
Gaza melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi agar cepat sampai dan terbukti kini sudah berada di rumah Dirga sekarang
Gaza melihat suasana rumah Dirga sangat kacau dan berantakan anak buah Dirga yang melihat Gaza datang langsung menghampiri nya
" Untung tuan datang , tolong kami tuan nyonya besar sedang sedih " ucap anak buah Dirga
" apa penyebabnya ? " tanya Gaza tenang
" tuan Dirga bertengkar dengan nyonya besar " jawab anak buah Dirga
Gaza masih diam saja mendengar perkataan anak buah Dirga karena dia masih menunggu lanjutan nya
" tuan Dirga marah karena nona Dira pergi dari rumah " sambungan nya lagi
" apa ..!!! ucap Gaza dengan nada keras
Gaza sungguh tidak menyangka akan mendapatkan kabar seperti ini
" di mana tuan mu sekarang ? " tanya Gaza cepat
" tuan pergi menyusul nona Dira " jawab anak buah Dirga
" sialan..." ucap Gaza pelan
Gaza berbalik ingin keluar menyusul Dirga tapi langkahnya terhenti karena mendengar panggilan seseorang
" Gaza , kamu kembali lagi ? " tanya mama Dirga
Gaza hanya mengangguk kan kepalanya mendengar perkataan mama Dirga
" Gaza tolong bantu mama bilang pada Dirga kalo Dira hanya pergi sebentar dia berjanji pada mama akan kembali ke sini tapi Dirga tidak mendengarkan perkataan mama " pinta mama Dirga
" apa Dira berjanji seperti itu ? " tanya Gaza
" iya dan mama percaya padanya tapi Dirga tidak percaya dia keluar dengan marah bahkan dia memukuli bodyguard nya karena mengijinkan Dira pergi " ucap mama Dirga panjang lebar
" saya pergi dulu " jawab Gaza
" Gaza , tolong lindungi Dira jangan sampai Dirga menyakiti nya " perintah mama Gaza
" pasti " jawab Gaza dengan tegas
tanpa di suruh pun sudah pasti Gaza akan melindungi Dira karena dia wanitanya dan tujuan hidupnya sekarang
Gaza mulai masuk ke dalam mobil dan menancapkan pedal gasnya dengan kencang agar bisa menyusul Dirga
sementara itu di tempat Dira sekarang dia sedang berusaha menenangkan Dirga agar kembali sadar dan tenang
" Dirga stop....please jangan seperti ini saya janji akan menikah dengan mu...!!! teriak Dira
Dirga tidak menghiraukan ucapan Dira dia masih saja mencambuk Bima dengan keras bahkan sekarang dia mengambil senjata tajam yang tergeletak di meja
Dira yang melihat kejadian itu langsung mencegahnya dengan memegangi tangan Dirga agar berhenti tapi Dirga malah mendorong Dira dengan keras hingga dia terbentur tembok
__ADS_1
Dira tidak pantang menyerah dia kembali bangkit dan berlari ke arah Dirga tapi di hentikan oleh Felix
" stop buang buang waktumu dia tidak akan mendengarnya " ucap Felix
" minggir , i don't care " jawab Dira dengan tegas
" sayang sekali wanita cantik seperti kamu memiliki bekas luka " jawab Felix mengejek
" saya tidak perduli " ucap Dira dengan nada tegas
" aaahhhhh .... !!!! teriak Bima
" Bima....!!! ucap Dira dengan nada keras
Dira melihat Bima sedang di sayat oleh Dirga di bagian tangannya membuat siapapun yang melihat menjadi takut dengan cepat Dira mendorong Felix
sungguh Dira merasa bersalah melihat Bima seperti itu benar perkataan Dirga semua karena ulahnya jika dirinya menerima perjodohan itu tidak akan pernah ada kejadian seperti ini
Dira berlari menuju ke arah Dirga dengan sepenuh tenaga dia langsung menarik tubuh Dirga agar berbalik padanya setelah usahanya berhasil Dira langsung mencium bibir Dirga dengan lembut
Dirga kaget dengan apa yang di lakukan Dira padanya terbukti dia menjatuhkan benda tajam nya dia mulai sadar jika Dira mencium nya tapi dia tau jika Dira akan berhenti
dengan cepat Dirga menarik pinggang Dira agar lebih dekat dengan nya
sekarang gilirannya yang mencium Dira dengan semangat membuat gadis itu kelabakan Dira juga memukuli dada Dirga karena terlalu lama menciumnya
" hah...hah...kau yang memulainya jangan salahkan saya jika menyambutnya " ucap Dirga dengan nafas yang memburu
