Terjebak Cinta Gila

Terjebak Cinta Gila
episode 37 TCG


__ADS_3

Gaza tidak tau ada apa dengan dirinya kenapa dia merasa marah saat melihat Dira bersama Thomas apa lagi saat Thomas menggandeng tangan Dira Gaza tambah gelisah


sekarang pemuda itu ingin merokok tapi tidak enak dengan yang lain apalagi tempat ini sangat VIP akhirnya dia hanya bisa melonggarkan dasinya saja Marvin yang menyadari keanehan Gaza hanya bisa menenangkan nya


" tenanglah ini bukan pertama kali nya kamu bertemu client kan " tanya Marvin


pemuda itu kira Gaza gugup karena akan bertemu dengan client penting nya


Gaza yang mendengar perkataan teman nya hanya diam saja sambil memperlihatkan tatapan tajam nya pada Marvin


" hehehe....selow broh jangan sensi terus dong dikit dikit marah nanti cepat tua loh " ceplos Marvin


padahal Marvin sedang gugup karena mendapatkan tatapan tajam dari Gaza terbukti setelah mengatakan itu Marvin mengambil gelas yang berisi air dan meminumnya hingga habis


" kamu saja yang menemui mereka " perintah Gaza


" eh....tidak bisa kita harus menemuinya bersama " jawab Marvin


tak lama orang yang mereka tunggu datang juga dan gaza tidak jadi pergi


sepanjang pertemuan itu Gaza hanya diam dan yang lebih banyak bicara Marvin bahkan sampai hidangan makanan mereka datang Gaza masih diam dan pandangan nya masih lurus ke depan


walaupun raganya bersama Marvin tapi pikiran nya masih bersama Dira Gaza semangkin gelisah saat melihat Thomas berpindah tempat duduk di samping Dira dan mereka duduk berdekatan yang di lihat Gaza mereka sangat mesra padahal Thomas sedang memperlihatkan lagu baru nya untuk Dira


dan gadis itu sangat antusias Karena impian nya akan terwujud Dira sangat senang dari tadi selalu memperlihat kan tawanya dan itu membuatnya terlihat manis


Gaza sudah tidak tahan lagi sampai sampai sendok yang dia pegang di genggam nya dengan erat hingga berbunyi


" klak...."


sendok itu patah sontak saja membuat orang yang makan bersama nya jadi takut tak terkecuali Marvin pemuda itu segera menenangkan client nya


" ah...dia memang seperti itu jika makanan nya tidak cocok jangan terlalu di pikirkan " terang Marvin


dan mereka semua tertawa mendengar penjelasan Marvin tapi tidak bagi Gaza dia malah melepas dasinya dan membuka beberapa kancing baju bagaian atasnya sambil berkata


" panas sekali di sini saya tidak tahan lagi "


setelah mengatakan itu Gaza langsung berdiri dan pergi dari sana dia tak memperdulikan marvin dan client nya yang sempat heran karena tempat itu sangat dingin bagi mereka tapi gaza malah mengatakan sangat panas aneh bukan


melihat semua itu Marvin langsung ambil alih kendali


" jangan hiraukan dia tuan Diego biarkan saja , Gaza memang seperti itu orang nya tapi dia sangat bertanggung jawab ko " Marvin berharap keterangan nya bisa di terima


" justru kami yang merasa tidak enak karena kami datang terlambat jadi membuat tuan Gaza kesal " terang asisten tuan Diego


" ah...hehehe tidak perlu sungkan tuan Diego kami ma'lumi ko " jawab Marvin

__ADS_1


" sungguh kami tidak ingin datang terlambat tapi tadi kita terjebak macet jadi mobil kami tidak bisa bergerak lumayan lama " tuan Diego menambahkan keterangan nya


" tidak papa tuan lebih baik kita kesampingkan Maslah ini dan kita bahas Maslah kerja sama saja bagaimana ? Marvin berusaha mengalihkan pembicaraan nya


" baiklah saya ikut saran tuan Marvin saja " jawab tuan Diego kemudian


akhirnya mereka membahas kerjasama di sini Marvin dan Gaza menyamar sebagai investor di perusahaan Diego Smith yang kebetulan ada di bidang modeling dan industri periklanan


Gaza akhirnya keluar dari tempat itu dia sungguh kesal dengan dirinya kenapa bisa seperti ini dia masih kekeh tidak mau menerima kenyataan jika dirinya mulai tertarik dengan Dira


karena aneh saja seorang Gaza Stefano bisa juga merasakan seperti laki laki pada umumnya sekarang Gaza mengeluarkan rokok nya dia mulai membakar Putung rokok itu


