
Dira sudah pasrah dengan apa yang akan di lakukan Gaza padanya karena gadis itu tau pria di depan nya seorang pembunuh berdarah dingin sebab Dira melihat sendiri perbuatan nya
lama gadis itu menutup mata tapi tidak ada pergerakan sama sekali malah terkesan sunyi perlahan Dira membuka matanya seketika itu juga dirinya di buat kaget karena Gaza sudah tidak ada di sana pria itu malah pergi meninggalkan nya sendiri
kepala Dira celingukan mencari keberadaan Gaza siapa tau dirinya di prank Dira juga berusaha mencari keberadaan pria itu sampai ke kamar mandi nya tapi tetep tidak ada hingga dia memegang dadanya karena lega melihat Gaza sudah tidak ada
Dira langsung berlari menuju pintu kamarnya dan mengunci dari dalam agar tidak ada yang bisa masuk dia juga menelfon teman nya agar jangan ke sini karena dirinya mau istirahat
sebenarnya tadi Gaza ingin mendekati Dira tapi tidak jadi karena tiba tiba saja jantung nya berdetak kencang di tambah dia mulai merasakan sakit pada luka nya akhirnya Gaza berbalik dan pergi dari sana
dengan langkah tertatih Gaza bisa keluar dari tempat itu dan lolos dari pengejaran orang orang tadi Gaza langsung menuju mobilnya yang parkir tersembunyi pria itu mengeluarkan semirik ya ketika mengingat Dira
" untuk saat ini kamu bebas tapi tunggu saja di pertemuan berikutnya kamu tidak akan bisa lolos Dira karena kamu sudah bikin jantung saya sakit dan kamu harus bertanggung jawab nanti "
setelah mengatakan itu Gaza menancapkan pedal gas nya dengan kecepatan tinggi karena dia harus mengeluarkan peluru yang bersarang di lengan nya bagi gaza luka seperti itu tidak ada apa apanya makanya dia lebih suka mengeluarkan peluru itu dengan tangan nya sendiri nanti setelah sampai di tempat persembunyian nya
Dira masih ke pikiran tentang semuanya dan Gaza dia tidak menyangka dengan apa yang di lihatnya itu membuatnya over thinking dan mulai membatasi pertemanan nya karena semua orang pasti menggunakan topeng untuk menutupi kelakuan nya
tak terasa hari mulai gelap karena Dira dari tadi tertidur dan tidak menyadari dirinya tidak keluar Berjam jam gadis itu terbangun dan kaget karena langit sudah gelap
Dira langsung menuju kamar mandi membersihkan dirinya dia juga kelaparan dan ingin makan di luar setelah semua nya selesai gadis itu segera keluar menuju restoran yang tidak jauh dari tempatnya menginap
Dira mengamati tempat itu dan cukup bagus dia segera masuk tapi pandangan nya teralihkan dengan sosok pria yang sedang berbicara dan terlihat sangat akrab bahkan mereka saling bercanda
" hah..." Dira menghela nafasnya melihat orang itu sungguh pemandangan yang membuat mood nya turun setiap kali melihat nya
" ayolah Dira anggap tidak kenal saja lagian dia memang belum tau siapa kamu kan jadi bersikap biasa saja ayo semangat..."
Dira menyemangati dirinya sendiri tentu saja dengan suara yang pelan agar tidak ada yang mendengar nya perlahan gadis itu duduk di meja yang lumayan jauh dari pria yang paling malas di temuinya yaitu Dirga
ternyata Dirga ada di sana dengan teman nya membahas masalah bisnis dan Maslah wanita tentunya pasti itu yang pria bahas jika sudah bertemu tidak jauh dari wanita
" bagaimana apa kamu sudah menikah ? tanya Dirga
" menikah....?? kamu bercanda tanpa menikah saya bisa tau rasanya bercinta jadi tak perlu lah menikah biar ngga bosan " jawab Kenzo teman Dirga
" bajingan hahahah....kau sungguh berandal ya...."
Dirga malah meledek teman nya
mendengar perkataan Dirga Kenzo jadi tertawa mereka sama saja seorang play boy yang suka mempermainkan wanita hingga mata Kenzo teralihkan dengan sosok gadis yang sedang makan tampak santai dan bersikap biasa saja tidak seperti yang lainya
__ADS_1
" ada apa ? kamu lihat siapa ? tanya Dirga
" mangsa...." jawab Kenzo cepat
mendengar jawaban Kenzo Dirga hanya geleng geleng kepala dia tidak peduli siapa yang akan menjadi mangsanya kali ini pria itu melanjutkan makan nya sementara Kenzo mulai mendekati mangsanya
" sendiri...? tanya Kenzo pada gadis itu
gadis yang di tanya Kenzo seketika menghentikan makan nya dia melihat siapa orang yang mengajaknya bicara dan seketika sudah tidak berselera makan lagi karena orang itu langsung duduk tanpa di suruh duduk dulu
" apa ini pertama kalinya kamu ke negara ini ? tanya Kenzo lagi
yang di ajak bicara masih terdiam mengamati orang di depan nya yang selalu mengajaknya bicara
" kenapa kamu diam saja ? kenalkan saya Kenzo kalo boleh tau siapa nama mu ?
