Terjebak Cinta Gila

Terjebak Cinta Gila
episode 75 TCG


__ADS_3

marvin terlihat gelisah karena baik Gaza dan anak didiknya belum juga keluar dari sana Marvin takut jika Mereka ikut jadi korban ledakan tadi memikirkan semua itu marvin jadi marah


" Mery aku pikir tindakan kalian kali ini sungguh ceroboh " ucap marvin kesal


" apa maksudmu ? tanya Mery


" lihatlah Mereka belum keluar bagaimana jika mereka semua menjadi korban akibat ledakan


tadi " jawab Marvin kesal


Mery menjadi panik mendengar perkataan Marvin


" kau benar ... bagaimana ini , big bos pasti marah jika wanitanya menjadi korban " ucap Mery panik


" harusnya kita meledakan tempat ini sesudah keluar dari sini seperti yang di lakukan Gaza setiap kali menjalankan misinya " terang Marvin panjang lebar


" jangan membuatku takut Marvin " ucap Mery


" itu fakta Mery...!!! teriak Marvin


" kami selalu begitu jika menjalankan misi , sekarang lihat saja Mereka belum kembali..." sambung Marvin lagi dengan nada marah


tanpa menunggu lama Mery berlari masuk ke dalam untuk melihatnya sendiri di susul Marvin dari belakang


sekarang di tempat Gaza pemuda itu terbangun dari tumpukan puing bangunan akibat ledakan tadi


" ssstttt....bangsat awas kamu felix " gumam Gaza dengan marah


lengan pemuda itu tergores oleh besi bangunan serta kakinya juga terluka akibat tertimpa tembok tapi bagi Gaza yang sudah berpengalaman dia merasakan biasa saja


tadi kejadian nya saat Gaza berhasil menyuntikan racun ke tubuh korbannya dia memberi aba-aba kepada maxim agar memberi sinyal yang di luar bersiap masuk


setelah maxim melakukan perintah ketuanya mereka akan menjalankan misi selanjutnya yaitu membawa wanitanya big bos


tapi di tengah jalan menuju kamar yang di duga wanitanya big bos mereka sudah ketahuan oleh penjaga keamanan dan terjadilah perkelahian yang mengakibatkan kegaduhan


tak berselang lama Gaza melihat bantuan dari luar datang barulah pemuda itu beserta Maxim bisa menjalankan rencananya tapi tak berselang lama terdengar suara dentuman yang mengakibatkan sebagian gedung roboh


tepat di mana Gaza dan Maxim berada alhasil kedua pemuda itu terpental untuk Gaza dia tertimbun reruntuhan puing bangunan sedangkan maxim berada di tengah kebakaran dan pemuda itu masih pingsan


sekarang Gaza mencari keberadaan Maxim yang sempat menjadi korban ledakan untuk Rudy sendiri dia ditugaskan menjaga keamanan di luar tapi dia juga ketahuan alhasil sekarang dia juga ikut berkelahi dengan anak buah felix sambil mencari rekannya


" max ..!!! teriak Gaza


" kurang ajar... kenapa jadi seperti ini awas kau feliiixxxxx....!!!! teriak Gaza lagi


akhirnya usaha Gaza membuahkan hasil dia melihat Maxim tergeletak dengan luka yang cukup parah Gaza langsung berlari menghampiri nya


" max ... bangun " ucap Gaza


Gaza memapah tubuh Maxim dengan sekuat tenaga dia membawanya keluar dari tempat itu


" uhuk....uhuk ... sialan aku hampir kehabisan


nafas " ucap Gaza


" bertahanlah max kita akan segera sampai " gumam Gaza


Maxim merasakan tubuhnya melayang dengan perlahan pemuda itu membuka matanya

__ADS_1


" ketua... tinggal...kan sa...ya " ucap Maxim pelan


" jangan cengeng kita bisa keluar dari sini " jawab Gaza dengan tegas


" aaahhhh....!!! teriak Maxim kesakitan


" bertahanlah sebentar lagi " ucap Gaza menenangkan anak didiknya


Maxim tersenyum melihat ketuanya yang seperti itu karena dia bisa melihat betapa Gaza peduli dengan nya


" jangan tersenyum " ucap Gaza lagi


" terimakasih ketua kamu tidak meninggalkan aku sendiri " gumam Maxim tapi masih bisa di dengar Gaza


" aku tidak butuh terimakasih nya " jawab Gaza


ruangan yang di lewati Gaza dan Maxim sungguh terasa panas akibat kobaran api tapi tak patah semangat untuk terus mencari jalan keluarnya hingga mereka melihat jalan keluar


" hah...hah...kita sampai juga " ucap Gaza dengan nafas yang ngos-ngosan


" Max...kamu tunggu saja di sini aku akan mencari felix untuk memberikan pelajaran " ucap Gaza lagi


Maxim hanya mengangguk tanda mengerti sungguh dia merasakan sakit di seluruh tubuhnya dan hanya bisa menunggu bantuan datang seperti kedatangan Marvin


di tempat Felix berada pemuda itu sungguh puas dengan apa yang di lakukan nya rencananya berhasil karena membuat Gaza menjadi salah satu korbannya hingga kedatangan anak buahnya yang membuat mood nya hancur