Gaza duduk di pojokan sendiri sambil melihat langit malam yang penuh bintang tiba tiba saja lamunan nya terusik oleh panggilan telepon yang mau tidak mau harus di angkat nya


terdengar suara yang sangat tegas dari balik telepon itu


" di mana ? tanya nya


" sedang ada misi " jawabnya


" cepat temui aku sekarang...!!!! perintahnya


" tidak bisa....seperti biasa saja tengah malam " pinta Gaza


" jam 10 tidak boleh telat " perintahnya dengan nada tegas


" baik bos..." jawab Gaza


" huh....sabar Gaza sebentar lagi yah sebentar lagi kamu akan terbebas dari nya "


setelah mengatakan itu Gaza membuang rokoknya ke bawah lalu menginjaknya padahal dia baru menghisapnya beberapa kali tapi mau bagaimana lagi dia harus segera bersiap menghadap big bos nya tiba tiba saja pandangan mata Gaza terusik oleh keberadaan orang yang mencurigakan


dengan perlahan pemuda itu menghampirinya sampai sampai orang yang di incar Gaza tidak menyadari kedatangan nya


dia masih asik mengambil gambar sambil berbicara sendiri


" pantas saja dia rela membatalkan acaranya hanya untuk gadis itu , orang teman wanita nya cantik banget saya juga akan seperti itu juga sih " orang itu tersenyum setelah mengatakan itu


Gaza tambah penasaran dengan siapa orang yang di sebut oleh nya dan pria itu melihat siapa wanita yang di maksud


Gaza semangkin kesal setelah tau siapa Dia karena wanita itu Dira pria itu langsung merebut kamera yang sedari tadi mengambil gambarnya


" hey...kembalikan kamera saya...!!! bentak orang itu


mendengar bentakan nya Gaza mengeluarkan semirik nya dan menatap nya dengan tatapan membunuh membuat orang tadi menjadi takut


" bung....saya mohon jangan main main dengan kameranya itu adalah hidup saya kembalikan ya ku mohon " pintanya dengan nada memelas

__ADS_1


" rileks saya hanya ingin melihat gambar apa yang kamu ambil " jawab Gaza enteng


Gaza mengutak Atik kamera itu dia juga melihat gambar Dira di sana banyak sekali tapi sayang ada thomas juga di sana Gaza menjadi sangat kesal sekarang dia malah mencekik orang itu


" katakan siapa yang menyuruhmu hah...!!! tanya Gaza dengan sedikit bentakan


" le....lepas ka....nnnn du... lu...." jawabnya dengan terbata


mendengar semua itu Gaza melemparkan orang tadi ke bawah hingga jatuh Gaza berjongkok sekarang


" katakan siapa yang menyuruhmu ? tanya Gaza dengan nada sedikit lembut


" bung saya seorang wartawan gosip jadi wajar saja jika saya sedang mengikuti artis untuk mencari berita yang sedang heboh " jawab nya mengelak berharap orang di depan nya iba dan percaya


" hahahaha....baiklah itu mau mu kan "


setelah mengatakan itu Gaza berdiri dan dia membanting kamera itu serta menginjaknya hingga hancur


wartawan itu tidak bisa berbuat apa apa melihat barang berharganya rusak dia malah semangkin takut melihat sikap Gaza yang seperti itu


" sekarang kau pilih bagian mana yang harus ku hancurkan hhhhmmmm tangan atau kaki aahhhh....bagaimana jika kedua nya pasti seru..." tanya Gaza dengan tatapan mematikan


" ampun tuan saya hanya suruhan tolong tuan lepaskan saya " pintanya dengan nada memelas


" ssssstttt.....selow....katakan dengan perlahan dan jelas , setelah itu kamu boleh pergi , tapi ingat jika kamu membocorkan nya saya jamin kamu tinggal nama saja hhhhmmmm " ancam Gaza


" baik tuan sebenarnya tuan thomas sendiri yang memanggil saya dia ingin besok ada berita dirinya yang sedang berkencan dengan wanita yang ada di sana " wartawan itu menjeda kalimatnya


" lanjutkan " perintah Gaza lagi


" tuan Thomas ingin beritanya viral agar sering di undang di acara tv dan juga ingin memperkenalkan bahwa dirinya sudah punya pacar "


penjelasan wartawan itu membuat Gaza tambah kesal saja ada perasaan tidak enak dalam diri nya tapi gaza berusaha menetralkan perasaan itu


" berita murahan " jawab Gaza kesal


setelah mengatakan itu Gaza langsung pergi begitu saja meninggalkan wartawan itu yang sedang mengelus dada nya karena selamat


" orang aneh sungguh mengerikan sekali untung selamat , ya tuhan jauhkan saya dari nya cukup sekali saya bertemu dengan nya tuhan " pinta wartawan itu sambil tangan nya menengadah ke atas seperti berdoa


sekarang Gaza masuk ke mobilnya dia akan menunggu Marvin di sana saja dia kembali mengambil ikat rambut Dira dan memperhatikan nya sangat lama hingga dia tidak menyadari Marvin sudah di dalam mobil


" ada apa dengan dirimu " tanya Marvin to the point


Gaza kaget dengan suara Marvin dia langsung memasukan ikat rambut Dira ke dalam sakunya lagi


" jangan banyak tanya apa misi sukses " Gaza balik tanya

__ADS_1


Marvin hanya mengangguk tanda misinya sukses dan Gaza menyuruh Marvin segera pergi ke tempat di mana big bosnya berada dia segera membawa mobilnya melaju dengan kecepatan tinggi agar cepat bertemu dengan big bosnya


sebenarnya Gaza malas jika pergi ke tempat itu tapi mau bagaiman lagi perkataan big bosnya adalah perintah dan mutlak di laksanakan siapapun yang melawan akan terkena hukuman darinya


__ADS_2