
dira sudah sampai di ibu kota dia senang sekali dan sudah tidak sabar akan ikut audisi menyanyi di salah satu stasiun televisi
berkat sisil dirinya bisa menjadi peserta audisi sekarang gadis itu menuju tempat tinggalnya sementara
dira berjalan perlahan mengikuti langkah sisil di belakang nya dia sungguh menikmati perjalanan ini ma'lum saja dira anak rumahan ini pertama kali nya gadis itu bepergian dan langsung terpisah dengan papa nya
saking asik nya melihat lihat dira tertinggal karena tidak tau sisil sudah jauh di depan gadis itu jadi bingung dia berhenti sejenak untuk mengamati tempat itu
tiba tiba tangan nya di tarik oleh seseorang dira yang kaget hanya bisa mengikutinya karena tangan dira di cengkeram dengan keras
dira berontak tapi tenaga pria itu lebih besar
dia membawa dira ke tempat sepi dan mendorong nya ke tembok gadis itu tidak tau siapa pria di depan nya karena tertutup masker dira hanya bisa melihat tatapan matanya yang tajam seperti hendak membunuh
setelah mendorong dira ke tembok pria itu melihat ke kanan dan ke kiri seolah sedang mengamati tempat itu dira jadi kesal di buatnya
" Hai.. jangan kurang ajar ya..!!!
saat dira ingin melanjutkan perkataan nya lagi mulutnya di bekap dan pria itu membisikan sesuatu di telinga dira
" bekerja sama lah jika ingin selamat "
dira melotot karena perkataanya tak lama ada dua orang pria berpakaian rapih keluar seperti sedang mengejar seseorang
sekarang dira paham mungkin orang ini sedang bersembunyi karena sedang di kejar baiklah dia akan berusaha membantu
di saat dua orang itu ingin mendekat karena ingin bertanya pada nya dira langsung memukul wajah pria yang di depan nya
" plak... "
terdengar suara tamparan yang cukup kencang
" dasar pria brengsek apa kurang nya saya sampai kamu jalan dengan wanita lain hah...!!!
huuuuaaaa... pria sama saja padahal saya jauh jauh datang hanya menemui kamu tapi apa... kamu jahat...!!!!
pria yang di pukul dira kaget karena baru kali ini ada orang yang berani memukulnya dan seorang wanita lagi
sungguh pria itu ingin mencekik leher dira jika dirinya tidak sedang bersembunyi tapi melihat dua pria yang tadi ingin mendekat mengurungkan niatnya
mereka pikir orang ini dua sejoli yang sedang bertengkar dan itu bukan urusan nya karena ada yang lebih penting lagi yaitu mencari pembunuh anak bos nya
dira dan pemuda tadi lega karena mereka terbebas dari masalah sekarang mereka bertatapan muka dira jadi tahu mata pria di depan nya sangat tajam membuat dirinya jadi takut apalagi tadi sempat memukulnya
dira perlahan mundur karena pria itu mulai mendominasi karena mulai maju mendekati dira yang sudah mentok tembok membuat gadis itu jadi gagap
__ADS_1
" ka... kau... ma... mau apa ?
" menurutmu ? harus kah saya memukul balik "
" hah... " dira kaget dengan perkataan orang di depan nya
tiba tiba saja mereka di kaget kan suara sisil yang memanggilnya
" dira....!!!!
mereka berdua menengok ke sumber suara dira langsung mendorong pria yang ada di depan nya hingga hampir jatuh dan menggunakan kesempatan itu untuk kabur
dira berbalik untuk menjulur kan lidah nya mengejek pria tadi dia juga memberikan jari tengah nya sebagai tanda dia pecundang
" ayo cepat lari.... "
dira langsung menggeret tangan sisil agar ikut lari membuat sisil bingung hanya bisa mengikuti permainan dira yang mengajak nya berlari
" aahhh.... sial awas kau jika bertemu lagi dira....!!!!
pria itu jadi kesal karena perbuatan gadis itu tadi dia mendengar teman nya memanggil dengan nama dira sudah pasti namanya adalah dira sekarang pria itu sudah mengincar nya
" gaza....!!!!
" ayo kita harus pergi dari sini sebelum mereka menemukan kita lagi "
gaza menganggukan kepala nya mereka masih menggunakan masker untuk menutupi wajah nya dan segera pergi dari tempat itu
sekarang dira sudah si mobil bersama sisil dan orang suruhan yang menjemputnya
" kamu kemana saja sih sudah saya bilang jangan jauh jauh dari saya "
pertanyaan sisil hanya mendapat senyuman dari dira
" hehehe maaf saya tadi keasik kan melihat lihat jadi tertinggal "
" kamu bikin saya jantungan tau saya harus bilang apa jika kamu sungguh hilang di bandara tadi "
" iya.. iya sudah dong jangan marah yang penting kan sudah ketemu hem... "
sisil berdecak mendengar perkataan dira dia tidak bisa marah terlalu lama pada nya
" ingat ya dira ku sayang papa antonie menitipkan hartanya yang paling berharga pada ku jadi saya bertanggung jawab atas dirimu sekarang kapan pun kamu ingin pergi harus ijin dulu pada ku mengerti "
" ssiiiaaapppp.... bu komandan "
__ADS_1
mereka tertawa karena geli sendiri mendengar nya akhirnya setelah lelah karena perjalanan yang lumayan jauh akhirnya mereka sampai juga di tempat tujuan
mereka langsung istirahat karena lelah biarlah besok saja membereskan barang bawaan nya sekaligus bersiap untuk ikut audisi
gaza dan marvin sudah di dalam mobil mereka berhasil lolos dari kejaran orang orang yang menginginkan nyawanya
gaza masih melamun karena kejadian tadi dia masih memegangi pipi nya yang terkena tamparan dira gaza merutuki ke bodohan nya kenapa bisa kecolongan hingga dirinya juga hampir terjatuh karena gadis tadi
marvin yang mengamati tingkah sahabat nya jadi penasaran dengan gaza
" ada apa dengan pipi kamu ? eh... apa kamu habis di cium wanita hahahaha.....siapa dia saya jadi penasaran dengan nya "
gaza jadi kesal mendengar perkataan marvin dia menonyor kepala marvin dia tidak peduli jika teman nya sedang membawa mobil
" sebelum pipi ini di cium dia sudah
tinggal nama "
" terus kenapa di pegang terus " marvin masih saja kepo dengan teman nya
" jangan banyak tanya fokus saja ke depan cepatlah kau seperti keong lamban sekali membawa mobilnya "
" hah..." marvin menghela nafas nya mendengar perkataan gaza
sampai mati pun gaza tidak akan memberi tahu jika dirinya habis di pukul apalagi oleh seorang wanita
mau taruh di mana harga dirinya jika dirinya mendapat pukulan
apa lagi gaza tau jika sifat teman nya seperti wanita yang suka bergosip pasti akan memberitahu anak buahnya jadi gaza hanya bisa diam seribu bahasa
biarlah menjadi rahasia nya saja
di bawah ada visual pemeran utama versi autor ya
gaza stefano melihat tatapan mata nya saja membuat nya merinding
dira anderson gadis manis yang membuat dua pria menjadi gila karena ulah nya
dirgantara CEO yang tampan paripurna dan hanya menginginkan dira saja yang menjadi istri nya
__ADS_1