
jam sudah menunjukkan pukul dua dini hari di mana biasanya orang-orang pasti sedang tidur pulas karena mimpi indah nya termasuk Dira gadis itu bermimpi berada di sebuah taman bunga kesukaannya
di mimpi itu Dira sangat senang karena di kelilingi bunga matahari serta orang yang paling dia cintai yaitu orangtuanya
" apa kamu senang ? tanya papa antonie
" sangat " jawab Dira
" Dira jadilah gadis kuat dan jangan percaya dengan perkataan orang lain satu lagi kamu harus ikuti kata hatimu " ucap papa antonie
" iya akan Dira ingat " jawab Dira
" pegang tangan papa " ucap papa Antonie
" kita akan kemana ? tanya Dira
" ada yang ingin bertemu " jawab papa antonie
mendengar perkataan papanya jika ada yang ingin bertemu Dira menyambut uluran tangannya dan mereka berlari kecil sambil tersenyum tangan Dira selalu menggenggam dengan erat seperti takut ketinggalan
saat Dira menoleh kesamping untuk melihat kupu-kupu yang hinggap di salah satu bunga tiba-tiba saja genggamannya terasa aneh Dira bertambah syok setelah melihat orang di depannya ternyata bukan papa nya lagi
melainkan seorang pemuda yang terlihat gagah dan walaupun yang di lihat Dira hanya punggungnya saja tapi gadis itu langsung tau jika yang berlari bersama nya bukan papa antonie
gadis itu langsung menarik tangannya dan berhenti berlari untuk bertanya
" siapa kamu ? tanya Dira
" jawab...siapa kamu ? teriak Dira
pemuda itu masih terdiam mendengar perkataan Dira dan belum mau menunjukkan wajahnya
" di mana papa ku...!!! teriak Dira lebih kencang
" apa kamu melupakan ku ? jawab pemuda itu
" bagaimana saya bisa mengenal mu wajah kamu saja tidak jelas " jawab Dira
mendengar perkataan Dira pemuda itu berbalik dan menunjukan wajah nya membuat gadis itu bertambah syok setelah mengetahui siapa Dia
" kamu..." ucap Dira
tiba-tiba saja Dira langsung terbangun dari mimpinya dan gadis itu langsung mengelap keringatnya sungguh itu mimpi yang aneh dan menakutkan baginya
tak lama Dira mendengar gedoran pintu yang membuatnya kaget dan terdengar suara yang begitu panik
" dor....dor....dor..." suara gedoran pintu
" nona bangun.... nona Dira bangun...!!! teriak orang di balik pintu
Dira langsung membukanya dan melihat keadaan di luar sangat kacau
" ada apa Arya ? tanya Dira masih terlihat tenang
__ADS_1
" nona ada penyusup mereka berhasil masuk " jawab Arya panik
" apa... !!! teriak Dira
" bagaimana bisa ? tanya Dira lagi
" ayo nona sebaiknya kita pergi dari sini " ajak Arya
pemuda itu berusaha membawa Dira pergi dengan menarik tangan Dira tapi gadis itu langsung menarik tangannya agar tidak jadi pergi
" Arya bagaimana dengan papa ku ? tanya Dira lagi
" Bima sedang bersama ayah nona serta yang lain lebih baik kita pergi dulu dari sini " jawab Arya
" tidak Arya aku ingin melihatnya " ucap Dira
gadis itu langsung berlari menuju ruangan papanya dan meninggalkan Arya yang sedang panik sekarang pemuda itu hanya bisa mengikutinya dari belakang
" papah...!!! teriak Dira
gadis itu syok melihat papa nya yang muntah darah setelah itu kejang kejang membuat siapapun yang melihatnya menjadi khawatir
" dokter apa yang terjadi dengan papaku...!!! teriak Dira
" kami tidak tau nona kenapa bisa seperti ini padahal tadi siang kondisi tuan antonie sudah membaik " jawab dokter
" cepat periksa lagi kondisi papa ku dokter " teriak Dira
" maafkan kami nona kondisi tuan kritis sekarang dan kami tidak tau apa yang terjadi ini sungguh aneh " ucap dokter itu
" bagaiman bisa bukankah kalian bilang papa ku akan segera sadar tapi kenapa sekarang kritis hik...hik..." tanya Dira sambil mengeluarkan airmata nya
sungguh hati Dira hancur melihat kondisi papa nya seperti itu padahal tadi dirinya baru bertemu walaupun hanya dalam mimpi
sekarang Dira menyadari jika mimpinya merupakan sebuah nasehat untuk nya agar lebih kuat lagi
tak lama terdengar suara dentuman yang begitu keras dan menggelegar dari luar membuat siapapun yang mendengar nya kaget tak lama juga terdengar suara tembakan yang saling bersahutan
Dira yang mendengar adanya kekacauan di tempatnya langsung mengusap air matanya dan berusaha tegar serta lebih kuat lagi sesuai nasehat papa nya tadi di dalam mimpi
