
Dira terbangun dari tidurnya wanita itu masih belum sepenuhnya sadar terbukti dengan posisinya yang terduduk tapi mata Dira masih terpejam
" hhhoooaaammm...." ucap Dira
Dira menguap dengan santai dia tidak menyadari jika sejak tadi ada seseorang yang memperhatikannya
" apa Dira masih ngantuk ? "
mendengar ada orang yang memanggilnya Dira langsung membuka matanya
" ah...tan...tante " ucap Dira gugup
" hey ..kenapa jadi gugup , jika Dira masih ngantuk tidur lagi saja ngga perlu malu " ucap mama Dirga
Dira langsung menggelengkan kepalanya mendengar perkataan mama Dirga
" bukan seperti itu tante " jawab Dira pelan
" kamu lucu jika sedang gugup " ledek mama Dirga
" kalo begitu ayo mandi terus turun ke bawah kita sarapan dulu " ajak mama Dirga
" terimakasih tante " ucap Dira
setelah mengatakan itu Dira langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan mama Dirga turun kebawah untuk memastikan semuanya sudah tersusun rapih
sekarang baik Gaza dan Dirga masih tertidur di ruangan yang sama setelah semalaman kedua pemuda itu menghabiskan waktunya untuk minum bersama
salah satu smartphone yang tergeletak berbunyi membuat si pemilik dengan perlahan mengambilnya
" hhmmm.... " jawab nya
" di mana kamu ? " tanya orang di seberang sana
" hhhooaammm katakan saja " jawab nya dengan nada malas
" kabar buruk Bima tertangkap " ucap nya
Gaza langsung membuka matanya mendengar perkataan marvin yah itu adalah suara smartphone Gaza dan sahabatnya yang menelfon nya
" ****...!!!! umpat Gaza
Gaza langsung mematikan sambungan telepon nya dia lalu melihat Dirga masih tertidur pulas ingin rasanya Gaza mencekik big bosnya tapi dia harus menahan emosinya setidaknya bukan sekarang
untuk sekarang Gaza hanya bisa mengepalkan tangannya dengan langkah cepat Gaza keluar dari ruangan itu dia tidak memperdulikan sekitarnya
padahal dia berpapasan dengan mama Dirga
" Gaza...!!! panggil mama Dirga
Gaza tidak menghiraukan panggilan mama Dirga dia tetap berjalan dengan cepat
" ada apa dengan dia seperti kesurupan saja jalannya " ucap mama Dirga heran
" ada apa tante ? " tanya Dira
" eh...Dira... kamu terlihat cantik sekali " jawab mama Dirga
" terimakasih tante " jawab Dira
__ADS_1
" ayo kita sarapan dulu " ajak mama Dirga
Dira mengangguk kan kepalanya mendengar perkataan mama Dirga lalu dia berjalan di belakang nya
di sela makanya mama Dirga berbincang-bincang dengan Dira
" sebenarnya tante mau mengenalkan anak kedua tante tapi sepertinya dia sedang buru-buru jadi lain kali saja yah " ucap mama Dirga tenang
" sebelum nya maaf tante jika perkataan Dira kurang mengenakkan apa Dirga punya adik
tante ? " tanya Dira pelan
pasalnya Dira tidak pernah mendengar jika Dirga mempunyai saudara jadi wajar jika Dira bertanya dan pertanyaan Dira membuat Mama Dirga tersenyum
" tante tidak tersinggung ko sebenarnya dia anak angkat tante dia persis seperti Dirga tapi dia misterius dan pendiam " jawab mama Dirga santai
" owh..." jawab Dira seadanya
" hhhmmm Tante Dira mau minta tolong boleh ? " tanya Dira ragu
" katakan saja jangan ragu " jawab mama Dirga
" sebenarnya hari ini Dira ada pertemuan penting Dira butuh bantuan nya tante " ucap Dira pelan
mama Dirga paham yang di ucapkan Dira melihat sifat anaknya yang keras kepala sudah pasti Dira butuh pertolongan nya agar mendapatkan ijin keluar
" pergilah selesaikan masalah nya dan cepat kembali, hanya dua jam sebelum Dirga bangun kamu sudah ada di sini jika terlambat Tante tidak bisa berbuat banyak untuk menolongnya " ucap mama Dirga panjang lebar
" terimakasih tante Dira janji akan kembali sebelum anak Tante bangun " ucap Dira senang
Dira langsung berlari keluar dengan semangat tapi langkahnya harus terhenti karena di hadang oleh bodyguard Dirga
" saya harus pergi , minggir... " ucap Dira tegas
" tidak bisa " ucap bodyguard lagi
Dira menjadi kesal melihatnya dia ingin protes lagi tapi terhenti karena mendengar suara penyelamatnya
" biarkan dia pergi !! perintah mama Dirga
" nyonya besar , saya hanya menjalankan tugas dari tuan Dirga " jawab bodyguard lagi dengan tegas
