
mobil yang di kendarai Dirga akhirnya sampai juga di tempat tujuan Dira masih enggan keluar mobil gadis itu sedang berfikir bagaimana caranya agar terlepas dari Dirga
" kenapa diam saja ? tanya Dirga
" hah....apa ? Dira malah balik tanya
" ayo turun kita sudah sampai " jawab Dirga
pria itu melepaskan sabuk pengaman nya dan ingin membuka pintu mobil tapi Dira mencegah nya turun dulu dengan menarik tangan Dirga
" tunggu...saya ingin tau apa Thomas sudah di rumahnya apa belum ? tanya Dira lagi
" hp saya kan di buang jadi tidak bisa menelpon " jawab Dirga
Dira langsung mengeluarkan smartphone nya dan menyodorkan ke pada Dirga agar pria itu segera menelfon anak buahnya
" pake punyaku ayo hubungi dia " pinta Dira
" tidak mau..." jawab Dirga tegas
" kalo begitu saya juga tidak mau turun " ancam Dira
Dirga menjadi kesal dengan ucapan dira dia masih kekeh dengan pendirian nya tidak mau menelpon anak buah nya
dia sengaja mencari alasan dengan smartphone nya di buang padahal bisa saja Dirga menghubungi anak buahnya karena dirga mempunyai banyak smartphone
" ayo hubungi orang mu ? tanya Dira lagi ambil menyodorkan hp nya
entah kenapa Dirga tidak bisa menolak permintaan Dira dia berdecak tapi tangan nya mengambil hp Dira dengan kesal
dan Dirga akhirnya menghubungi anak buah nya dia juga sengaja dengan panggilan video call agar Dira percaya
" dimana ? tanya Dirga
" di rumah pria ini tuan " jawab orang itu
" perlihatkan !!! perintah Dirga
anak buah Dirga menunjukan tempat di mana dia berada dan Dira juga melihat nya gadis itu menjadi lega Karena Thomas sudah sampai di kediaman nya dengan selamat
" kau puas sekarang ? tanaya Dirga
Dira menganggukan kepala nya mendengar perkataan Dirga
" ayo turun...!!! perintah Dirga
mau tidak mau Dira turun dari mobil tapi dia masih berusaha mencari cara agar terlepas dari pria yang paling di bencinya
Dirga membawa Dira ke apartemennya dan jam sudah menunjukan pukul 11 malam perasaan Dira mulai was was dia berdoa dalam hati nya semoga ada keajaiban yang bisa membuat dirinya terlepas dari Dirga
baru beberapa langkah mereka berjalan tiba tiba ada seorang pria menyerang Dirga dengan tiba tiba pria itu mengeluarkan pisau hendak menusuk nya tapi dirga dengan sigap menangkis pisau itu
Dira yang melihat semua kejadian itu langsung kaget dia hanya bengong melihat semua nya gadis itu sungguh tidak menduga akan ada perkelahian dan tidak menyangka melihat sisi gelap Dirga
kini pria yang menyerang Dirga justru babak belur oleh pukulan Dirga yang bertubuh tubi bahkan pisau yang tadinya di tangan pria itu kini berpindah tangan ke Dirga
" berani sekali kau menyerangku....? kamu tidak ingin hidup lagi ? tanya Dirga dengan mengeluarkan semirik nya
__ADS_1
" saya tidak takut padamu kau pantas menerima semua itu kau bahkan pantas mati....!!!!! teriak pria itu
" hahahaha.....yakin sekali kamu " ucap Dirga lagi
sebenarnya pria tadi merasa takut tapi sudah kepalang tanggung jadi dia harus menuntaskan tugasnya di saat Dirga sedang tertawa pria tadi melihat Dira yang masih berdiri sendiri di sana
pria itu berusaha bangkit dan ingin menyandra Dira dia berlari ke arah gadis itu dan Dira yang menyadari nya dia langsung menghindar dia malah memukul wajah dan menendang perut pria itu hingga jatuh tersungkur lagi
Dirga yang tadi sempat kaget karena pria itu berlari ke arah Dira menjadi lega karena Dira berhasil melumpuhkan nya Dirga hampir lupa jika Dira jago bela diri
" siapa yang menyuruhmu ? tanya Dira
" ternyata kamu jago juga nona " ucap pria tadi
Dirga yang sedikit marah dengan interaksi mereka akhirnya menghampiri nya dan memukul lagi pria itu hingga lemas bahkan pisau yang di pegang nya di tancapkan ke pada bagian tubuh pria itu
" berani sekali kamu menyerang nya hah...!!!! ucap Dirga dengan emosi
" Dirga sudah....hentikan kamu bisa membunuhnya ...!!!! teriak Dira
Dirga tak menghiraukan ucapan Dira pria itu seperti kerasukan setan dan terus memukuli pria tadi dan menusuknya berkali kali hingga pingsan bisa juga yang di takuti Dira terjadi yaitu mati
tangan dan baju Dirga berlumuran darah serta Muka nya pun terkena cipratan darah
Dira yang melihat semua itu menjadi sangat syok dan takut karena Dirga sungguh terlihat mengerikan dan itu mengingatkan nya dengan sosok Gaza
hingga terlihat sosok Marko dan beberapa anak buah Dirga datang menghampirinya sebenarnya yang dari tadi menelpon Dirga adalah Marko dia ingin memberitahu jika akan ada penyerangan terhadap dirinya tapi Dirga malah membuang smartphone nya
Marko menjadi panik setelah tidak bisa menghubungi bos nya pikiran nya mulai gelisah akhirnya dia bisa melacak nya melalui hp Dira yang menelpon anak buah nya dengan cepat Marko dan yang lain menyusulnya
" nona...? tanya Marko
Dira tersadar oleh teguran Marko gadis itu langsung meminta pertolongan pada nya
" asisten Marko cepat lerai mereka Dirga bisa membunuhnya jangan diam saja...? pinta Dira
Marko hanya diam saja mendengar ucapan Dira begitu juga dengan yang lain
" kenapa kamu diam saja cepat hentikan tuan mu...!!! teriak Dira
" maaf Nona kami tidak bisa menghentikan nya " jawab Marko
" apa...!!! ucap Dira kaget
" tuan Dirga memang seperti itu jika marah dan tidak ada yang bisa menghentikan nya Nona " sambung Marko lagi
mendengar ucapan Marko dira memundurkan langkahnya bahkan gadis itu hampir jatuh jika Marko tidak menangkapnya
Dira sungguh tidak menyangka dengan semua ini bagaiman jika dirinya nanti menikah dengan nya dan membuat Dirga marah
sungguh Dira tidak mau semua itu terjadi dan gadis itu sungguh tidak menyangka akan melihat sisi gelap Dirga yang seperti iblis
sekarang dia sungguh mantap ingin memutuskan perjodohan ini dia tidak mau terluka baik fisik maupun batin nya nanti
di saat pikiran Dira sedang melalang buana dia di kagetkan dengan suara Dirga
" Marko ...!!!!
