
author ingin memberi tahu supaya kalian tidak bingung kenapa Dira beberapa episode tidak muncul karena author sengaja di cerita kan Dira sedang di asrama untuk audisi jadi penyanyi jadi cerita Dira author simpan karena akan menceritakan perjalan Gaza dan Dirga sebelum bertemu Dira nanti 🙏🙏🙏🙏 jadi semoga terhibur dengan ceritanya selamat membaca
sekarang Gaza sudah di bandara dengan memakai masker dan topi seperti yang sudah sudah jika pemuda itu akan pergi akan selalu menutup wajahnya
ini penampilan Gaza ketika sedang bepergian ya
pria itu senang memakai aksesoris yang melekat di tubuhnya karena itu sebagian dari penyamaran nya dengan penampilan seperti itu orang tidak akan menyangka jika Gaza seorang pembunuh berdarah dingin
gaza berangkat dengan Marvin karena mereka tidak terpisahkan sekarang Riky sudah sekolah kembali berkat kepala pelayan yang bekerja di rumah Gaza karena pria paruh baya itu yang mengurus semua dokumen persyaratan masuk sekolah itu
kepala pelayan itu juga yang memilih sekolah yang akan di tempati oleh Riky atas perintah Gaza pula dan selama tuan mereka pergi kepala pelayan itu yang akan mengurus semua keperluan Riky dan termasuk keperluan biaya gaji semua pekerja yang ada di rumah
Gaza sangat percaya dengan pria paruh baya itu karena pemuda itu sudah menganggap nya keluarga dan dia orang pertama yang menerima Gaza dengan kekurangan dan kelebihan nya
Gaza selalu memanggilnya paman bend karena pria itu bernama benjamin
sekarang Gaza dan Marvin menyewa rumah penduduk lokal Suriah yang bersedia menyewakan rumah nya karena memang membutuhkan uang
mereka tidak peduli siapa yang menyewa karena Gaza membayar mahal dengan menggunakan dolar Amerika
sesuai prediksi Gaza negara ini masih konflik bahkan senjata api sudah menjadi pemandangan yang lumrah di sana sekarang Gaza akan bertemu dengan mata mata yang sudah lebih dulu tiba di sana
" bagaimana apa kamu yakin itu tempat nya ? tanya Gaza
" sangat yakin bos saya sudah membuntutinya selama berhari hari dia sungguh pintar karena berpakaian seperti wanita penduduk sini dia juga menggunakan cadar untuk menutupi wajahnya "
penjelasan anak buah Gaza membuat dirinya semangkin semangat untuk menangkap bianka dan memberikan perhitungan dengan nya pantas saja dia harus menunggu berhari hari info dari anak buah nya karena wanita itu sudah mempersiapkan segala nya
" baiklah malam ini kita beraksi ingat jangan sampai mengacau karena saya tidak ingin misi ini gagal karena itu bukan saya "
" siap bos ...!!!!
Gaza langsung pergi setelah memberikan instruksi kepada orang suruhan nya karena mereka berada di timur tengah dan tempat itu sangat panas Gaza menutup rapat seluruh tubuhnya
sekarang dia sudah sampai di rumah yang sudah di sewa di sana ada marvin yang sedang di depan laptopnya mengutak Atik lokasi cctv yang ada di tempat itu
Marvin melihat Gaza sudah pulang dia segera menghentikan pekerjaan nya dan langsung melapor apa yang di temukan nya
__ADS_1
" Gaza lihatlah " perintah Marvin
mendengar perkataan Marvin Gaza langsung mendekat dia melihat gambar yang ada di layar laptop Marvin sambil melepas atribut yang ada di tubuhnya seperti masker topi dan jaket nya
di sana Gaza melihat seorang wanita mengenakan pakaian gamis berwana serba hitam dan menggunakan cadar yang di duga wanita itu adalah bianka
" jam berapa dia keluar dari tempat itu ? tanya Gaza
" setelah ku amati dari cctv yang berada di jalan serta toko itu dia akan belanja sekitar pukul delapan malam dan setiap seminggu sekali " jawab Marvin
" kau lihat tanggal berapa terakhir dia ke toko itu ". perintah Gaza lagi
" tunggu sebentar "
sambil menunggu Marvin seperti biasa Gaza akan mengeluarkan rokok nya baru beberapa hisapan rokok itu sudah di buang karena mendengar Marvin berhasil mendapatkan apa yang dia mau
" terhitung sudah lima hari ini jadi kita harus menunggu dia keluar atau kita bertamu ?