" huh...." sebelum menjawab pertanyaan nya gadis itu menghela nafasnya
" Dira " jawabnya
" nama yang cantik seperti wajahnya " sambung Kenzo
perkataan pria itu membuat Dira tersenyum tipis sebenarnya dia ingin pergi saja tapi dia sadar ini bukan negaranya jadi harus menjaga sikap
" kenapa tidak di suruh masuk saja kita gabung biar tambah seru " ajak Kenzo lagi
sementara itu Dirga penasaran juga siapa yang di ajak bicara teman nya karena posisi nya membelakangi meja Dira jadi perlahan Dirga menengok ke belakang dan dirinya kaget ternyata mangsa Kenzo adalah gadis incaran nya
Dirga merasa kesal dia melihat Kenzo dan Dira sedang berbicara seperti terlihat akrab dia mengepalkan tangan nya Dirga langsung pergi meninggalkan tempat itu dengan perasaan marah melihat Dira dan Kenzo masih berbicara
" tuan Kenzo maaf sekali lagi bukan nya saya tidak mau tapi kami sudah janji akan pergi mengunjungi tempat tempat yang bagus di malam hari bersama saya harus pergi sekarang "
Dira berusaha menolak ajakan Kenzo dengan halus agar tidak tersinggung bagaimana mana pun Dira harus bersikap sopan bukan selama orang itu tidak berbuat macam macam pada nya
" baiklah jika kamu ingin pergi oiya mulai sekarang kita berteman kan jadi jika bertemu di jalan jangan sungkan untuk menegur ok "
dira tersenyum mendengar perkataan Kenzo dan senyuman Dira membuat Kenzo jatuh hati di buatnya
pria itu sungguh tidak tau dengan dirinya karena tidak biasanya seperti ini dia tidak bisa mengeluarkan rayuan mautnya seperti biasa jika sedang mengincar mangsanya
malah dirinya di buat grogi
__ADS_1
" saya tidak bisa janji karena mungkin lusa sudah pulang ke negara ku lagi " jawab Dira
" apa...? kamu mau pulang jadi benar kamu bukan orang sini ? tanya Kenzo lagi
" maaf tuan Kenzo saya pergi dulu terimakasih untuk waktunya menemaniku bicara "
Dira segera berdiri dan pergi meninggalkan Kenzo yang masih bengong dengan penjelasan nya Dira tidak peduli walaupun Kenzo memanggil nama nya gadis itu tetap berjalan keluar meninggalkan tempat itu
" aahhh ... sial cepat sekali dia perginya "
Kenzo jadi kesal karena tidak berhasil mengejar Dira sungguh pria itu di buat penasaran dengan Dira apa yang kurang dari nya padahal tampang Kenzo juga tak kalah rupawan terbukti dengan banyak nya wanita yang mau di ajak tidur dengan nya dia juga kaya karena seorang pengusaha
" aku harus tau hotel mana dia tinggal "
Kenzo tidak akan menyerah begitu saja dia akan melakukan segala cara agar bisa bertemu lagi dengan Dira
Dira berbohong jika dia sudah di tunggu teman nya itu hanya alibinya saja agar cepat pergi dari sana terbukti dirinya berjalan sendiri sekarang gadis itu berkeliling tempat yang tidak jauh dari tempat nya menginap
teman setim Dira mengira gadis itu masih sakit jadi tidak tau jika Dira sedang jalan jalan di luar mereka pikir Dira masih istirahat itulah sebabnya Dira tidak di cari termasuk sahabatnya
tak terasa sudah larut malam Dira akhirnya kembali menuju tempat istirahatnya di tengah jalan tangan dira ditarik oleh seseorang dengan kuat membuat gadis itu kaget dia meronta tapi kalah kuat
orang itu menarik Dira ke tembok membuat Dira terpojok karena tangan orang itu langsung mengungkung Dira bertambah syok melihat siapa orang itu
" kamu...!!!! apa kamu sudah gila hah....!!!
Dira berteriak dia mendorong dada pria itu hingga hampir saja terlepas karena pria itu langsung menarik tangan Dira lagi dan menahan nya di tembok lagi
" apa saja yang kalian lakukan kenapa baru pulang hah....!!!!
" apa urusan kamu minggir....!!!!
" kenapa kamu seperti membenciku padahal kita baru bertemu siapa kamu sebenarnya....!!!!
" hah.... tuan Dirga mohon jangan seperti ini saya tidak tau apa yang tuan bicarakan "
" bagaimana jika saya tidak mau pergi sebelum kamu bicara apa yang kamu lakukan
bersama nya "
" itu bukan urusan tuan jangan campuri urusanku jadi tuan Dirga saya mohon minggir karena saya ingin istirahat "
__ADS_1
dengan kekuatan penuh Dira mendorong Dirga hingga Dirga hampir terjatuh karena belum siap dengan tindakan Dira pria itu segera berlari ingin menangkap tangan Dira lagi dia harus memberi hukuman pada gadis itu