
sekarang Gaza dan Marvin sedang menuju ke tempat di mana sang big bos berada yaitu club malam yang sering di kunjungi bos nya serta antek antek nya yang setia
selama di perjalanan Gaza hanya terdiam dan pandangan nya lurus ke depan entahlah apa yang di pikirkan nya yang jelas membuat Marvin bingung karena tidak seperti biasanya
akhirnya Marvin pun membuka percakapan nya duluan agar Gaza mau bicara
" ekhem....apa kamu akan berpenampilan seperti itu saja ? tanya Marvin sambil menyetir mobilnya
ma'lum saja penampilan Gaza masih seperti seorang pengusaha hanya dasi nya yang terlepas
mendengar perkataan Marvin Gaza hanya berdecak saja lantas tangan nya meraih sebuah kotak yang berada di dasbord mobil
ternyata itu semua perlengkapan nya ketika bertemu dengan Dirga bos besarnya jika berada di tempat seperti itu tanpa mengeluarkan suaranya Gaza langsung membuka Jaz nya dan mengganti dengan jaket serta memakai semua perlengkapan nya seperti kalung dan anting tindiknya
sekarang penampilan Gaza seperti bad boy tapi itu justru membuatnya semangkin keren
seperti ini penampilan Gaza ya
mobil mereka sudah terparkir di di tempat biasa Gaza dan Marvin langsung menuju ke tempat di mana Dirga selalu duduk di sana
sepanjang perjalanan menuju tempat VVIP banyak mata memandang pada ke dua pemuda itu terutama Gaza karena tak sedikit yang terpesona oleh auranya tapi tidak ada yang berani mendekatinya
mereka hanya saling berbisik bisik saja di tempat nya masing masing karena mereka tau siapa Gaza Stefano seperti sekarang di pojokan ada segerombolan gadis yang sedang hange out dan mereka langganan juga di tempat ini
" akhirnya pangeran iblis datang " ucap salah satu dari mereka
" yah....dan kita hanya bisa melihatnya dari jauh " jawab satunya lagi
" aahhh....aku penasaran siapa yang dapat menaklukan nya " sambung salah satu dari mereka lagi
" kalo saya tetep tuan Dirga yang paling tampan dan paling keren " sela teman nya
" ya ..ya...mereka memang tampan dengan porsinya masing masing bagiku pacarku yang paling tampan..."
perkataan terakhir membuat semua yang mendengarnya tertawa dan mereka masih asik membicarakan setiap orang yang mereka lihat
Gaza melihat semua orang seperti biasa berkumpul dengan di temani wanita masing masing tapi pandangan nya teralihkan dengan orang yang sedang duduk dengan bos nya karena Gaza baru melihat orang itu
Dirga yang melihat Gaza datang langsung menghentikan pembicaraan nya dengan orang itu dan dia menatap Gaza membuat yang ada di sana menjadi hening karena terdiam
Marvin yang tidak enak langsung berinisiatif membuka suara nya
" bos....maaf kami telat lima menit hehehe...." ucap Marvin
" ITS Ok no problem" jawab Dirga
jangan harap seorang Gaza akan melakukan hal sama seperti Marvin karena faktanya Gaza langsung duduk dan mengeluarkan rokok nya seperti biasa
" ooowwwhhhh....inikah tuan Gaza Stefano " tanya orang yang duduk di samping Dirga
__ADS_1
" ya...betul sekali " jawab Dirga
Gaza hanya diam mendengar percakapan kedua orang itu dia juga menunjukan tatapan mata yang tajam tanda tidak suka nama nya di perbincangkan
" hahahaha ....santai saja bung saya hanya penasaran dengan mu saja dan ternyata semua sesuai fakta kau memang menakutkan " sambung orang itu lagi
Gaza masih tak menghiraukan orang itu dia terus saja menghisap rokoknya
" tuan Robert saya sudah bilang kan dia itu membosankan " tanya felix
" tapi saya suka tipe yang seperti ini " jawab tuan Robert
mendengar jawaban Robert Gaza menjadi kesal saja dia pun spontan mengeluarkan kata nya
" tapi saya tidak suka kamu yang saya sukai darah " jawab Gaza tegas
" hahaha...anda memang sangat di luar dugaan kenalkan saya Robert " ucap nya
Gaza diam saja dia tidak peduli dengan nya melihat interaksi kedua nya yang lumayan susah Dirga akhirnya membuka suaranya
" Gaza dia adalah clienku yang datang dari Belanda kita akan bekerja sama mulai sekarang aku ingin kamu bisa membantunya suatu saat nanti " tanya Dirga
" baik ..." jawab Gaza tegas
" tuan Robert silahkan nikmati waktunya di tempat ini dan pilihlah mana yang kamu suka saya sudah menyiapkan ruangan khusus untuk mu bersenang senang " ucap Dirga
" terimakasih tuan Dirga saya senang dapat bekerja sama dengan anda baiklah saya pergi dulu ke tempat yang kau sediakan " jawab Robert
Dirga mempersilahkan client nya untuk pergi sekarang tinggal beberapa saja yang masih di situ untuk mendengarkan instruksi big bosnya