" dengarkan perkataan ku biarkan Dira pergi saya yang akan menjaminnya jika dia akan kembali sebelum tuan mu sadar " ucap mama Dirga tegas
" tapi nyonya besar " ucap bodyguard itu terpotong oleh perkataan Dira
" saya janji akan kembali lagi sebelum tuan mu sadar place biarkan saya pergi ini penting sekali " ucap Dira memohon
bodyguard itu sedang menimbang ucapan kedua wanitanya big bos cukup lama dia berfikir hingga akhirnya ia menganggukkan kepalanya
" terimakasih..." ucap Dira senang
gadis itu berlari keluar tapi tak berselang lama dia kembali lagi dengan terburu buru
" pinjam motor kamu " ucap Dira
tanpa ragu Dira langsung mengambil kunci motor bodyguard Dirga yang tergeletak di meja Dira yakin itu kunci motornya Karen sebelumnya dia pernah melihat bodyguard itu menggunakan nya
Dira sudah membuat janji dengan thomas jika dirinya akan membahas tentang karirnya di dunia entertainment jika Dira sudah di ibukota dan sekarang lah saatnya
__ADS_1
sekarang Dira menuju ke tempat di mana thomas berada karena smartphone nya hilang Dira hanya bisa langsung menemuinya
dengan kecepatan yang tinggi Dira sudah sampai di tempat Thomas Dira langsung berlari masuk dia tidak perduli jika orang-orang pada melihatnya
tanpa basa basi Dira langsung masuk keruangan Thomas dengan nafas yang ngos-ngosan akhirnya Dira bertemu dengan pemuda itu yang kebetulan sedang berbicara pada seseorang
" Thomas..." ucap Dira sedikit terengah-engah
" Dira....kapan kamu sampai ke ibu kota ? " tanya Thomas senang
" itu tidak penting sebenarnya ada yang ingin saya bicarakan tapi sepertinya saya datang di waktu yang kurang tepat " ucap Dira tenang
" tidak ..tidak ...dia juga sudah mau pergi ko iya kan mona " ucap Thomas dengan nada mengintimidasi
" i ..iya " jawab Mona gugup
mona langsung pergi setelah mengatakan itu dan Thomas terlihat senang
" sebaiknya kita mencari tempat yang lebih tenang untuk berbicara apa kamu setuju " ajak Thomas
" kalo bisa jangan terlalu jauh soalnya saya sedang terburu-buru " ucap Dira tenang
" tenang saja tempat nya tidak jauh ko , ayo " ajak Thomas
Dira hanya bisa mengikuti keinginan Thomas maklum saja karena perkataan nya kali ini akan membuatnya kecewa
Sekarang thomas dan Dira sudah berada di tempat yang di tuju dan itu sebuah cafetaria yang letaknya berada di seberang nya mereka hanya perlu berjalan kaki
sekarang masalah besar sedang terjadi di tempat Dirga pemuda itu sedang mengamuk dengan memukuli bodyguard nya yang mengijinkan Dira keluar dengan brutal
tadi setelah Dirga bangun pemuda itu melihat mamanya sedang duduk santai sendiri dan dia mencari Dira tapi Dirga mendapatkan kabar jika Dira pergi dari rumahnya
" Dirga stop....!!!! ucap mama Dirga dengan keras
kali ini ucapan mama nya tidak di hiraukan oleh Dirga pemuda itu masih saja memukuli anak buahnya
sungguh mama Dirga tidak menyangka jika putranya akan terbangun dengan cepat biasanya Dirga akan bermalas-malasan jika ada dirinya apalagi mama Dirga mendapatkan kabar jika semalam putra nya minum bersama Gaza
" Dirga jika kamu seperti ini berarti kamu tidak mempercayai mama...!!! teriak mama Dirga lagi
" mama kecewa sekali Dirga jika kamu seperti ini kamu terus memukuli nya apa mama harus mati dulu agar kamu senang " ucap mama Dirga dengan emosi
" mah..." teriak Dirga dengan kencang
mendengar perkataan mamanya Dirga langsung berhenti memukuli anak buahnya tapi masih dengan nafas yang memburu
" Dirga percaya dengan mama tapi tidak dengan Dira " ucap Dirga lagi dengan nada marah
" kenapa kamu tidak percaya dengan nya apa yang kamu sembunyikan dari mama ? " tanya mama Dirga dengan bingung
sekarang Dirga terjebak dengan perkataan nya sendiri pemuda itu langsung terdiam Karena tidak mungkin menceritakan yang sebenarnya
" jawab Dirga apa yang kamu sembunyikan !!! teriak mama Dirga
Dirga tidak mau menjawab pertanyaan mama nya dia malah pergi dari sana dengan kesal
Dirga juga membawa beberapa anak buahnya untuk membawa Dira dengan paksa
emosinya semangkin membuncah setelah mendapatkan kabar dari anak buahnya jika Dira menemui thomas dan mereka sedang makan bersama kali ini Dirga tidak akan melepaskan Thomas seperti dulu
__ADS_1