" Gaza maafkan saya....ini keputusan ku , saya harap kamu menerimanya " ucap Dira dalam hatinya di saat dirinya mencium Dirga
Bima meneteskan air matanya melihat kejadian itu Karena dirinya merasa tak berguna dia juga merasa kasihan pada ketuanya yang baru merasakan cinta
untuk Felix dia mengepalkan tangannya melihat big bosnya mendapatkan apa yang dia inginkan Karena Felix tidak rela jika Dirga bahagia bersama wanitanya
" tunggulah pembalasanku Dirga kau akan merasakan apa yang ku rasakan bahkan lebih sakit dariku " ucap Felix dalam hatinya
akhirnya Dirga menyudahi ciumannya dia memegangi kepala Dira dan melihat wajah Dira dari dekat kemudian dia menempelkan dahinya ke dahi Dira
" kamu sudah berjanji akan menikahi ku jadi jangan mengingkarinya " ucap Dirga
Dira hanya menganggukkan kepalanya mendengar perkataan Dirga dia masih linglung dengan semua kejadian ini
" ayo saya akan menunjukan sesuatu padamu " ajak Dirga
Dira memegangi tangan Dirga agar berhenti dan pria itu tau dengan tindakan Dira
" jangan lagi " ucap Dira tenang
" tergantung apa yang akan
kamu lakukan " jawab Dirga santai
Dirga membawa Dira keluar dari tempat itu mau tidak mau ia mengikutinya dengan perlahan Dira berjalan di samping Dirga
__ADS_1
" bawa Dia pergi dari sini " ucap Dirga tegas
" baik bos " jawab Felix
" kamu akan membawa nya kemana ? " tanya Dira penasaran
Dirga menjadi kesal mendengar perkataan Dira dia terdiam untuk beberapa saat dan Dira menyadari kesalahannya
" Dirga , saya sudah berjanji akan menikah dengan mu " Dira menjeda ucapannya
" tolong bebaskan Mereka... percayalah saya tidak akan pernah mengingkarinya " lanjut Dira
Dirga mengeluarkan semiriknya mendengar perkataan Dira dengan tatapan mata yang tajam dia menarik tubuh Dira agar lebih dekat lagi
" dengan kamu setuju menikah dengan ku bukan berarti semua keinginan mu ku turuti honey " ucap Dirga
" mereka tidak salah mereka hanya menjalankan tugasnya sebagai bodyguard ku " jawab Dira tenang
" jangan membuatku kesal Dira " ucap Dirga marah
" kamu sudah mendapatkan ayah ku untuk apalagi Mereka ada di sini " ucap Dira tak mau kalah
" hahaha....kamu memang layak menjadi wanita ku karena sangat pintar " ledek Dirga
Dirga ingin mengelus rambut Dira tapi dengan cepat wanita itu menangkisnya
" dengan kamu menangkap Bima sudah pasti kamu mendapatkan ayahku , jadi please bebaskan Mereka saya tidak mau berhutang budi padanya " ucap Dira dengan nada memelas
mendengar perkataan Dira yang terakhir membuat Dirga sedikit lunak karena dia juga tidak mau wanitanya ada hutang budi kepada pria lain karena hanya dirinya saja yang berhak
" pilih salah satu dari mereka mana yang kamu
pilih " perintah Dirga
" kenapa harus memilih ? " tanya Dira bingung
" tidak semudah itu honey membebaskan Mereka sekaligus untuk sekarang hanya satu yang keluar setelah kita menikah baru akan kubebaskan sisanya " jawab Dirga panjang lebar
Dira terdiam mendengar perkataan Dirga dia sedang mempertimbangkan keputusannya untuk sekarang dia harus menuruti perintah Dirga
tapi dia bingung siapa yang harus di pilih
" ayo pilih sebelum saya berubah pikiran " ucap Dirga tegas
mendengar perkataan Dirga membuat Dira membuang nafasnya dengan perlahan dia memejamkan matanya dan keluarlah nama yang akan keluar dari sana
" Arya " ucap Dira tenang
" god girl " jawab Dirga sambil mengelus rambut Dira
setelah mengatakan itu Dirga membawa Dira keluar dari sana dan memberikan kode pada Felix untuk menjalankan perintah Dira tapi karena Dirga licik dia tidak akan membiarkan Arya keluar begitu saja dengan mudah
sedangkan untuk Dira sendiri dia memilih Arya karena pria itu paling lama di sana serta kondisinya memprihatinkan Arya seperti linglung pandang matanya kosong entah siksaan apa yang di terima nya selain setruman listrik
__ADS_1