
hari ini Gaza akan ke kantor Dirga karena ingin menjalankan misinya setelah Marvin menemukan lokasi negara yang di tinggali bianka benar dugaan nya wanita itu ada di Damaskus tepatnya di negara Suriah
bianka mengira dengan pergi ke negara itu Dirga tidak akan tau karena Suriah terkenal sensitif negara ini terus berkonflik hingga sekarang itu menjadi poin plus karena Dirga dan anak buah nya tidak akan berani datang
setidaknya menurut pikiran bianka seperti itu tapi tidak dengan Gaza dia justru senang berada di sana karena memang suka tantangan dan memacu adrenalin nya
tanpa basa basi Gaza langsung menuju ruangan Dirga semua karyawan yang bekerja di sana sudah paham dengan nya itulah mengapa mereka membiarkan Gaza lewat begitu saja
sekarang pemuda itu sudah keluar dari lift yang membawa nya ke lantai atas di mana Dirga berada Gaza melihat sekertaris Marko yang sedang menjaga tempat itu atas instruksi bos nya
" tunggu sebentar lagi " perintah Marko
" minggir...!!! jawab Gaza tegas
" ini perintah tuan Dirga Gaza....!!!!
mendengar Marko emosi Gaza tersenyum mengejek
" I don't care....!!!! jawab Gaza
dengan tatapan tajam Gaza mendorong bahu Marko yang membuat posisinya sedikit berpindah dan Gaza langsung masuk ke dalam
pantas saja Marko menjaga tempat itu karena Dirga sedang bersama citra di dalam mereka sedang berciuman dengan sangat intens sampai tidak menyadari kedatangan Gaza
" bisa di percepat waktuku terbuang
sia sia di sini "
mendengar ada suara orang membuat mereka menghentikan permainan nya Dirga yang tau suara siapa itu hanya berdecak saja
sedangkan citra yang melihat Gaza dia sangat kaget karena pria yang tadi malam datang lah yang merusak suasana nya dan lebih syok lagi Dirga tidak marah sama sekali
tanpa di suruh Gaza langsung duduk dia juga mengeluarkan rokok dan mulai membakar nya tentu saja ruangan itu jadi berasap dan membuat citra tidak suka
" sayang...dia mengganggu saja suruh dia keluar saya tidak nyaman dengan asap rokok nya membuat sesak nafas "
mendengar ucapan wanita bosnya Gaza malah membuang asap rokok nya di wajah citra tentu saja membuat wanita itu jadi marah
" uhuk ...uhuk....sayang lihat lah dia tidak sopan usir dia sekarang ...!!!
" jika kamu tidak nyaman tunggu di luar saja bersama Marko pergilah "
" apa....?
" pergi tunggu di luar....!!!
citra kaget karena Dirga membentak nya wanita itu menjadi takut dia ingin protes sebenarnya tapi tidak berani citra melihat senyum mengejek Gaza pada nya dan itu membuat nya kesal
wanita itu sungguh penasaran dengan Gaza kenapa Dirga tidak marah dan mengusirnya justru sebaliknya dia yang di usir dari sana
sekarang di ruangan itu hanya ada Gaza dan Dirga sekarang mereka lebih leluasa dengan perkataan yang akan mereka bahas
__ADS_1
" bagaimana sudah menemukan nya ?
tanya Dirga penasaran
" tenang saja semua sudah clear saya ke sini ingin memastikan sekali lagi apa kamu tidak akan menyesal ?
" sudah berapa kali saya ucapkan tidak akan....!!!! jadi kau hilangkan saja sesuka mu bagaiman caranya "
" deal....!!!
mereka berjabat tangan tanda semua sudah di setujui dan sepakat dengan rencana Gaza
" ada di mana dia ? tanya Dirga lagi
" Suriah tepatnya berada di Damaskus "
" damn....!!!! pantas saja anak buah ku tidak bisa menemukan nya "
Dirga mengumpat kesal mendengar bianka ada di sana
" dia pikir akan aman di sana karena kau tidak akan ke sana negara itu selalu berkonflik kau tau kan "
" iya kau benar memang saya tidak mungkin ke sana tapi wanita itu lupa jika dirimu sangat senang di tempat seperti itu so ... kau sudah siap beratraksi....?
