
sekarang dira sedang duduk di ruang kerja bersama papa nya di saksikan kepala pelayan rumah itu dira masih setia mendengarkan syarat apa saja yang akan di berikan ke pada nya
" papa mengijinkan kamu menjadi artis ibu kota dengan syarat kamu harus merahasiakan identitas mu papa tidak akan membantumu untuk meraih puncak kau harus berjuang sendiri dari nol dira apa kamu sanggup ?
papa dira melihat putrinya sejenak sebelum melanjutkan perkataan nya lagi
" jadi kau di larang menggunakan nama sanders di belakang mu selama satu tahun jika kamu berhasil maka papa akan membatalkan perjodohan itu apa kamu bisa memenuhi syarat papa dira... ?
" pa satu tahun itu singkat di perpanjang lagi ya plase... "
" tidak dira itu syarat dari papa jika kamu tidak sanggup lebih baik Terima perjodohan ini "
" tidak mau...!!!
pah dira mau menikah sama pilihan papa tapi jangan dia dira ngga mau pah...!!!!
" kenapa sayang dia pria yang sudah mapan tampang nya juga sangat tampan dia sempurna untuk kamu sayang "
" pah... dia casanova dira ngga sudi mendapatkan yang sudah bekas...!!!
" hahahaha.... dira sayang itu hanya rumor kamu jangan percaya dia anak sahabat papa dulu kami sudah berjanji akan menjalin hubungan yang lebih erat lagi sayang "
" pah...sampai mati pun dira tidak mau....!!! buka mata papa dia itu menjijikan "
" dira.....!!!!
mendengar suara papa nya berteriak dira kaget gadis itu langsung berlari ke luar dan menangis papa antonio merasa bersalah dia berusaha mengejar putrinya
sampai di depan pintu kamar anak nya papa antonio berusaha membujuk agar dira membuka pintu
" sayang... maafkan papa sungguh papa menyesal ijinkan papa masuk ya... "
papa antonio mencoba membuka pintu kamar dira dan " ceklek " suara pintu terbuka kali ini dira tidak mengunci pintu nya
papa antonio melihat putrinya berada di balik selimut yang menutupi seluruh tubuh nya perlahan pria paru baya itu mendekat
" dira... sayang jangan seperti ini papa tidak sanggup jika dira berkata kematian apa nanti jadi nya papa tanpa dira....hanya dira yang papa punya "
mendengar perkataan papa nya dia membuka selimut nya dan melihat ayah nya jadi sedih dira langsung memeluk papa nya
yah mereka hanya hidup berdua karena mama dira sudah meninggal karena sakit tapi papa antonio tidak pernah menikah lagi untuk mencari pengganti nya
karena dia sangat mencintai istri dan sangat menyayangi putrinya dia tidak mau memberikan ibu sambung untuk dira baginya dirinya saja sudah cukup
" maafin dira pah bukan maksud dira seperti itu dira hanya tidak suka pada nya "
__ADS_1
" sayang kalian kan belum pernah bertemu kenapa kamu sudah bilang tidak suka kalian saling kenal saja dulu nanti jika tidak cocok kamu baru memutuskan nya "
" pah... dia memang tidak tau dira tapi dira tau siapa dia pah bahkan seluruh negara ini tau siapa dia...tidak perlu tampan atau kaya yang dira mau dia hanya mencintai dira seorang walaupun dengan penghasilan yang pas pasan untuk apa kaya tampan tapi selingkuhan nya di mana mana dira ingin punya suami seperti papa yang hanya mencintai mama "
mendengar penjelasan putri nya papa antonio langsung memeluk lagi anak nya sebenarnya dia juga ragu dengan perjodohan ini tapi mau bagaimana lagi ini ke inginan almarhum istrinya
" hah... jadi jalan satu satu nya dira akan menerima persyaratan dari papa ? tanya papa antonio
dira hanya mengangguk sekarang dia harus membuktikan ke pada papa nya kalo dirinya bisa bertahan dan sukses tanpa embel embel nama sanders di belakang nya
gaza dan marvin sudah sampai di tempat yang di tuju untuk menemui bos besar nya tempat itu sangat ramai banyak orang berdatangan apa lagi di jam malam seperti ini
karena tempat yang mereka tuju sebuah bar terkenal seperti biasa jika tuan nya memanggil diri nya pasti di tempat itu
gaza mengamati tempat itu untuk mencari tuan nya setelah ketemu dia langsung menghampirinya di sana sudah ada felix dan alex seperti biasa mereka sedang asik mengobrol di temani wanita wanita sexy di dekat nya
gaza juga melihat bosnya tak jauh beda dengan felix dan alex selalu seperti itu entah sudah berapa lama mereka berada di sini yang jelas tidak akan pulang sebelum melakukan permainan dengan para wanita nya
" duduk lah gaza..."