" nona pergilah biar tuan kami yang akan mengurusnya saya yakin yang melakukan semua ini salah satu dari musuh tuan " jawab kepala pelayan rumah Dira
" paman tolong jaga papa ku dan bawa dia keluar dari sini Dira akan melihatnya seperti apa mereka " ucap Dira dengan nada tegas
" jangan nona itu sangat berbahaya" kepala pelayan itu menjeda ucapan nya sebelum melanjutkan lagi perkataanya
" selama ini belum ada yang bisa menerobos kediaman kita tapi orang ini dengan mudahnya melakukan semua itu dia pasti bukan orang sembarangan " ucap kepala pelayan itu lagi
Arya dan Bima yang mendengar perkataan mereka hanya saling pandang dia juga penasaran siapa orang itu karena bagi mereka ahli IT yang paling pintar hanya Marvin saja
" paman tenang saja saya tidak sendiri ada mereka yang akan menemaniku " jawab Dira
Dira menunjuk kepada Arya dan Bima kedua pemuda itu hanya mengangguk kan kepalanya tanda setuju
__ADS_1
" baiklah tapi nona harus hati-hati dan keluar dengan selamat " jawab kepala pelayanannya
" ayo ..." ucap Dira kepada kedua bodyguard nya
akhirnya Dira keluar dari ruangan papanya dengan mengendap-endap bersama Arya dan Bima
mereka melihat ruangan semua kacau para pelayan serta penjaga rumah Dira berlarian karena ada salah satu ruangannya terbakar api
ternyata suara dentuman tadi mengakibatkan kebakaran yang hebat membuat sebagian tempat Dira hangus terbakar
Dira melihat gerombolan orang yang akan memukuli salah satu pelayan nya dengan cepat gadis itu menghajar gerombolan yang ternyata anak buah felix
pertarungan terjadi sangat sengit karena Mereka saling memukul dengan kemampuan Arya dan Bima sebagai anak didik Gaza kedua pemuda itu di atas angin dengan mudah mengalahkan nya
" nona tidak apa-apa ? tanya Bima
Dira hanya mengangguk kepala nya mendengar perkataan Bima
" Bima kamu bersama papa ku saja bawa dia keluar dari sini biar saya dan Arya yang menghadang mereka " ucap Dira dengan yakin
" tapi ketua hanya menyuruh kami menjaga nona " jawab Arya
" place....bawa papa ku pergi dari sini dia adalah dunia ku jika duniaku hilang apa gunanya kalian menjaga ku karena aku akan ikut menghilang " ucap Dira dengan penuh ancaman
mendengar perkataan Dira yang mengancam akhirnya Bima menuruti nya pemuda itu kembali masuk ke ruangan papa Dira untuk membantu mengevakuasi
" nona jangan khawatir kita akan keluar dengan selamat semua akan baik-baik
saja " ucap Arya
Dira dan Arya kembali melakukan perjalanan nya dengan berhati-hati di sini baik Arya dan Bima belum pernah bertemu dengan kelompok felix karena yang selalu bertemu maxim dan Rudy
Gaza tidak pernah mengajak Arya dan Bima karena kemampuannya masih di bawah Maxim maklum saja karena maxim dan sepupunya lebih dulu bersama Gaza itulah mengapa kedua pemuda itu belum menyadari keberadaan ketua nya
dan Gaza tau betul seperti apa kelompok yang di pimpin felix mereka mengandalkan kekuatan saja siapa yang kuat dialah pemenangnya sedangkan kelompok Gaza tidak hanya mengandalkan kecerdasannya tapi juga ketangkasan bela diri
jadi tidak aneh jika kediaman Dira di buat hancur lebur oleh nya karena felix ingin membalas dendam karena kelompoknya tidak pernah bisa menerobos masuk dan sekarang dia ingin memperlihatkan kekuatannya
padahal jika bukan karena kelompok Gaza dia tidak bisa melakukan semua itu
" Mery apa yang terjadi ini tidak sesuai rencana ? tanya Marvin kesal
" biarkan saja ini juga perintah big bos " jawab Mery
" apa kamu yakin ? tanya Marvin lagi
" ini adalah hukumannya Marvin karena mereka berani membuat bos kita marah " jawab Mery lagi
Marvin tak habis pikir dengan big bosnya di balik wajahnya yang rupawan tersimpan iblis yang begitu menakutkan sebenarnya dia sudah tidak sejalan dengan Dirga jika bukan karena sahabatnya
mau bagaimana lagi dirinya terikat dengan Dirga selama dia belum melepasnya maka marvin akan tetap berada di genggaman nya seperti Gaza tapi setidaknya sekarang dia merasa lega sebentar lagi dirinya akan terbebas seusai misi ini
apa yang marvin lakukan nanti jika mengetahui karena ulahnya membuat kehidupan wanita yang dia kagumi menjadi kacau dan hancur
__ADS_1