
tak terasa waktu untuk acara grand final lomba pencarian bakat untuk menjadi seorang penyanyi tinggal beberapa hari lagi selama itu pula Dira dan Thomas berlatih bersama untuk melakukan duetnya
ternyata nomer yang Dira kasih ke Thomas adalah nomer sisil karena gadis itu tidak mau memberikan nomer pribadinya ke sembarang orang apa lagi yang baru kenal
sudah mereka putuskan jika nanti ada orang lagi yang ingin berbicara dengan Dira harus melalui sisil dulu karena Dira mengangkatnya sebagai manajer sekaligus tangan kanan nya
itu juga berlaku seperti kemaren saat asisten pak Dani ingin Dira masuk ke labelnya maka sisil dengan teliti akan memeriksanya lebih dulu
alhasil usaha Thomas untuk mendekati Dira jadi sia sia karena selama dia menghubungi nya maka pria itu hanya bisa membahas masalah pekerjaan seperti sekarang
" baiklah untuk sekarang kalian bisa istirahat dulu sebelum melanjutkan nya lagi "
perintah salah satu staf yang ada di acara tersebut mereka akhirnya memutuskan untuk istirahat sejenak
Dira ingin pergi tapi di tahan oleh Thomas
" Dira ayo kita ke kafe langganan ku di sana makanan nya enak enak kamu pasti suka ?
ajak Thomas
" ah....maaf lain kali saja ya saya sudah ada janji dengan Chesea " ucap Dira
gadis itu berusaha menolak Thomas dengan halus jika saja dirinya tidak membutuhkan Thomas untuk proyek duetnya Dira tidak akan berbasa basi untuk menunjukan wajah juteknya seperti yang sudah sudah
Dira sadar diri sekarang dia tidak bisa menunjukan ke tidaksukaan nya karena jalan yang dia pilih untuk jadi artis dan pekerjaan ini harus di tuntut untuk bersikap lemah lembut dan harus menahan emosinya
sepertinya Dira menyesali keputusan nya untuk menjadi artis yah walaupun sedikit sih
" kalo begitu saya pergi dulu ya " sambung Dira lagi
mendengar jawaban Dira seperti itu Thomas hanya bisa mengangguk dia membiarkan Dira pergi karena melihat teman yang di sebutnya datang
sekarang hanya satu kata yang di pikiran Thomas sekarang yaitu menarik Dira tidak tau dengan penolakan nya membuat Thomas semangkin penasaran dengan nya
" huh....untung saja tadi celsea beneran datang saya sudah pusing alasan apa lagi yang akan di katakan padanya "
Dira hanya bergumam setelah meninggalkan Thomas sendiri dia pergi bersama celsea sekarang
" sekarang kita mau kemana ? tanya Dira
" hhhmmmm kita makan di situ aja yang dekat dengan tempat ini " jawab celsea
mereka memilih tempat yang paling pojok agar tidak di ketahui oleh yang lain walaupun ada beberapa orang yang paham siapa mereka tapi tidak berani mendekat hanya berbisik bisik saja
" Dira saya sudah tidak sabar untuk acara malam grand final nanti apa lagi saya tau sekarang siapa tamu kehormatan itu "
dengan penuh semangat celsea bercerita membuat Dira tersenyum
" Oya emang siapa ? tanya Dira sambil menyeruput minuman nya
" dirgantara putra " jawab celsea sambil berbisik
sontak saja Dira langsung menyemburkan minuman itu mendengar nama Dirga di sebut
__ADS_1
" Dira ...!!!! kaget sih kaget tapi ngga gitu juga kali liat tuh kita jadi tontonan "
celsea berteriak karena dirinya terkena cipratan air yang di sembur Dira
" eh....sorry...sorry...."
Dira jadi tidak enak gadis itu membantu membersihkan tubuh celsea yang basah
" kamu sama kan seperti saya pengin cepat malam grand final itu " tanya celsea lagi
" hah...."
Dira jadi bingung dia menggeleng tapi kemudian mengangguk agar tidak ketahuan
" sial....kenapa mesti dia sih apa ngga ada yang lain apa kenapa harus dia bikin malas saja "
Dira berbicara dalam hatinya karena tidak ingin celsea tau apa yang di pikirkan nya
" menurut desas desus dia sangat tampan dan berwibawa banyak yang pengin jadi pendamping nya "
" huek...." Dira ingin muntah mendengar celsea memuji dirga sontak saja membuat teman nya bertanya
" Dira kamu kenapa apa kamu sakit ?