" iya bos " jawab Gaza
" saya ingin kamu memata matai calon ayah mertuaku dan kau ambil darahnya saya perlu itu " perintah Dirga to the point
semua yang mendengar perkataan bosnya jadi heran untuk apa semua itu
" tidak mau...." jawab Gaza dengan tegas
sontak saja perkataan Gaza membuat Marvin ketar ketir tapi tidak bagi Felix dan Alex mereka senang dengan jawaban Gaza
" Gaza ...!!!! apa kamu sadar dengan apa yang kamu ucapkan " bentak Marko
sebagai asisten sekaligus tangan kanan big bos nya Marko emosi mendengar perkataan Gaza
" bos....maafkan Gaza mungkin dia punya alasan sendiri kenapa menolak perintah bos " sambung Marvin
" bos saya setuju dengan Marko tak seharusnya dia menolak perintah bos " sambung Felix
pria itu sengaja membuat suasana menjadi tegang karena ingin membuat Gaza dan Dirga bersitegang dan akhirnya bermusuhan
" diam....!!!!! bentak Dirga
__ADS_1
mendengar suara bentakan bos nya sontak saja mereka semua terdiam
Dirga mulai kesal dia melonggarkan dasinya dan mulai menatap Gaza dan bertanya
" kenapa kamu menolak , jelaskan ? perintah Dirga
" tidak ada tantangan itu terlalu mudah bagiku dan saya tidak suka lebih baik serahkan saja pada yang lain " jawab Gaza
Dirga langsung tertawa mendengar jawaban Gaza
" hahahaha.....kau memang terbaik saya akui ini memang mudah bagi mu tapi ini juga sangat sulit untuk yang lain hanya kamu yang bisa "
" tapi saya tetap tidak mau bos karena jika hanya mengambil darah saja itu bukan diriku saya lebih suka mengambil nyawa " jawab Gaza enteng
Dirga pusing dengan jawaban Gaza terbukti dia langsung memijat pelipis nya ada benarnya juga dia tidak mungkin membahayakan calon ayah mertuanya kan mau tidak mau dia menuruti kemauan Gaza
" kau benar....baiklah tugas ini kuserahkan pada mu Felix " ucap Dirga
" baik bos....saya akan melakukan nya dengan sangat rapih " jawab Felix
Dirga senang dengan jawaban Felix tiba tiba saja hp Dirga berbunyi tapi itu bukan panggilan melainkan sebuah pesan masuk Dirga langsung membuka nya entah apa yang dia lihat sehingga membuatnya sangat marah
" sial ...!!!! ucap Dirga
pria itu sungguh marah dia langsung pergi dari tempat itu tak menghiraukan anak buahnya yang sedang bingung tapi tidak bagi Gaza dia tau apa yang membuat bosnya marah siapa lagi jika bukan masalah wanita
melihat Dirga pergi Gaza juga pergi dari tempat itu sedangkan Marvin masih asik dengan dunia nya karena berbaur dengan yang lain untuk Felix dia senang akhirnya dirinya mendapat kan tugas yang lumayan penting yaitu mengawasi calon ayah mertua bos nya dia juga ingin melihat wanita seperti apa yang akan di nikahi seorang dirgantara
Gaza terus berjalan di antara kerumunan orang yang sedang asik berjoget dia tidak peduli dengan yang lain hingga dia menyenggol orang yang sedang menari
" hei....dasar bodoh ini tempat untuk dance floor jalan jangan di sini...." bentak orang itu dengan nada marah
orang yang tadi nya marah menjadi tidak berani setelah tau siapa yang menyenggolnya dia malah takut sendiri karena Gaza menatap nya dengan tajam
" siapa yang bodoh " tanya Gaza dengan aura membunuh
" ah ..saya yang bodoh maaf tuan Gaza " jawab nya
mendengar ucapan orang tadi Gaza perlahan mendekati nya membuat orang itu ketar ketir setelah dekat Gaza mengusap usap pundak orang itu seolah olah membersihkan debu yang menempel pada baju nya tapi setelah itu dia menekan pundak pria itu dengan kencang dan membuat orang itu meringis kesakitan
melihat ekspresi orang itu Gaza mengeluarkan semiriknya dan berkata
" yah kau memang bodoh..." ucap Gaza
setelah mengatakan itu Gaza langsung berbalik dan pergi membuat orang tadi menjadi lega
" selamat....selamat....sungguh pangeran iblis sangat menyeramkan hhhiiii...." orang tadi bergidik sendiri mengingat tatapan mata Gaza
sementara itu Dirga melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh pria itu sungguh marah dan ingin menghancurkan semua yang ada di depan nya Dirga langsung menghubungi seseorang yang dapat membantunya
" kamu lacak di mana orang ini tinggal sekarang....!!!! waktumu lima menit "perintah Dirga
__ADS_1
" baik bos... ! jawab suara di ujung sana
entah apa yang membuat Dirga marah kali ini sehingga pria itu sudah tidak sabar ingin menemuinya dan memberi hukuman padanya kali ini harus berhasil apa pun caranya itu yang di fikirkan Dirga saat ini