" tuan dia masih hidup " ucap anak buah felix


" apa...kamu sudah memastikan nya ? tanya felix dengan marah


" sudah tuan saya yakin itu dia " jawab anak buah nya lagi


" hhhmmm... sepertinya biasa saja malah yang terluka parah bawahannya " jawab gugup anak buah felix


" brengsek....!!! teriak felix dengan kencang


" sabar tuan dengan dia masih hidup kita bisa mengkambing hitamkan dia atas semua kekacauan ini " ucap alex menenangkan bosnya


" maksudnya ? tanya felix


" bagaimana jika wanitanya big bos menjadi korban juga kita bisa menyalahkan nya atas semua ini " terang Alex panjang lebar


" hahaha ... kamu memang pintar Alex aku bangga padamu " ucap Felix senang


" ayo kita periksa bagaimana keadaan wanitanya big bos aku berharap yang kamu ucapkan terjadi " ajak Felix


Alex mengangguk kan kepalanya dan mengikuti perintah tuan nya mereka pergi untuk memeriksa keadaan rumah itu dan mencari tau siapa saja yang telah mati


sekarang di tempat Marvin dan Mery mereka terkejut dengan apa yang di lihatnya karena banyaknya jasad yang tergeletak termasuk orangnya


" kau lihat Mery karena ulah mu yang bertindak gegabah banyak anak buah kita yang jadi korban juga " kesal marvin


" ini bukan rencana ku Marvin " ucap Mery pada akhirnya


dan perkataan Mery membuat Marvin semangkin kesal tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa


" jangan bilang ini semua Felix yang atur ? tanya Marvin kesal


dengan perlahan Mery mengangguk kan kepalanya membuat Marvin marah

__ADS_1


" apa kamu gila hah...!!! teriak Marvin


" apa yang dia janjikan sampai kamu mengikuti rencananya jawab ...!!! teriak marvin dengan keras


" itu....i...tu..." ucap Mery gugup


memang benar yang di katakan Marvin jika Felix berbicara dengan Mery sebelum mereka bertindak lebih tepatnya mengancam mery dengan bukti jika mereka pernah tidur bersama kepada Gaza


tentu saja itu semua membuat Mery takut jika sampai Gaza mengetahui semua itu dia akan semangkin jauh menjangkaunya dan Mery tidak mau itu terjadi alhasil dirinya hanya bisa mengikuti rencana Felix


" jangan membuat ku semangkin marah Mery dengan jawaban kamu yang seperti itu... " ucap Marvin marah


" marvin....ma...af aku...aku .." ucap Mery masih ragu


tapi Mery beruntung kali ini karena Marvin melihat ada tubuh yang di kenali nya tergeletak tak berdaya sehingga membuatnya berlari tak perdulikan Mery melanjutkan perkataan nya


" max....!!! teriak Marvin


" bangun max...." ucap Marvin dengan panik


Mery kaget mendengar nama yang Marvin sebut dengan cepat dia juga menghampirinya


" kau lihat ini Mery...!!! teriak Marvin marah


" aku bersumpah jika maxim mati aku akan membalasnya... kamu lihat saja Mery " ucap Marvin penuh penekanan


" awas biar aku periksa " ucap Mery cepat


dengan cekatan Mery memeriksa maxim dan dia bernafas lega karena Maxim masih hidup walaupun luka nya cukup parah


" dia masih hidup.... Marvin " ucap Mery senang


" ayo kita bawa dia " ajak Mery


Marvin menyuruh beberapa anak buahnya yang tadi mengikutinya untuk membawa Maxim keluar karena dia harus mencari keberadaan Gaza serta Rudy


dan untuk Mery dia selalu mengikuti Marvin di belakangnya karena dia juga harus mencari tau keadaan wanitanya big bos Mery takut jika dia menjadi korban juga seperti yang lain


Dira dan Arya yang masih mencari jalan keluar sekarang harus berhadapan dengan Felix dan kelompoknya karena tidak sengaja bertemu di saat Dira ingin keluar justru Felix akan masuk


" wah...wah ... ternyata di tempat seperti ini masih ada wanita cantik berkeliaran " ucap felix senang


Arya yang mendengar perkataan Felix langsung maju ke depan untuk menutupi tubuh Dira agar tidak terlihat dari pandang orang di depannya


" kalian ingin mati " ucap Arya dengan suara tegas


mendengar perkataan Arya membuat semuanya tertawa geli karena terlihat lucu dua orang melawan segerombolan kelompok siapa pun yang melihatnya pasti sudah menebak siapa yang akan mati di sini


" hahaha.....hahahaha...." suara tawanya


" tuan mereka tidak tau siapa kita " jawab anak buah felix


" aku tidak perduli siapa kamu " jawab Dira di balik tubuh Arya yang menutupi nya


" wah ..besar juga nyali nya " jawab Alex


Felix penasaran dengan wanita di depannya karena tidak merasa takut sedikitpun pun padanya serta kelompoknya di lihat dari penampilannya dia bukan sembarang orang


berhasilkah Dira dan Arya mengalahkan nya dan keluar dengan selamat apa justru mereka tertangkap oleh Felix

__ADS_1


__ADS_2