" eh....sepertinya iya masuk angin deh aduh sepertinya saya harus kembali biar
istirahat saja "
" loh ko mendadak sih ini gimana makanan nya ?
mendengar ucapan dira celsea mengangguk tanda setuju lumayan kan dapat gratisan
Dira langsung pergi meninggalkan celsea di tempat itu dia ingin segera pulang sekarang
Dira menghubungi sisil sekarang gadis itu sungguh tidak mood lagi untuk latihan gara gara mendengar ucapan celsea tadi
" sil ada di mana ? tanya dira
" saya lagi di studio nih kamu ke sini aja " ajak sisil
" iya " jawab Dira
gadis itu langsung menuju tempat yang di sebutkan sisil tadi di tengah perjalanan dia di hentikan oleh salah satu fans nya
" Dira fajira...? tanya orang itu
" iya " jawab Dira
" aahhh....saya fans kamu saya senang sekali bisa bertemu di sini bolehkah kita foto bersama ?
Dira mengijinkan untuk foto bersama karena mereka adalah seorang wanita bahkan ada yang sudah menjadi ibu
" mba Dira lebih cantik jika di lihat dari dekat tidak sombong lagi mau meladeni kami "
__ADS_1
" terimakasih pujian nya " jawab Dira dan memberikan senyuman melihat mereka senang
" aahhhh kami senang menjadi fans seorang Dira fajira tidak sia sia pulsa kami habis untuk memberikan vote karena seorang Dira fajira sangat baik "
" terimakasih saya ucapkan sekali lagi tapi maaf ya saya harus masuk sudah di tunggu maaf yah "
" iya ..!!!! jawab mereka serempak
tanpa Dira sadari tindakan nya di lihat oleh Thomas yang sejak tadi sudah berdiri di balik pintu dan memperhatikan tindakan Dira
" bagaimana rasa nya sekarang di kenali banyak orang ?
Thomas langsung bertanya pada Dira setelah gadis itu masuk dan membuatnya kaget
" kau mengagetkan ku saja " Dira mengelus dadanya karena kaget
" hehehe...maaf mengagetkan mu "
mendengar ucapan Thomas Dira hanya melewati nya saja suasana hatinya sedang buruk sekarang dan Dira tidak mau terpancing emosinya
" hey....jangan diam saja padahal jika kamu tersenyum akan semangkin cantik loh
seperti tadi "
Thomas masih berusaha mengajak Dira berbicara dan itu berhasil mengalihkan perhatian Dira gadis itu jadi berhenti dan melihat Thomas
" kamu tidak percaya ? tanya Thomas kembali
Dira hanya menggeleng kemudian melanjutkan lagi berjalan nya
" boleh kah saya bertanya ? tanya Dira
" tentu katakanlah " jawab Thomas
" kenapa pertama kali kita bertemu dengan sekarang kamu berbeda sekali ?
mendengar perkataan Dira Thomas menghentikan langkahnya dia mulai serius sekarang
" Dira...sebelumnya saya ingin minta maaf karena pernah berfikir kamu hanya bermodal tampang saja tapi setelah kita berlatih bersama ternyata saya salah kamu sungguh berbakat jadi....maukah kamu memaafkan saya dan ijinkan saya memulainya dari awal lagi perkenalan kita "
Thomas sungguh tulus dengan perkataan nya kali ini dan Dira menyadari itu dari sorot matanya akhirnya memutuskan akan memberikan kesempatan pada Thomas gadis itu mengangguk tanda setuju
tentu saja membuat Thomas sangat senang pria itu langsung menyodorkan tangan nya karena kali ini dia yang akan lebih dulu mengajak nya berkenalan
" halo....perkenalkan nama ku Thomas seorang penyanyi terkenal saya akan menjadi pembimbing mu mulai dari sekarang karena kita akan berduet mohon kerja sama nya "
Dira tertawa mendengar ucapan Thomas karena merasa lucu dengan tingkah pemuda itu mereka berdua akhirnya mengobrol sepanjang jalan menuju studio
berkat Thomas Dira jadi melupakan keresahan nya sejenak mengenai masalah Dirga yang akan jadi tamu ke hormatan biarlah itu di pikirkan nanti saja
Dira sempat berfikir kalo Dirga juga tidak tau jika Dira yang akan di temuinya adalah Dira Sanders
karena dirinya menggunakan nama Dira fajira di tambah lagi Dirga tidak tahu wajah Dira dewasa
__ADS_1
itu semua karena papa antonie menutup semua akses mengenai anak nya
jadi kita lihat saja pertemuan antara Dira dan Dirga akan seperti apa atau justru Dirga akan menyadari jika nanti yang dia temui adalah Dira nya