" malam ini saja supaya cepat selesai karena bukan dia saja misiku "
Marvin menuruti perkataan Gaza dia melihat rokok yang tergeletak masih panjang membuatnya langsung protes
" kan masih ada kamu yang akan menghabiskan nya kau tau sendiri saya merokok untuk mencairkan pikiran saja jika sudah cair ya berhentilah "
" ya....ya si paling benar memang tidak mau di salah kan kau seperti wanita yang selalu benar "
mendengar perkataan Marvin Gaza menonyor kepala teman sekaligus partner nya dan pergi menuju kamar untuk istirahat sejenak agar malam nanti menjadi lebih fresh
Gaza memang bukan pecandu rokok dia menghisapnya jika sedang suntuk saja dan hanya untuk gaya gaya an jika sedang berkumpul dengan anak buah Dirga
malam yang mereka tunggu akhirnya tiba Gaza dan yang lain nya sudah bersiap untuk pergi berkunjung ke rumah bianka
wanita itu tidak tahu jika malam ini akan ke datangan tamu tak di undang dia sama sekali tidak menduga nya
terbukti saat ini bianka sedang tiduran sambil mengelus perutnya sambil berbicara
" anak ku kamu harus sehat dan kuat ya mama tidak sabar ingin melihat kamu lahir di dunia ini pasti kamu akan seperti ayah kamu sangat kuat aaahhh ....kau menendang nak "
bianka senang karena ini tendangan pertama anak nya di saat wanita itu sedang asik berbicara dengan perutnya dia mendengar suara benda keras yang terjatuh membuat nya kaget
__ADS_1
bianka langsung keluar dari kamar nya karena ingin melihat apa yang terjatuh dia tidak curiga karena memang seperti itu sering terjadi di sini dengan santai dia mengamati sekeliling rumah itu hingga dia di kejutkan dengan sosok yang sangat di takuti sedang melihatnya dengan tatapan yang mematikan
anggap seperti ini aja Gaza melihat nya
sontak saja bianka langsung mundur dia ingin lari tapi di belakang nya sudah ada Marvin yang menghadang membuat wanita itu panik
" tolong ampuni saya Gaza saya mohon biarkan saya hidup "
bianka bersimpuh di kaki Gaza berharap pria itu mengabulkan ke inginan nya seperti Felix yang membantunya membawa ke rumah sakit
" minggir.....!!!!
Gaza malah menendang tubuh bianka wanita itu lupa jika Gaza tidak pandang bulu siapa korban nya mau itu wanita atau pria jika sudah bertemu dengan Gaza maka harus lenyap sekalipun itu anak kecil
bianka langsung jatuh dan memegangi perutnya karena tendangan Gaza membuat perut bianka kram
" aahhhhh ...!!!!
bianka berteriak karena Gaza menjambak rambutnya
" bagaimana ? ini baru pemanasan apa kamu lupa konsekuensi nya jika melanggar perintah Dirga sepertinya saya harus mengingatkan kamu secara langsung "
Gaza mengeluarkan semirik nya yang sangat menakutkan dengan tatapan mata tajam nya membuat bianka bergidik ngeri
" Gaza jangan lakukan itu saya mohon saya janji tidak akan muncul di hadapan Dirga lagi hik ..hik.. tolong kali ini saja "
bianka tetep berusaha memohon pada Gaza dia tidak akan pernah lelah untuk merayunya
" Marvin.....!!!! sekarang tugas mu cepat dia banyak bicara membuat telingaku sakit "
mendengar perintah Gaza Marvin langsung mengeluarkan alat suntik yang berisi cairan berwarna biru membuat bianka histeris
mereka tidak perduli dengan kondisi bianka yang sedang hamil anak Dirga karena itu memang atas perintah nya untuk menghilangkan bianka
setelah cairan itu masuk di tubuh bianka wanita itu langsung lemas dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya dan dalam hitungan detik bianka jatuh pingsan
anak buah Gaza yang ikut selain Marvin langsung membopong tubuh bianka untuk mereka bawa di markas Gaza yang baru di temukan oleh pria itu entah apa yang akan di lakukan pria gila itu terhadap bianka yang jelas kali ini wanita itu sudah di pastika tidak akan selamat
__ADS_1