Marvin
" jangan tertawa percayalah Marvin jika itu terjadi Gaza tidak akan bisa lepas dari big bos " ucap Mery kesal
" kamu juga harus percaya kalo Gaza tidak akan membunuh nya dia hanya memberikan hukuman kecil saja tidak akan membuatnya mati " jawab Marvin santai
" hukuman kecil seperti apa hah " ucap Mery marah
" apa dengan menyayat kulitnya atau memotong jari tangannya begitu " ucap Mery lagi dengan kesal
" haruskah dia melakukan itu " gumam Marvin
Mery yang masih mendengar gumaman marvin bertambah kesal apalagi melihat pemuda itu pergi begitu saja setelah mengatakan nya membuat Mery bertambah marah
" hey ..mau kemana kamu...!!! teriak Mery
" pulang " jawab Marvin santai
" aahhh...sialan awas kalian akan aku adukan sama big bos...!!! teriak mery lagi
" aku tunggu ...!!! jawab Marvin sambil teriak juga
Mery hanya bisa ngomel-ngomel ngga jelas dia sungguh ingin makan orang kalo bisa tapi apa daya menghadapi Marvin sama saja dengan Gaza sama sama susah dua pemuda memiliki karakter yang sama hanya Maslah wanita saja perbedaannya
entah hukuman apa yang akan di terima Dira apakah seperti bayangan Mery atau sebaliknya yang jelas sekarang Dira sudah berada di dalam mobil bersama Gaza
__ADS_1
sementara itu di tempat Dirga sekarang pria itu sedang bersiap untuk menyambut kedatangan Dira dan membawanya ke rumah orangtuanya karena dia mendapat kabar jika mereka akan pulang dari Kanada