Terjebak Cinta Gila

Terjebak Cinta Gila
episode 26 TCG


__ADS_3

hari ini Dirga dan Marko akan berangkat ke jepang setelah semua nya beres dengan urusan pekerjaan terutama urusan dengan Jasmine entah dengan cara apa Marko mengatasinya sehingga wanita itu menuruti perintahnya


sekarang dua pria itu sedang berada di pesawat pribadi Dirga dan sedang membahas masalah yang Dirga hadapi saat ini


" bagaimana dengan nya apa kamu sudah mengetahui siapa dira fajira ? tanya Dirga


Marko yang mendengar pertanyaan tuan nya hanya menggeleng tanda belum menemukan jawaban nya


" semua nya bersih tidak ada kecurigaan tuan dia hanya wanita yang datang dari kampung terpencil yang ingin menjadi artis terkenal dan yang saya tau dia tinggal bersama nenek nya "


jawab Marko sesuai dengan informan yang dia bayar untuk mencari tau siapa itu Dira fajira


" justru itu masalahnya kenapa tidak ada celah pasti ada sesuatu kamu harus mencari tau lebih dalam lagi Marko entah mengapa perasaan ku seperti ada yang salah dengan nya "


" mungkin itu hanya perasan tuan saja karena memikirkan calon istri sendiri oiya tuan bagaimana hasil pertemuan antara orang tua anda dengan calon besan ?


" hah..." Dirga menghela nafasnya


" entahlah Marko sekarang saya tidak memikirkan lagi tentang perjodohan itu semenjak bertemu dengan Dira fajira jika mereka ingin membatalkan nya maka di saat itu juga mereka harus hilang selamanya "


Dirga mengeluarkan semirik nya dia sudah bertekad akan membuat nya tak lagi di dunia yang sama dia memang gila dan kejam apalagi sekarang pria itu sedang terobsesi dengan seorang artis pendatang baru


" apa tuan tidak akan menyesal " tanya Marko lagi untuk memastikan nya


" itu hukuman nya karena berani melawanku akan ku buat dia menghilang selamanya lagi pula dia tidak mau melihatku kan jadi akan ku kabulkan ke inginan nya "


jawab Dirga dengan yakin dan hanya di angguki saja oleh Marko


" saya akan mendukung apa pun yang tuan inginkan "


ucap Marko dengan bersungguh sungguh dan dia patut di acungi jempol karena ke Setian nya pada Dirga entah apa yang sudah Dirga lakukan pada nya sehingga Marko menjadi orang yang paling mendukung nya dan akan melakukan semua perintahnya


tak beda jauh dengan Dirga dan Marko sekarang Gaza sedang dalam perjalanan menuju bandara seperti biasanya pemuda itu akan menutup wajahnya dengan masker kali ini dia menutup kepala nya juga dengan hodie nya



penampilan Gaza saat di bandara


dia memberikan kode pada Riky agar mengantarnya sampai di sini saja karena gaza tidak ingin ada yang melihat kepergian nya

__ADS_1


" berapa lama ka akan di Jepang ? tanya Riky


" jika misi selesai akan langsung pulang ingat sekolah yang rajin kau harus jadi orang "


" memangnya saya bukan orang "


mendengar jawaban adik angkatnya Gaza menonyor kepala Riky dan membuat pemuda itu tertawa


" hehehe...."


" sampai sini saja pulanglah "


setelah mengatakan itu Gaza langsung pergi meninggalkan Riky di sana yang masih berdiri memandangi punggung Gaza dan berbicara pada dirinya sendiri


" kaka tenang saja saya akan menjadi orang yang akan lebih besar dan lebih sukses dari ka Gaza jadi Kaka jangan khawatir hingga waktu itu tiba akan ku buat Kaka bangga mempunyai adik seperti ku "


Riky melambai kan tangan pada Gaza walaupun orang nya tidak merespon karena tidak tau apa yang di lakukan Riky sebab Gaza terus berjalan ke depan tak menoleh ke belakang


di tempat Dira berada sekarang mereka sedang berkunjung ke Disney land menikmati tempat wisata itu sungguh pemandangan yang sangat menyenangkan