mendengar perintah dari tuan nya gaza langsung duduk dia memilih tempat duduk yang paling ujung sedangkan marvin langsung berbaur dengan para wanita yang sudah menunggu nya dari tadi
" ke sinilah bro... sesekali nikmati hidup mu "
sekarang gaza malah membakar rokok nya untuk di nikmati dengan minuman yang sudah tersedia di meja
" kau urusi saja wanita mu yang sudah gatel ingin bermain "
mendengar perkataan gaza felix jadi tertawa
" hahaha... kalo itu kau tak perlu khawatir karena sebentar lagi kami akan melakukan nya "
felix langsung mencium wanita yang di samping nya dengan kasar mereka tanpa malu melakukan itu karena memang sudah hal wajar bagi orang yang ada di tempat itu
" wow... wow... kau sungguh tidak sabar ya felix "
sekarang alex yang bertanya sontak saja mereka yang ada di tempat itu tertawa
gaza hanya diam dia masih menghisap rokok nya sesekali menenggak minuman yang sudah tersedia
" sudah.. sudah... kalian ini selalu seperti itu jika bertemu sekarang dengarkan perintah ku..!!!!
mereka yang tadi nya tertawa jadi diam melihat bos nya mulai buka suara
" felix ada tugas untuk mu apa kamu masih mau bianka ?
__ADS_1
mendengar nama itu felix langsung menoleh pada nya karena dia memang tertarik dengan wanita itu
" kenapa bos memang nya ? tanya felix penasaran
" kau ambil saja dia saya sudah bosan dan kau alex carikan saya model baru yang masih segar "
" tenang saja tuan semua yang tuan mau akan saya laksanakan kan " alex senang mendapat tugas seperti itu dari tuan nya
" ingat semua harus bersih saya tidak mau media tau kalo saya berganti pasangan lagi setidak nya tunggu gaza beraksi dulu "
mereka yang mendengar perintah tuan nya seperti itu hanya bisa menuruti perintah nya mau bagaimana lagi karena mereka tau tabiat tuan nya yang sesuka hati mempermainkan wanita
" bos apa anda yakin memberikan bianka pada saya bukan kah dia wanita ke sayangan bos Dirga "
pria yang mereka panggil tuan atau bos ternyata dirgantara sang CEO yang tampan paripurna dan kejam tentunya
" dia mulai berulah saya tidak suka dan satu lagi tidak ada wanita ke sayangan dari semua wanita yang pernah ku temui felix "
mendengar ucapan Dirga gaza mulai meletakan minuman nya ke meja dia juga penasaran dengan tuan nya itu
" benarkah... ? bagaimana dengan calon istri mu apa dia juga sama "
Dirga mengeluarkan semirik nya dia jadi tertarik dengan pertanyaan gaza benar juga katanya
" kau tenang saja hanya dia yang pantas menjadi ibu dari anak anak ku "
" apa kau akan berhenti bermain setelah menikah Dirga... "
semua terdiam mendengar gaza memanggil nama bos nya marko yang mendengar itu ingin memukul nya tapi di cegah oleh tuan nya
sementara marvin jadi was was mendengar ucapan teman nya jika sudah seperti ini pasti akan ada masalah untuk diri nya dan juga gaza
" hahahaha.... tentu saja... Tidak...!!!
ayolah gaza kau tau siapa saya....tidak mungkin bermain hanya dengan satu wanita itu membosankan dia hanya akan ku jadikan tempat anak ku saja "
mendengar itu gaza menggenggam gelas yang di pegang sampai pecah dan membuat semua nya jadi kaget darah segar keluar dari jari tangan nya tapi gaza tidak merasakan sakit
dia malah menjilati darah nya sendiri membuat yang melihat bergidik ngeri felix dan alex juga syok melihat itu tapi marko tidak suka melihat tingkah gaza karena merasa selalu dominan
" baiklah sepertinya sudah selesai dengan misi nya saya akan pergi ingat Dirga dengan ucapan mu jangan menyesalinya "
gaza pergi meninggalkan tempat itu sebenarnya dia sungguh muak dengan semua ini tapi demi membalas budi nya pada Dirga dia harus menuruti semua ke inginan tuan nya
tanpa sepengetahuan mereka sebenarnya gaza diam diam membangun usaha nya sendiri dengan nama samaran dia berencana akan pergi setelah mendapat misi terakhir dari tuan nya sesuai perjanjian ke bebasan nya
__ADS_1