__ADS_1
bawa dia cari tau siapa yang menyuruhnya sampai ke akar akar nya " perintah Dirga
" baik tuan " jawab Marko
Marko menyuruh anak buah yang ikut bersama nya membawa pria itu dan Dirga melihat Dira yang menatap nya dengan tatapan yang sulit di artikan dengan perlahan dia mendekati Dira
sebenarnya Dira takut tapi dia berusaha menutupinya dan dia harus berakting sebaik mungkin
" kau membunuhnya ? tanya Dira to the point
" menurut mu ? Dirga malah balik bertanya
" apa kamu mulai takut padaku " sambung Dirga lagi
Dira menggeleng kan kepalanya dengan yakin sebelum mengeluarkan perkataan nya
" saya pernah mengalami yang lebih menakutkan dari ini " jawab Dira
jawaban Dira di luar expetasi Dirga pria itu mengira Dira akan takut dan tunduk pada nya sebenarnya ucapan Dira ada benarnya karena bagi Dira kehilangan ibunya adalah yang paling menakutkan hingga sekarang
" hahaha... apa kamu yakin dengan jawaban mu " tanya Dirga lagi
" sangat yakin " ucap Dira
Dirga maju mendekati Dira Karena mendengar ucapan gadis itu tangan nya ingin menyentuh pipi Dira dan mengelusnya karena gemas tapi dengan cepat di tangkis oleh Dira
" kau tau kamu membuatku semangkin terobsesi padamu saya suka gadis tangguh dan liar seperti kamu " ucap Dirga
setelah mengatakan itu Dirga langsung meraih tangan Dira dan menggenggam nya dengan erat agar gadis itu tidak bisa lari dari nya Dira sempat berontak tapi dia kalah tenaga ma'lum saja kali ini Dirga mode iblis jadi Dira tidak bisa melawan nya
akhirnya Dirga berhasil membawa Dira ke apartement nya yah walaupun dengan susah payah
" masuk...!!! perintah Dirga dengan tegas
" kau tunggu di sini ingat jangan melawan jika tidak ingin Thomas seperti orang tadi " sambung Dirga lagi
Dira hanya bisa menuruti perintah nya gadis itu melihat lihat sekitar apartement Dirga dia juga berkeliling apartement tak lama Dirga keluar membawa sebotol minuman
" minumlah kau pasti haus kan ? ucap Dirga
" tidak usah terimakasih " jawab Dira enteng
Dirga sebenarnya kesal dengan jawaban Dira tapi dia harus bersabar menghadapi wanita seperti Dira dan gadis itu di kagetkan dengan suara Dirga yang meletakan minuman nya di meja
" tak....!!!! bunyi botol minuman
" saya menaruhnya di sini jika kamu berubah pikiran minum saja saya harus membersihkan tubuhku dulu ingat kamu tidak bisa kekuar dari sini jadi tunggu saya selesai mandi " perintah Dirga
Dira menghela napasnya mendengar perkataan Dirga gadis itu sedikit lega sekarang Dira mendekati pintu keluar dan mencoba membuka nya tapi tidak bisa terbuka ternyata pintu itu menggunakan sandi
" sial....saya benar benar terkurung di sini " ucap Dira
Dira masih mondar mandir mencari sesuatu kali saja ada yang bisa di gunakan untuk keluar dari sini dan pendengarannya teralihkan dengan suara seseorang seperti sedang menekan sandi dari luar sungguh Dira sangat senang mendengarnya dia sudah bersiap di depan pintu hingga dirinya di kagetkan dengan suara orang itu
" kamu....!!! ucap nya dengan nada terkejut
Dira juga kaget dengan orang yang barusan datang dia hanya bisa berdiri saja kira kira siapakah orang itu apakah dia bisa membuat Dira keluar dari tempat itu kita lihat saja
__ADS_1