" Dira ayo kita naik itu bersama ku " ajak Kevin


" ayolah Dira kita ke sini untuk menghilangkan penat kita naik itu ya "


ajak Kevin lagi pemuda itu masih berusaha merayu Dira agar mau ikut bersama nya sisil yang melihat teman nya hanya diam saja akhirnya ikut berbicara


" Kevin kamu duluan saja biar Dira nanti menyusul ya " sisil mengedipkan matanya sebagai tanda bahwa dirinya akan membantunya


" baiklah saya duluan ya kamu harus datang "


Kevin akhirnya pergi meninggalkan dua gadis itu dia akan menyerahkan semua nya pada sisil dan berdoa supaya usahanya berhasil


" kenapa kamu ngomong gitu sih sama Kevin "


Dira bertanya dengan nada kesal


" kenapa kamu bilang kamu ngga kasian liat muka kevin sudah seperti itu tampang nya seperti habis ke hilangan duit melas banget "


" hah ..." Dira menghela nafasnya mendengar jawaban sisil ada benarnya juga sih perkataan teman nya

__ADS_1


" baiklah kali ini saja ayo kita ke sana " ajak Dira


mereka akhirnya menghampiri Kevin yang sudah menunggu ke datangan nya dari tadi pemuda itu melihat Dira datang menjadi senang seketika langsung menggandeng tangan Dira


setelah semuanya menikmati acara tour hari ini akhirnya mereka kembali ke hotel untuk beristirahat di kamar masing masing karena kamar Dira paling jauh gadis itu jadi mengeluh karena capek


" huh....kenapa kamar ku paling jauh sih membuat kaki ku pegal saja jika bukan demi karir ku mana mau saya pergi ke tempat seperti ini "


setelah selesai dengan Omelan nya sendiri Dira sampai juga di kamar nya gadis itu langsung merebahkan tubuhnya di ranjang untuk melemaskan otot kakinya sejenak


" pasti dia sengaja melakukan semua ini agar saya merasakan lelah awas saja jika benar dugaan ku akan ku buat dia menyesal "


perlahan mata Dira terpejam karena lelah gadis itu tertidur niat hati ingin rebahan saja malah ke tiduran di ranjang empuknya padahal dia belum membersihkan dirinya yang habis beraktifitas dari tadi


tak lama pintu kamar Dira terbuka karena ada seseorang yang masuk ke kamarnya dan dia melihat Dira tertidur orang itu sudah pasti Dirga siapa lagi jika bukan dirinya


pemuda itu sekarang menyender di tembok dan kedua tangan nya di lipat ke depan dia mengamati Dira yang sedang tertidur dengan tatapan yang penuh tanya



anggap seperti ini ya saat Dirga sedang melihat Dira


" who are you ....? tanya Dirga pada dirinya sendiri


perlahan pria itu mendekati Dira yang sedang tertidur pulas dia merapihkan rambut Dira yang sebagian menutupi wajahnya sungguh Dira terlihat imut dengan wajah tidurnya


tangan Dirga mengelus pipi Dira yang lumayan cabi dan sangat halus ternyata tiba tiba saja jantung Dirga berdetak kencang pria itu langsung memegangi dadanya


" sial kenapa dada ini berdetak kencang lagi saat berada dekat dengan nya ? apa benar kata dokter itu kalo ini tidak bahaya "


maklum saja selama ini Dirga tidak pernah merasakan seperti itu walaupun hidupnya di kelilingi wanita tapi dirinya hanya menganggap mereka semua partner ranjang saja jadi tidak membutuhkan perasaan alhasil dirinya menjadi kelimpungan saat menghadapi situasi seperti ini


" lama lama saya sungguh jadi gila jika dekat dengan nya "


Dirga hanya bergumam karena takut membangunkan Dira yang sedang tidur sekarang Dirga baru sadar sejak kapan dirinya jadi peduli pada orang lain selain dirinya


memikirkan tindakan nya sendiri Dirga jadi geleng geleng kepala dan tersenyum sungguh dirinya sebentar lagi jadi gila karena gadis yang masih tertidur di hadapan nya


akhirnya Dirga pergi dari kamar itu karena tidak bisa berlama lama di sana sekarang dia harus berkonsultasi lagi dengan dokter pribadinya walaupun hanya melalui telepon saja

__ADS_1


__ADS_2