" of course anytime..." jawab Gaza semangat
mereka di dalam cukup lama karena membahas rencana apa saja yang akan di lakukan Gaza di Suriah nanti
Dirga juga ingin melebarkan bisnisnya di negara itu entah apa yang ada di pikiran ke dua pria gila itu sehingga memikirkan sesuatu yang hampir mustahil di negara yang masih berkonflik sampai sekarang
yang jelas ke dua pria gila itu sungguh pasangan yang serasi jika mereka lawan jenis ya karena sama sama gila dan ambisius serta harus sempurna jika mengerjakan sesuatu
citra kesal karena dirinya masih di luar hingga sekarang dan bertambah kesal ketika mencari informasi dari asisten Dirga yang hanya di jawab
" jangan ikut campur , jangan lupa batasan dan jangan berulah "
" Marko coba kamu masuk sedang apa
mereka ? suruh citra
" sebaiknya nona citra kembali ke aprtement saja atau shoping dari pada di sini "
Marko malah balik perintah pada wanita yang di depan nya membuat citra jadi geram
" hey ....jawaban apa itu cepat masuk...saya juga tadi mau shoping kalo tuan Dirga tidak menyuruh saya ke sini tau...tapi apa setelah sampai malah saya di suruh pergi...."
" itu memang tugas kamu harus siap kapan pun tuan dirga memanggil jika kamu tidak mau masih banyak yang mau dengan nya ingat itu ... !!!
citra jadi takut mendengar penjelasan Marko benar juga perkataan nya masih banyak yang mau menjadi seperti dirinya yang sudah terjamin ke mewahan
" itu....bukan maksud saya seperti itu jadi jangan cari wanita lagi ok saya janji akan menurut "
__ADS_1
" itu terserah tuan Dirga jika dia sudah bosan kau harus menerima nya tenang saja kamu akan mendapat kompensasi jika berkelakuan baik tapi akan mendapat konsekuensi jika berkelakuan buruk mengerti....!!!!
citra langsung mengangguk dia merutuki ke bodohan nya seperti nya citra harus membaca lagi isi dokument perjanjian nya di saat dia menerima tawaran menjadi teman bermain Dirga
waktu itu saking senang nya karena ajakan Alex citra main tanda tangan saja dokumen pemberian Marko dia tidak membaca isi poin penting
Gaza dan Dirga sudah selesai membahas rencana mereka di Suriah nanti citra melihat mereka keluar menjadi senang dia langsung menghampiri Dirga
" Marko kau antar citra ke bawah suruh supir mengantarnya pulang atau pergi menemaninya berbelanja saya masih ada urusan "
citra syok mendengar perkataan Dirga karena dia di suruh pulang padahal sudah menunggu dari tadi di luar karena wanita itu pikir Dirga akan melanjutkan permainan nya
" baik tuan ..." jawab Marko dengan patuh
citra melihat Gaza juga akan pergi langsung mengeluarkan permintaan yang akan membuat nya ketar ketir
" sayang biar dia saja yang mengantar ku sekalian turun "
citra menampilkan senyum semanis mungkin agar Dirga luluh oleh perkataan nya
sementara Gaza yang mendengar perkataan citra mengeluarkan semirik nya
" biar Marko saja karena dia juga akan ke
bawah " jawab Dirga
pria itu menyingkirkan rambut citra yang menutupi keningnya ke belakang telinga nya dan melihat luka di sana
" apa ini saya sudah bilang jangan sampai lecet di tubuh kamu saya tidak suka melihatnya membuatku tak berselera saja "
citra takut melihat Dirga marah karena keningnya terluka bisa gawat nanti
" sayang....ini bukan saya yang melakukan nya tapi
" jangan banyak alasan citra....!!!! mulai sekarang kita jangan bertemu dulu sebelum luka ini sembuh sekarang cepat kamu pergi dari sini ingat jadilah penurut "
citra hanya mengangguk dia pasrah dengan perintah Dirga karena masih membutuh kan ke mewahan dari nya wanita itu akhirnya pergi ke bawah dulu bersam Marko
" prok ... prok....prok...."
terdengar suara tepuk tangan ternyata itu dari Gaza setelah melihat hanya tinggal dirinya dan Dirga di sana
" kau keren sekali bos....aktingnya semangkin mengagumkan "
" benarkah....seharusnya aku mendapat penghargaan kan ?
mereka tertawa karena merasa lucu Dirga dan Gaza memang sangat dekat jika hanya berdua mereka tidak seperti majikan dan bawahan malah akan seperti saudara
saudara yang bersaing siapa yang lebih baik itu juga yang membuat Dirga susah melepas Gaza dia ingin Gaza selalu mengikuti kemauan nya tapi sejahat nya Dirga dia masih punya empati
seperti tadi masalah citra dia masih memberi kesempatan pada nya karena kesalahan wanita itu masih wajar tidak seperti bianka makanya Dirga hanya memberi hukuman tidak akan di panggil untuk bertemu dengan nya
__ADS_1